Bakwan ebi anti lembek untuk jualan atau camilan sore, ini komposisi tepung yang pas
Diperbarui 25 Mar 2026, 20:36 WIB
Diterbitkan 26 Mar 2026, 10:00 WIB

Gorengan hangat di sore hari adalah ritual yang hampir semua orang Indonesia kenal betul. Tapi ada satu masalah klasik yang selalu berulang: bakwan ebi yang baru diangkat dari wajan terasa garing, lalu 30 menit kemudian sudah lemas dan berminyak.
Ternyata, solusinya bukan soal menambah lebih banyak tepung. Justru sebaliknya, rahasianya ada pada keseimbangan tiga jenis tepung, suhu air adonan, dan cara sangrai ebi sebelum masuk ke dalam adonan. Kalau ketiga hal ini tepat, hasil bakwan tidak hanya garing saat baru matang, tapi punya sensasi krak yang bertahan bahkan beberapa jam setelahnya.
Kenapa Harus Air Es dan Margarin Cair?
Banyak yang melewatkan dua bahan ini, padahal keduanya adalah kunci tekstur.
Air es bekerja dengan cara memperlambat pembentukan gluten dalam tepung terigu. Gluten yang terlalu aktif akan membuat adonan jadi alot dan padat — jauh dari tekstur bakwan yang ringan dan garing. Dengan air es, proses itu terhambat, sehingga hasil gorengan terasa lebih ringkas di gigitan pertama.
Margarin cair berfungsi sebagai pengunci aroma bumbu. Ketika bawang putih dan kemiri diaduk bersama margarin lebih dulu sebelum tepung masuk, lemak dari margarin akan "membungkus" senyawa aroma dalam bumbu sehingga tidak menguap selama penggorengan.
Sangrai Ebi Dulu, Jangan Langsung Masuk Adonan
Ini langkah yang sering dilewati karena terasa merepotkan — padahal dampaknya besar. Ebi yang langsung dimasukkan ke adonan tanpa disangrai lebih dulu akan menyumbang kelembapan ekstra yang justru membuat adonan lebih cepat melembek.
Sangrai ebi di atas api kecil hingga kering dan aromanya keluar kuat, lalu cincang kasar. Proses ini tidak hanya mengurangi kadar air, tapi juga mengintensifkan rasa gurih ebi sehingga setiap gigitan bakwan terasa lebih kaya.
Nah, setelah tahu rahasianya, sekarang simak bahan dan cara membuatnya.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
Bahan Utama & Sayuran
- 200 gram kol, iris halus memanjang
- 150 gram wortel, potong korek api
- 100 gram tauge segar, buang bagian akar
- 2 batang daun bawang, iris halus
- 2 batang seledri, iris halus
- 75 gram ebi kualitas super, cuci bersih, sangrai hingga harum, lalu cincang kasar
Komposisi Tepung (The Golden Ratio)
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram tepung beras — untuk tekstur kaku
- 25 gram tepung maizena — untuk kerenyahan ringan
- 1 sdt baking powder — menciptakan rongga udara di dalam
Bumbu & Cairan
- 5 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1 sdt garam
- 1 sdt kaldu jamur atau ayam bubuk
- 1 sdt lada putih bubuk
- 1 sdm margarin, cairkan
- 300–350 ml air es, tuang bertahap
Cara Membuat
Langkah 1 — Sangrai dan Cincang Ebi
Sangrai ebi yang sudah dicuci bersih di atas api kecil sampai benar-benar kering dan aroma udangnya tercium tajam. Setelah dingin, cincang kasar agar distribusinya merata ke seluruh adonan.
Langkah 2 — Kunci Aroma Bumbu di Margarin
Haluskan bawang putih, kemiri, dan ketumbar. Masukkan bumbu halus ke dalam wadah besar bersama margarin cair, aduk rata. Langkah ini memastikan aroma bumbu tidak hilang saat digoreng.
Langkah 3 — Campur Tepung dengan Cara yang Benar
Masukkan tepung terigu, tepung beras, maizena, dan baking powder ke wadah bumbu. Tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan. Target konsistensi adonan: kental tapi masih bisa jatuh pelan dari sendok. Jangan aduk berlebihan.
Langkah 4 — Masukkan Sayuran dengan Teknik Aduk Lipat
Masukkan kol, wortel, tauge, daun bawang, seledri, dan ebi ke dalam adonan. Gunakan spatula dan aduk dengan gerakan melipat — bukan memutar. Teknik ini mencegah sayuran mengeluarkan cairan yang bisa mengencerkan adonan secara alami.
Langkah 5 — Tes Kesiapan Minyak
Gunakan wajan cekung dengan minyak yang cukup banyak (deep frying). Panaskan di api sedang-besar. Cara cek kesiapan minyak: teteskan sedikit adonan — kalau langsung mengapung ke permukaan, minyak sudah siap.
Langkah 6 — Teknik Cetak yang Mempengaruhi Kerenyahan
Ambil satu sendok sayur adonan. Untuk pinggiran yang lebih garing, letakkan dulu di tepi wajan sebelum meluncur ke tengah minyak. Jangan goreng terlalu banyak sekaligus agar suhu minyak tidak turun drastis — suhu stabil adalah kunci kerenyahan.
Langkah 7 — Goreng hingga Cokelat Keemasan
Tunggu hingga bagian bawah mengeras sebelum dibalik. Masak sampai seluruh permukaan berwarna cokelat keemasan merata dan ebi di permukaan bakwan terlihat matang sempurna.
Langkah 8 — Tiriskan dengan Posisi Berdiri
Angkat bakwan dan tiriskan dengan posisi berdiri agar minyak mengalir maksimal. Gunakan tisu dapur sebagai sentuhan akhir sebelum disajikan.
5 Varian Bakwan Ebi yang Bisa Dicoba
Setelah menguasai teknik dasarnya, resep ini mudah dikembangkan tanpa mengubah metode utamanya:
Bakwan Ebi Jagung Manis
Tambahkan pipilan jagung manis ke adonan. Kadar gula alami jagung akan terkaramelisasi saat digoreng, menghasilkan perpaduan manis-gurih yang disukai anak-anak.
Bakwan Ebi Pedas Daun Jeruk
Iris halus daun jeruk (buang tulang daunnya) dan tambahkan cabai rawit merah cincang. Aroma segar rempah berpadu dengan pedas yang nendang.
Bakwan Ebi Bayam Krispi
Ganti sebagian kol dengan daun bayam segar yang dipotong lebar. Saat matang, bayam berubah jadi lapisan krispi menyerupai keripik dengan tampilan hijau yang menarik.
Bakwan Ebi Kari Spesial
Satu sendok teh bubuk kari ke dalam adonan tepung sudah cukup menghadirkan sensasi gorengan ala hidangan peranakan yang aromatik.
Bakwan Ebi Jamur Kuping
Irisan jamur kuping menciptakan tekstur kenyal yang kontras dengan lapisan luar yang garing, membuat setiap gigitan terasa lebih berisi.
Food Hack Penyimpanan agar Sisa Bakwan Tetap Garing
Jangan simpan bakwan dalam wadah tertutup rapat selagi masih panas — uap panas yang terperangkap adalah musuh utama kerenyahan. Biarkan bakwan dingin di atas rak kawat terlebih dahulu, baru simpan dalam wadah yang sedikit terbuka atau dibungkus kertas minyak. Saat ingin disajikan kembali, panaskan ulang di air fryer selama 3–4 menit atau di oven 180°C, hasilnya kembali garing tanpa perlu digoreng lagi.
FAQ Cara Membuat Bakwan Ebi Garing Tahan Lama
1. Apakah bisa menggunakan udang segar sebagai pengganti ebi?
Bisa, tapi hasilnya akan berbeda. Ebi yang sudah dikeringkan memiliki konsentrasi rasa gurih yang jauh lebih pekat dibanding udang segar. Jika menggunakan udang segar, cincang halus lalu tumis sebentar hingga kering sebelum dicampurkan ke adonan agar kadar airnya berkurang.
2. Kenapa adonan bakwan tidak boleh diaduk terlalu lama setelah tepung masuk?
Pengadukan berlebihan mengaktifkan gluten dalam tepung terigu secara berlebihan. Gluten yang terlalu kuat akan membuat bakwan jadi padat dan keras, bukan garing ringan. Aduk secukupnya sampai bahan tercampur rata, lalu berhenti.
3. Apakah resep ini cocok untuk dijual atau skala usaha?
Sangat cocok. Kunci untuk skala usaha adalah menjaga suhu minyak tetap stabil dengan tidak menggoreng terlalu banyak sekaligus, serta menggunakan ebi sangrai yang sudah disiapkan lebih awal agar proses produksi lebih cepat.
4. Apa fungsi baking powder dalam adonan bakwan?
Baking powder menciptakan gelembung udara kecil di dalam adonan saat terkena panas minyak. Rongga-rongga kecil inilah yang membuat tekstur bakwan terasa lebih ringan dan garing, bukan padat seperti perkedel.
5. Berapa lama bakwan ebi dengan resep ini bisa bertahan renyah?
Dengan teknik yang tepat — terutama suhu minyak stabil dan penirisan berdiri — bakwan bisa bertahan garing hingga 3–4 jam pada suhu ruang. Untuk ketahanan lebih lama, simpan sesuai tips penyimpanan di atas dan panaskan ulang sebelum disajikan.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Cukup 1 tepung dan 1 kuning telur, rempeyek langsung renyah seperti buatan warung
- 5 Resep gorengan renyah tahan lama untuk menu takjil berbuka puasa
- Cara bikin kremesan bersarang tanpa ribet, pelengkap ayam goreng Lebaran
- Nggak nyangka, siraman minyak panas jadi kunci pisang gorengku tetap garing
- Resep tempura udang untuk buka puasa, cocok bagi yang bosen gorengan itu-itu saja
Source: liputan6.com /
Fadila Adelin
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan
pemeriksaan
dan kurasi oleh Editorial.
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Cara bikin sambal rujak buah yang legit dan tidak berair ala abang jualan
26 / 03 / 2026 11:00 WIB
Resep lauk setelah lebaran yang lezat dan gampang bikinnya, yuk cobain hidangan tumis ayam suwir
25 / 03 / 2026 17:00 WIB
Bisa jadi teman WFA, yuk cobain resep ubi brulee yang legit nan sehat plus masaknya cuma 10 menit
25 / 03 / 2026 20:00 WIB
Cara bikin es kolang kaling jeruk nipis yang segar dan tidak pahit, cocok untuk suguhan Lebaran
25 / 03 / 2026 16:00 WIB
















