Brilio.net - Cincau hitam adalah bahan andalan untuk berbagai kreasi minuman segar, mulai dari es campur, es susu, hingga es kelapa. Berbeda dengan agar-agar yang dari rumput laut, cincau hitam berasal dari tanaman Platostoma palustre. Rasanya yang adem di tenggorokan menjadikannya favorit saat cuaca panas atau waktu berbuka puasa tiba.

Namun, kendala utama cincau adalah masa simpannya yang singkat. Jika salah simpan, cincau cepat berlendir, berbau, dan rasanya berubah asam. Untungnya, seorang warganet bernama Endah melalui kanal YouTube-nya membagikan metode jitu agar cincau tetap berkualitas hingga 30 hari.

Langkah-Langkah Menyimpan Cincau Agar Awet 1 Bulan

Berikut adalah tahapan yang perlu kamu lakukan setelah membeli cincau hitam dari pasar:

1. Pembersihan dan Pemotongan

Cuci bersih cincau hitam dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Setelah bersih, potong-potong cincau menjadi bentuk dadu sesuai selera agar nanti tinggal pakai saat membuat minuman.

2. Proses Perebusan Singkat

Cara menyimpan cincau hitam

foto: YouTube/Dapur Endah Reni

Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan potongan cincau. Menurut Endah, kuncinya adalah jangan terlalu lama.

“Kita rebus sampai satu kali mendidih saja, jangan lupa diaduk agar airnya tidak meluber," pesannya dikutip BrilioFood dari YouTube Dapur Endah Reni, Senin (23/2/2026).

3. Bilas dengan Air Bersih

Cara menyimpan cincau hitam

foto: YouTube/Dapur Endah Reni

Setelah air mendidih sekali, segera tiriskan cincau. Siapkan wadah berisi air bersih dingin/suhu ruang untuk membilasnya. Proses ini penting untuk membuang sisa lendir dan menghentikan proses pematangan agar tekstur cincau tidak hancur.

4. Penyimpanan di Wadah Kedap Udara

Tiriskan kembali cincau sampai benar-benar kesat, lalu masukkan ke dalam toples yang memiliki tutup rapat. Dengan metode ini, Endah menjamin, "Ini hasilnya, cincau yang kesat, kenyal, dan tidak berbau."

5. Simpan di Dalam Kulkas

Cara menyimpan cincau hitam

foto: YouTube/Dapur Endah Reni

Letakkan toples berisi cincau di bagian rak kulkas (chiller), bukan di freezer. Cincau pun siap digunakan kapan saja untuk menu takjil keluarga.

FAQ Menyimpan Cincau

1. Mengapa cincau harus direbus dulu sebelum disimpan?

Perebusan berfungsi untuk membunuh bakteri dan mikroba yang menyebabkan cincau cepat basi dan berbau asam. Ini adalah proses sterilisasi sederhana agar cincau lebih tahan lama.

2. Apakah boleh menyimpan cincau hitam di dalam freezer?

Sangat tidak disarankan. Suhu freezer akan merusak struktur sel cincau, membuatnya jadi lembek, berair, dan kehilangan kekenyalannya saat dicairkan.

3. Haruskah cincau direndam air di dalam toples saat disimpan di kulkas?

Sebaiknya disimpan dalam kondisi tiris (tanpa air rendaman) di wadah kedap udara jika sudah melalui proses perebusan dan pembilasan. Ini menjaga teksturnya tetap kesat dan tidak cepat lembek.

4. Berapa lama cincau bertahan jika tidak direbus?

Tanpa proses perebusan, cincau biasanya hanya bertahan 2-3 hari di kulkas sebelum mulai berlendir dan berbau menyengat.

5. Bagaimana tanda-tanda cincau hitam yang sudah tidak layak konsumsi?

Jika permukaan cincau terasa sangat licin/berlendir tebal, mengeluarkan aroma asam yang tajam, dan teksturnya hancur saat disentuh, sebaiknya segera dibuang karena sudah basi.