Brilio.net - Musim penghujan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi urusan rumah tangga, terutama dalam hal mencuci pakaian. Minimnya sinar matahari membuat cucian menumpuk dan baju menjadi lembap serta berbau apek. Banyak orang biasanya mengandalkan fitur pengering pada mesin cuci, namun seringkali pakaian tetap terasa dingin dan tidak kering sempurna saat hendak disetrika.

Dalam kondisi darurat, masyarakat kerap memutar otak mencari cara alternatif agar pakaian bisa segera dipakai. Baru-baru ini, sebuah trik unik atau life hack yang tidak biasa dibagikan oleh seorang pengguna media sosial dan menjadi perhatian warganet.

Trik Unik Keringkan Baju Menggunakan Magic Com

Jika biasanya alat pemanas nasi atau magic com hanya digunakan untuk urusan dapur, akun TikTok @annisaalankds membagikan cara berbeda. Ia memanfaatkan suhu hangat di dalam alat tersebut untuk membantu proses pengeringan pakaian yang masih terasa lembap karena cuaca mendung.

"Cara jitu agar baju cepat kering. Nah, karena beberapa hari nggak ada panas, ini baju setelah aku cuci dan aku keringkan, aku masukkan dulu ke Magic Com beberapa menit ya, guys, selama 15-an menit. Setelah agak kering, nggak dingin lagi, baru diambil untuk disetrika," ungkapnya dalam unggahan tersebut, dikutip BrilioFood, Senin (19/1).

Cara mengeringkan baju pakai magic com
foto: TikTok @annisaalankds

Metode ini dilakukan untuk menghilangkan sensasi dingin pada kain dan memastikan kelembapan sisa benar-benar hilang sebelum terkena panas setrika.

Cara mengeringkan baju pakai magic com
foto: TikTok @annisaalankds

Kendala Mencuci Baju di Musim Penghujan

Masalah baju yang tidak kunjung kering bukan hanya soal waktu, tapi juga kenyamanan. Pakaian yang dijemur terlalu lama di dalam ruangan tanpa sirkulasi udara yang baik dan paparan UV cenderung menghasilkan bau tidak sedap.

Meskipun sudah menggunakan mesin pengering, kelembapan udara yang tinggi di musim hujan seringkali menyisakan rasa "nyemek" atau dingin pada serat kain. Kondisi inilah yang memicu munculnya berbagai ide kreatif, mulai dari menjemur di depan kipas angin, menggunakan hair dryer, hingga cara unik menggunakan pemanas nasi seperti yang viral tersebut.

Keamanan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Meski terlihat praktis untuk kondisi darurat, penggunaan alat elektronik di luar fungsinya tetap memerlukan kehati-hatian. Memasukkan kain ke dalam alat pemanas harus dilakukan dalam pengawasan dan pastikan durasinya tidak berlebihan agar tidak merusak tekstur kain atau fungsi alat elektronik itu sendiri. Pastikan juga baju dalam keadaan bersih agar tidak meninggalkan aroma pada alat masak.

Menanggapi cara unik dari TikTok @annisaalankds, netizen pun berbagi komentar. Ada yang merasa lucu, ada pula yang sudah mempraktikkannya.

“kmren aku juga gtu,sragam mau d pke trnyt blm kering aku masukin nejikom setengh Jam baru aku strika,lngsung kering cpt,” tulis akun Mbak E.

“udah pernah baju sklh anak, mlh jadi bolang² wrn yg separo pudar. nyesel seumur² 😭,” komentar akun hamismam.

FAQ Mencuci dan Mengeringkan Baju

1. Apakah semua jenis bahan kain aman jika dikeringkan dengan suhu hangat tambahan?

Tidak semua. Bahan sensitif seperti sutra, nilon, atau pakaian dengan sablon karet sebaiknya menghindari panas langsung yang tidak merata agar tidak mengerut atau meleleh.

2. Bagaimana cara mencegah bau apek pada baju yang dijemur di dalam ruangan?

Gunakan detergen yang mengandung formula anti-bakteri dan pastikan ada sirkulasi udara (seperti ventilasi atau kipas angin) di area penjemuran untuk mempercepat penguapan air.

3. Apa alternatif lain selain magic com untuk menghilangkan rasa dingin pada baju?

Kamu bisa menggunakan setrika dengan suhu rendah atau memanfaatkan uap panas dari steamer pakaian untuk membantu menghilangkan sisa kelembapan pada serat kain.

4. Mengapa baju sering terasa masih dingin meski sudah masuk pengering mesin cuci?

Hal ini terjadi karena mesin cuci umumnya hanya memeras air secara mekanis, namun tidak selalu disertai pemanas udara. Kelembapan udara yang tinggi di sekitar jemuran membuat sisa partikel air tetap tertinggal di serat kain.

5. Apakah penggunaan pewangi pakaian berpengaruh pada kecepatan keringnya baju?

Secara langsung tidak, namun penggunaan pelembut pakaian biasanya membantu serat kain lebih renggang sehingga air lebih mudah diperas dan dilepaskan saat proses pengeringan.