Brilio.net - Kimpul menjadi salah satu umbi lokal yang mulai banyak dilirik sebagai bahan masakan rumahan. Selain bisa direbus atau dijadikan keripik, umbi ini juga cocok diolah menjadi perkedel karena teksturnya berubah lembut setelah dikukus. Rasanya yang cenderung netral membuat kimpul mudah dipadukan dengan berbagai bumbu.

Belakangan, kimpul kembali ramai dibahas setelah diperkenalkan oleh sejumlah kreator konten yang mengangkat pangan lokal. Salah satu olahan yang cukup mudah dibuat adalah perkedel kimpul. Dengan tambahan bawang, rempah, dan daun aromatik, hasilnya tetap gurih serta bisa menjadi alternatif selain perkedel kentang.

Apa Itu Kimpul?

Kimpul merupakan tanaman umbi dari keluarga talas-talasan dengan nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium Schott. Umbi ini juga dikenal dengan nama talas Belitung atau blue taro.

Setelah dimasak, daging kimpul memiliki tekstur lembut sehingga sering dimanfaatkan sebagai pengganti kentang dalam berbagai hidangan. Selain dijadikan perkedel, kimpul juga dapat diolah menjadi keripik, kerupuk, stik, tepung, hingga aneka makanan tradisional.

Resep Perkedel Kimpul Gurih dan Lembut

Perkedel ini memiliki tekstur lembut di bagian dalam dengan permukaan yang renyah setelah digoreng. Kimpul yang dikukus membuat adonan tidak terlalu berair sehingga lebih mudah dibentuk. Perkedel ini cocok disajikan bersama nasi hangat, soto, sop, semur, maupun rawon.

Bahan

- 500 gram kimpul
- 4 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- 2 sdm seledri cincang
- 1 butir telur untuk adonan
- 1 butir telur, kocok lepas untuk pelapis
- ½ sdt merica bubuk
- ½ sdt ketumbar bubuk
- 1 sdt garam
- ½ sdt kaldu bubuk (opsional)
- Minyak secukupnya untuk menggoreng

Cara Membuat

1. Kupas dan cuci bersih kimpul, lalu kukus sekitar 25–30 menit hingga empuk.
2. Haluskan kimpul selagi masih hangat menggunakan garpu atau ulekan.
3. Haluskan bawang merah dan bawang putih, kemudian tumis hingga harum.
4. Campurkan kimpul halus dengan bumbu tumis, daun bawang, seledri, merica, ketumbar, garam, kaldu bubuk, dan satu butir telur.
5. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan adonan mudah dibentuk.
6. Bentuk adonan menjadi bulat pipih sesuai selera.
7. Celupkan setiap adonan ke dalam telur kocok.
8. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kedua sisinya berwarna kuning keemasan.
9. Angkat, tiriskan, lalu sajikan selagi hangat.

Durasi: ±55 menit

Porsi: 4–5 porsi

Kenapa Kimpul Cocok Dijadikan Perkedel?

Dibanding beberapa umbi lain, kimpul memiliki karakter yang mendukung untuk diolah menjadi perkedel.

Karakteristik KimpulManfaat pada Perkedel
Tekstur lembut setelah dikukusAdonan lebih mudah dihaluskan dan dicampur dengan bumbu.
Rasa cenderung netralMudah menyerap bumbu sehingga rasa perkedel lebih merata.
Mudah dipulungMembantu adonan tidak mudah pecah saat dibentuk.
Bisa menjadi pengganti kentangMemberikan variasi bahan umbi lokal dengan cita rasa yang tetap lezat.

 

Tips agar Perkedel Kimpul Tidak Mudah Hancur

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya perkedel tetap padat saat digoreng.

TipsAlasannya
Kukus kimpul, jangan direbusKandungan air tidak terlalu banyak sehingga adonan lebih padat.
Haluskan saat masih hangatTekstur lebih mudah menyatu dan adonan menjadi lebih halus.
Tumis bumbu terlebih dahuluAroma bumbu lebih keluar dan adonan tidak berbau langu.
Jika adonan terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung tapioka atau maizenaMembantu adonan lebih kokoh sehingga mudah dibentuk.
Goreng dengan minyak yang sudah panasPermukaan lebih cepat mengeras sehingga perkedel tidak mudah pecah.
Balik perkedel setelah satu sisi kokohMengurangi risiko perkedel hancur saat dibalik.

 

Ide Penyajian Perkedel Kimpul

Perkedel kimpul mudah dipadukan dengan berbagai menu rumahan.

Menu PendampingCocok Disajikan Bersama
Soto ayamSebagai lauk pelengkap yang membuat hidangan lebih lengkap.
Sop ayamMenambah rasa kenyang dengan kuah yang hangat dan ringan.
RawonMenjadi pendamping bercita rasa gurih dan kaya rempah.
SemurMenambah variasi lauk dengan rasa manis gurih.
Nasi hangat dan sambalPilihan menu sederhana yang cocok untuk hidangan sehari-hari.

 

FAQ

1. Apakah kimpul harus dikukus sebelum diolah menjadi perkedel?

Ya. Mengukus membantu menjaga kadar air tetap rendah sehingga adonan lebih mudah dibentuk dibanding jika direbus.

2. Bisakah perkedel kimpul disimpan sebelum digoreng?

Bisa. Simpan adonan yang sudah dibentuk di dalam wadah tertutup di kulkas sebelum digoreng.

3. Apakah perkedel kimpul bisa dibekukan?

Bisa. Simpan dalam wadah kedap udara setelah dibentuk atau setelah digoreng dan didinginkan terlebih dahulu.

4. Apa yang membuat perkedel terasa kurang gurih?

Bumbu yang kurang merata atau bawang yang belum ditumis hingga harum dapat memengaruhi cita rasa perkedel.

5. Selain digoreng, apakah perkedel kimpul bisa dimasak dengan cara lain?

Bisa. Perkedel dapat dipanggang menggunakan oven atau air fryer, meski teksturnya akan sedikit berbeda dibanding hasil gorengan.