Es mutiara selalu punya tempat di hati pecinta minuman segar karena sensasi kenyalnya yang unik. Sayangnya, banyak yang sering gagal saat mencoba membuatnya sendiri; entah mutiaranya hancur saat direbus atau malah menggumpal jadi satu setelah matang. Padahal, kalau tahu tekniknya, es mutiara yang bening kristal dan kenyal sempurna sangat mudah dibuat di dapur sendiri.

Keuntungan bikin sendiri tentu saja lebih terjamin kebersihannya dan tingkat kemanisannya bisa diatur sesuka hati. Yuk, ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menghasilkan es mutiara yang lezat sebagai pendamping sirup atau santan favorit di kala cuaca panas.

Cara membuat mutiara sagu
© 2026 brilio.net/Gemini AI

Bahan-Bahan yang Diperlukan:

- 150-200 gram tepung tapioka atau tepung sagu berkualitas.
- 100-120 ml air matang hangat (untuk menguleni).
- 2-3 sendok makan gula pasir (opsional, untuk rasa manis ringan).
- Sejumput garam (opsional).
- Air es dan es batu secukupnya (untuk proses pendinginan).
- Sirup gula, sirup pandan, atau santan manis untuk pelengkap.
- Tambahan (Opsional): Pewarna makanan, potongan buah, atau jelly.

Langkah Demi Langkah Pembuatan:

1. Persiapan Bahan

Kunci utama mutiara yang bening dan kenyal ada pada pemilihan tepung. Pastikan tepung tapioka atau sagu masih baru dan berkualitas baik. Siapkan juga air hangat untuk adonan dan air es dalam wadah terpisah untuk merendam mutiara yang sudah matang.

2. Meracik Adonan Mutiara

Campur tepung tapioka dengan air hangat sedikit demi sedikit. Uleni perlahan sampai adonan menjadi kalis (tekstur lembut dan tidak lagi menempel di kulit tangan). Hindari adonan yang terlalu lembek agar tidak lengket, tapi jangan juga terlalu kering karena akan sulit dibentuk. Setelah kalis, ambil sedikit adonan dan bentuk menjadi bola-bola kecil. Gunakan cetakan atau sendok takar kalau ingin ukurannya seragam dan cantik.

3. Proses Merebus

Gunakan panci berisi air yang cukup banyak agar mutiara bisa berenang bebas. Masukkan bola-bola mutiara saat air sudah mendidih. Aduk sesekali supaya mutiara tidak mengendap di dasar panci. Rebus selama kurang lebih 10-15 menit sampai mutiara terlihat bening dan mengapung. Segera angkat dan masukkan ke dalam air es. Teknik pendinginan ini sangat penting untuk menghentikan proses pematangan sekaligus mengunci tekstur kenyalnya.

4. Menyiapkan Minuman Pendamping

Sambil menunggu mutiara dingin, buatlah pelengkapnya. Larutkan gula pasir dengan air dan pandan hingga mendidih untuk membuat sirup sederhana. Jika lebih suka rasa gurih, siapkan santan yang sudah dimasak dengan sedikit garam dan gula.

5. Penyajian

Tata mutiara bening ke dalam gelas cantik, siram dengan sirup atau santan, lalu tambahkan es batu. Es mutiara siap disajikan! Sebaiknya jangan membiarkan mutiara terendam terlalu lama dalam sirup panas agar teksturnya tidak berubah menjadi lembek.

Tips Rahasia Agar Mutiara Tidak Lengket:

- Wajib Rendam Air Es

Segera masukkan mutiara yang baru diangkat ke air dingin agar suhu turun drastis dan mutiara tidak saling menempel.

- Atur Penggunaan Gula

Jangan memasukkan terlalu banyak gula ke dalam air rebusan karena air yang terlalu kental karena gula akan memicu mutiara jadi lengket.

- Simpan dengan Air

Jika mutiara tidak langsung habis, simpan di wadah tertutup dan beri sedikit air matang agar mutiara tetap lembap.

FAQ Mengolah Mutiara

1. Kenapa mutiara saya hancur saat dimasukkan ke air rebusan?

Biasanya karena air belum benar-benar mendidih saat mutiara dimasukkan, atau adonan kurang kalis saat diuleni. Pastikan air sudah bergejolak sebelum memasukkan mutiara.

2. Apakah mutiara bisa diberi warna-warni?

Bisa banget! Campurkan pewarna makanan ke dalam air hangat sebelum dicampur ke tepung tapioka agar warnanya merata sempurna ke seluruh adonan.

3. Berapa lama mutiara bisa bertahan di kulkas?

Mutiara buatan sendiri sebaiknya dikonsumsi dalam 1-2 hari. Simpan dalam wadah berisi sedikit air agar teksturnya tidak mengeras atau kering.

4. Bisakah tepung tapioka diganti dengan tepung terigu?

Tidak bisa. Tepung terigu tidak akan menghasilkan tekstur yang bening dan kenyal seperti tapioka atau sagu. Hasilnya justru akan seperti adonan kue atau roti.

5. Mengapa bagian tengah mutiara masih terasa keras?

Itu tandanya mutiara belum matang sempurna. Rebuslah sedikit lebih lama sampai seluruh bagian bola terlihat bening/transparan tanpa ada titik putih di tengahnya.