Brilio.net - Gunting dapur yang terasa seret saat dibuka-tutup bisa bikin pekerjaan memotong bahan makanan jadi kurang nyaman. Apalagi kalau bilahnya masih cukup tajam, tetapi gagangnya terasa berat ketika digerakkan. Kondisi ini tidak selalu berarti gunting perlu diasah karena masalahnya bisa berasal dari bagian sambungan.

Sebelum buru-buru membeli gunting baru, coba periksa poros yang menghubungkan kedua bilah. Sisa makanan, minyak yang mengering, atau sambungan yang terlalu rapat bisa memengaruhi gerak gunting. Namun, jika penyebabnya adalah karat berat atau bilah yang bengkok, membersihkan sambungan saja belum tentu cukup.

Kenapa Sambungan Gunting Bisa Terasa Seret?

Bagian sambungan atau poros merupakan titik tempat kedua bilah gunting bertemu dan bergerak saat gagang dibuka atau ditutup. Kotoran yang menumpuk di area ini dapat menghambat pergerakan, sedangkan baut yang terlalu rapat bisa membuat bilah sulit berputar.

Karena itu, cara merawat engsel gunting dapur perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Membersihkan residu, mengeringkan sambungan, atau memeriksa kekencangan baut merupakan langkah awal yang lebih tepat daripada langsung mengasah bilah.

Alat yang Dibutuhkan untuk Merawat Sambungan Gunting

Siapkan beberapa perlengkapan sederhana berikut sebelum mulai memeriksa gunting:

- Kain bersih yang tidak mudah meninggalkan serat.
- Sikat kecil yang sesuai untuk membersihkan celah sambungan.
- Air dan sabun pencuci sesuai petunjuk perawatan gunting, jika diperlukan.
- Kain kering untuk menghilangkan sisa air.
- Pelumas yang secara khusus dinyatakan sesuai untuk mekanisme gunting dan aplikasi yang bersentuhan dengan makanan, jika memang dibutuhkan.
- Obeng yang sesuai dengan kepala baut, hanya jika sambungan dirancang untuk disetel.

Tidak semua gunting membutuhkan pelumas atau penyetelan baut. Periksa petunjuk produsen terlebih dahulu, terutama untuk gunting dapur yang bisa dibongkar atau memiliki komponen khusus.

Cara Merawat Engsel Gunting Dapur agar Gerakannya Lebih Lancar

1. Periksa kondisi sambungan terlebih dahulu

Tutup gunting dengan hati-hati, lalu amati bagian poros tempat kedua bilah bertemu. Periksa apakah ada sisa makanan, lapisan minyak lengket, karat, atau baut yang terlihat longgar.

Jangan meraba sisi tajam bilah dengan jari. Jika terlihat retakan, bilah bengkok, atau karat berat, hentikan penggunaan sampai kondisinya dinilai aman.

2. Bersihkan kotoran di sekitar poros

Jika terdapat kotoran yang menempel, bersihkan bagian luar sambungan menggunakan kain atau sikat kecil yang sesuai. Bila perlu menggunakan air dan sabun, ikuti petunjuk produsen agar metode pembersihan tidak merusak material atau mekanisme gunting.

Hindari merendam seluruh gunting tanpa mengetahui apakah cara tersebut diperbolehkan. Air yang tertinggal di celah sambungan dapat memicu korosi pada material yang rentan berkarat.

3. Keringkan sambungan sampai tidak ada sisa air

Setelah dibersihkan, lap seluruh permukaan gunting menggunakan kain kering. Perhatikan area di sekitar baut atau poros karena celah kecil bisa menyimpan kelembapan.

Pastikan gunting benar-benar kering sebelum disimpan. Langkah ini penting terutama jika gunting terbuat dari material yang rentan berkarat atau sering terkena bahan makanan basah.

4. Periksa apakah sambungan membutuhkan pelumas

Jika gunting masih terasa seret meskipun sudah bersih dan kering, periksa petunjuk produsen untuk mengetahui apakah porosnya membutuhkan pelumasan.

Gunakan hanya pelumas yang sesuai dengan mekanisme gunting dan dinyatakan aman untuk aplikasi yang bersentuhan dengan makanan jika relevan. Oleskan sesuai petunjuk produk, gerakkan gunting secara perlahan, lalu bersihkan kelebihan pelumas sebelum digunakan kembali.

Hindari memakai minyak goreng sebagai pelumas rutin karena residunya dapat menempel dan menjadi lengket. Jangan pula menganggap semua pelumas serbaguna aman digunakan pada alat yang bersentuhan dengan makanan.

5. Cek baut jika gunting masih terasa berat

Pada model gunting dengan baut yang bisa disetel, kekencangan sambungan dapat memengaruhi gerakan bilah. Namun, tidak semua model dirancang untuk disetel sendiri.

Jika produsen mengizinkan penyetelan, gunakan alat yang sesuai dan lakukan secara hati-hati. Jangan mengencangkan atau melonggarkan baut secara berlebihan karena sambungan yang terlalu longgar juga dapat membuat bilah tidak sejajar.

Setelah pemeriksaan, buka dan tutup gunting secara perlahan sambil menjauhkan jari dari celah bilah. Jika gerakannya tetap kasar atau tidak normal, jangan memaksakan penggunaan.

Kenali Masalah Gunting Dapur dan Cara Menanganinya

Panduan mengatasi gunting dapur yang seret
Kenali penyebabnya sebelum membersihkan atau menyetel sambungan gunting.
Kondisi guntingKemungkinan penyebabTindakan yang sesuai
Gerakan terasa beratPoros kering atau sambungan terlalu rapat.Periksa petunjuk pelumasan dan mekanisme sambungan dari produsen.
Ada kotoran di sekitar bautSisa makanan atau minyak yang mengering.Bersihkan sesuai petunjuk perawatan, lalu keringkan secara menyeluruh.
Terlihat karat pada sambunganKorosi akibat kelembapan atau perawatan yang kurang tepat.Hentikan penggunaan jika karat mengganggu keamanan atau fungsi. Pertimbangkan servis atau penggantian.
Gagang atau sambungan goyahBaut atau poros mungkin longgar.Periksa apakah penyetelan diperbolehkan oleh produsen sebelum mencoba mengencangkannya.
Bilah bengkok atau bergesekan tidak normalKerusakan atau ketidaksejajaran bilah.Jangan memaksakan penyetelan. Pertimbangkan servis atau penggantian jika fungsi dan keamanan terganggu.
Catatan: Pastikan gunting tidak sedang digunakan saat diperiksa. Ikuti petunjuk produsen, terutama untuk gunting dapur yang digunakan memotong bahan makanan.

 

Bagan Alur Mengatasi Gunting Dapur yang Seret

Bagan alur mengatasi gunting dapur yang seret
Periksa penyebabnya secara bertahap sebelum mencoba perawatan lanjutan.
Gunting dapur terasa seret saat dibuka-tutup
Mulai dengan pemeriksaan visual tanpa memaksakan bilah.
↓
Periksa sambungan, kotoran, karat, dan kondisi baut
↓
Apakah ada kotoran atau residu?
Ya
Bersihkan sesuai petunjuk perawatan, lalu keringkan menyeluruh.
Tidak
Periksa kondisi mekanisme sambungan.
↓
Apakah gunting masih terasa seret?
Tidak
Uji gerakan perlahan tanpa bahan yang dipotong sebelum digunakan kembali.
Ya
Periksa apakah poros membutuhkan pelumas atau terdapat masalah mekanis, sesuai petunjuk produsen.
↓
Apakah ada karat berat, bilah bengkok, retakan, atau sambungan rusak?
Ya
Hentikan penggunaan. Pertimbangkan servis atau penggantian.
Tidak
Ikuti petunjuk produsen untuk perawatan lanjutan.
Ingat: Jangan memaksa bilah, membongkar sambungan, atau menambahkan pelumas yang tidak sesuai petunjuk produsen.

 

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Merawat Gunting Dapur

Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar upaya membersihkan gunting tidak justru menimbulkan masalah baru.

- Boleh: membersihkan sisa makanan di sekitar poros menggunakan perlengkapan yang sesuai.
- Boleh: mengeringkan sambungan setelah terkena air.
- Boleh: menggunakan pelumas yang sesuai jika mekanisme membutuhkannya dan produsen mengizinkan.
- Jangan: meraba sisi tajam bilah dengan jari saat memeriksa sambungan.
- Jangan: membongkar semua jenis gunting tanpa memastikan konstruksinya memungkinkan.
- Jangan: menggunakan pelumas yang tidak jelas keamanannya untuk alat yang bersentuhan dengan makanan.
- Jangan: memaksakan penggunaan gunting yang berkarat berat, retak, bengkok, atau memiliki sambungan rusak.

Perlu diingat, masalah pada engsel berbeda dengan bilah yang tumpul. Jika gunting sudah bergerak lancar tetapi tetap sulit memotong, penyebabnya mungkin terletak pada ketajaman bilah atau kerusakan lain yang memerlukan penanganan berbeda.

Coba periksa sambungan gunting dapur di rumah dan sesuaikan perawatannya dengan kondisi alat serta petunjuk produsennya. Jika punya pengalaman mengatasi gunting yang seret, bagikan tips yang aman dan sesuai untuk penggunaan dapur kepada keluarga atau teman.