Brilio.net - Berbicara mengenai kue tradisional Indonesia memang tidak akan ada habisnya. Jenisnya sangat beragam karena hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki kue tradisionalnya masing-masing dengan ciri khas yang berbeda satu sama lain.

Salah satu kue tradisional tersebut adalah kue iwel-iwel. Kue tradisional yang berasal dari Jawa Timur ini memang jarang ditemukan dan dijual di pasar. Hal ini karena kue iwel-iwel lebih sering disajikan untuk acara selamatan bayi yang baru lahir atau dikenal dalam tradisi Jawa dengan sebutan Selamatan Ngampirne Neton.

Konon kata iwel-iwel sendiri berasal dari potongan doa kepada orangtua 'rabbighfirli waliwalidayya' dengan maksud agar anak yang dilahirkan menjadi anak yang sholeh dan berbakti bagi kedua orangtuanya. Namun ada juga yang menyebutkan bahwa kata iwel-iwel berasal dari kata kemiwel yang berarti menggemaskan.

Terlepas dari asal usul nama kue bercita rasa manis dan gurih ini, kali ini brilio.net mau memberi tahu resep dan cara mudah membuat kue iwel-iwel yang dilansir dari cookpad.com, Jumat (4/5).

Bahan :

1. 250 gr tepung ketan
2. 1/2 butir kelapa parut
3. Garam secukupnya
4. Air secukupnya
5. Gula merah secukupnya untuk isian

Cara membuat :

1. Campur tepung ketan dan kelapa parut.



2. Tambahkan air sedikit demi sedikit, sambil diuleni sampai kalis.



3. Pada satu lembar daun pisang yang sudah dipotong, masukkan 2 sendok makan adonan tadi lalu isi dengan gula merah ditengahnya. Kemudian lipat dan sematkan daun pisang dengan lidi. Lakukan terus sampai adonan habis.



4. Panaskan dan kukus. Kukus kue iwel-iwel kurang lebih selama 30 menit. Angkat dan kue iwel-iwel pun siap dihidangkan. Selamat mencoba!