7 Kuliner tradisional ini identik dengan perayaan Maulid Nabi

08 / 10 / 2021 18:03 WIB Shahfara Raida
7 Kuliner tradisional ini identik dengan perayaan Maulid Nabi
Instagram/@sinyo.12

Brilio.net - Indonesia punya begitu banyak tradisi dan kebudayaan dalam menyambut hari besar keagamaan. Begitu pula dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal. Pada Jumat, 8 Oktober 2021 sudah masuk ke dalam bulan Rabiul Awal 1443 Hijriah.

Momen umat muslim memperingati hari bersejarah ini pun dirayakan dengan penuh suka cita. Nggak hanya itu, perayaan Maulid Nabi juga identik dengan makanan khas dari berbagai daerah. Tak sekadar dikonsumsi, penyajian sejumlah makanan ini juga diiringi lantunan doa agar mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Penasaran makanan apa saja yang kerap muncul saat memperingati Maulid Nabi? Berikut tujuh kuliner tradisional yang identik dengan perayaan Maulid Nabi, dilansir BrilioFood dari berbagai sumber pada Jumat (8/10).

1. Nasi suci ulam sari - Pacitan, Jawa Timur.

Kuliner tradisional Nusantara  berbagai sumber

foto: Instagram/@nasiulamsari

Hidangan bernama nasi suci ulam sari ini merupakan makanan khas masyarakat Pacitan, Jawa Timur untuk merayakan Maulid Nabi. Makanan ini dipilih bukan tanpa alasan, ada simbol di baliknya, yakni permohonan agar dijauhkan dari bahaya dan mendapat berkah.

2. Endog-endogan - Banyuwangi, Jawa Timur.

Kuliner tradisional Nusantara  berbagai sumber

foto: Instagram/@smkndumuncar

Endog atau telur adalah hidangan masyarakat Banyuwangi saat perayaan Maulid Nabi. Mereka memakai telur rebus, dihias, kemudian ditancapkan pada batang pisang.

3. Ampyang - Kudus, Jawa Tengah.

Kuliner tradisional Nusantara  berbagai sumber

foto: Instagram/@sinyo.12

Ampyang umumnya terbuat dari bahan dasar kacang. Namun, ampyang khas Kudus untuk perayaan Maulid Nabi ini memakai nasi. Kerap disebut juga dengan ampyang Maulid, makanan ini pun dilengkapi dengan lauk, sayuran, dan buah-buahan.

4. Kuah beulangong - Aceh.

Kuliner tradisional Nusantara  berbagai sumber

foto: Instagram/@m1qbalimages

Masyarakat Aceh juga punya makanan tradisional untuk merayakan Maulid Nabi. Kuah beulangong terbuat dari kari, daging kambing, dan nangka muda. Dinamakan beulangong karena hidangan ini dimasak dengan wajan yang sangat besar.

5. Sumpil - Kaliwungu, Jawa Tengah.

Kuliner tradisional Nusantara  berbagai sumber

foto: Instagram/@dalharjawawi

Hidangan khas Maulid Nabi di Kaliwungu, Jawa Tengah adalah sumpil. Mirip ketupat, sumpil dibuat dari beras lalu dibungkus pakai daun bambu berbentuk segitiga. Ketika Maulid Nabi, masyarakat menyantap sumpil dengan sambal kelapa.

6. Wadai kararaban - Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Kuliner tradisional Nusantara  berbagai sumber

foto: Instagram/@dapuraya

Wadai atau kue kararaban umum dijumpai di Kalimantan Selatan, tepatnya di daerah Hulu Sungai Tengah ketika Maulid Nabi. Kue ini memiliki cita rasa manis gurih karena terbuat dari gula merah dan santan kelapa.

7. Kue kolombengi - Gorontalo.

Kuliner tradisional Nusantara  berbagai sumber

foto: Instagram/@ryervina_

Perayaan Maulid Nabi di Gorontalo disebut dengan perayaan Walima. Biasanya masyarakat akan membaca riwayat Nabi Muhammad SAW selanjutnya mereka akan menyantap kue kolombengi. Kue kolombengi disusun jadi menara pada wadah tersendiri bernama tolangga.

(brl/lut)

Video

Selengkapnya

Asinan Betawi

  • Klappertaart Tanpa Oven

    Klappertaart Tanpa Oven

  • Meatloaf Wellington

    Meatloaf Wellington

  • Ayam Budu Budu

    Ayam Budu Budu

Review

Selengkapnya