Cukup 1 tepung dan 1 kuning telur, rempeyek langsung renyah seperti buatan warung
Diperbarui 12 Mar 2026, 13:23 WIB
Diterbitkan 12 Mar 2026, 12:00 WIB

Brilio.net - Rempeyek merupakan salah satu jenis gorengan yang punya banyak penggemar setia. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih membuat penganan ini sering dijadikan stok camilan atau pelengkap makan nasi. Namun, membuat rempeyek yang sempurna ternyata ada triknya sendiri.
Umumnya, kerenyahan rempeyek berasal dari tepung beras. Meski banyak orang mencoba mencampur tepung maizena atau tapioka agar lebih garing, seorang pengguna YouTube, Yuli Filza, justru menemukan bahwa cara tersebut tidak selalu berhasil. Melalui videonya, ia sempat mengeluhkan hasil eksperimen campur tepung.
"Hasilnya itu selalu keras dan justru agak berminyak, gitu," terang YouTube Yuli Filza sebagaimana dikutip BrilioFood, Kamis (12/3/2026).
Berikut adalah rangkuman rahasia dari kanal YouTube tersebut yang telah ditonton lebih dari 2 juta kali, mengenai cara membuat rempeyek renyah hanya dengan satu jenis tepung.
Langkah Membuat Adonan Rempeyek yang Pas
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ikuti tahapan peracikan adonan berikut ini:
1. Haluskan Bumbu Utama: Siapkan 3 butir kemiri, 3 siung bawang putih, 2 lembar daun jeruk, 1 sdt garam, 1 sdt ketumbar bubuk, penyedap rasa, dan sedikit kunyit (sekitar 1/2 cm).
2. Campur Bahan Kering dan Telur: Masukkan bumbu halus ke dalam wadah, lalu tambahkan 250 gram tepung beras dan 1 butir kuning telur saja.

foto: YouTube/Yuli Filza
3. Atur Kekentalan Air: Tuang 300 ml air (atau 250 ml jika ingin lebih tebal) secara bertahap sambil diaduk hingga teksturnya halus dan tidak menggumpal.

foto: YouTube/Yuli Filza
Yuli Filza menjamin meskipun agak tebal, "Biarpun bikinnya agak tebal, tapi resep untuk ini hasilnya itu tidak keras.”

foto: YouTube/Yuli Filza
4. Persiapan Menggoreng: Panaskan minyak baru. Ambil satu sendok adonan, lalu tambahkan potongan kacang tanah. Hindari mencampur kacang langsung ke seluruh wadah adonan agar pembagiannya merata di tiap kepingan.

foto: YouTube/Yuli Filza
5. Proses Penggorengan: Tuangkan adonan di pinggiran wajan yang sudah panas. Siram-siram dengan minyak hingga adonan turun sendiri. Angkat jika warna sudah kuning keemasan dan buih minyak mulai tenang.

foto: YouTube/Yuli Filza
Rahasia Kuning Telur dan Teknik Penggorengan
Mungkin muncul pertanyaan, kenapa pemilihan bagian telur sangat krusial? Ternyata, kuning telur mengandung lemak alami yang berfungsi sebagai pengempuk (shortening) alami sehingga rempeyek terasa renyah tapi tetap rapuh saat digigit. Sebaliknya, putih telur justru mengandung banyak protein yang jika digoreng akan mengikat adonan terlalu kuat, membuatnya jadi keras, lembek, dan lebih banyak menyerap minyak.
Selain bahan, teknik penggunaan minyak juga sangat menentukan. Minyak yang digunakan wajib baru dan benar-benar panas sebelum adonan dituang. Jika minyak belum cukup panas, adonan akan langsung tenggelam dan menyerap minyak secara berlebihan. Tanda minyak sudah siap adalah munculnya sedikit asap tipis atau saat setetes adonan langsung naik ke permukaan dengan cepat saat dimasukkan.
Penting juga untuk diingat bahwa rempeyek tidak boleh dibolak-balik. Membalik rempeyek berulang kali justru akan membuka pori-pori adonan untuk menyerap minyak lebih banyak. Biarkan satu sisi matang dengan siraman minyak panas hingga ia lepas sendiri dari pinggiran wajan.
Tips Menyiapkan Kacang Tanah agar Estetik
Agar tampilan rempeyek terlihat profesional dan mulus, cara memotong kacang tanah juga perlu diperhatikan. Disarankan untuk membelah kacang tanah menjadi dua bagian secara membujur atau memotongnya kecil-kecil jika ukurannya terlalu besar. Dengan membelah kacang, beban adonan tidak terlalu berat sehingga rempeyek bisa dicetak lebih tipis tanpa takut kacangnya tidak matang di bagian dalam.
FAQ Pelengkap Seputar Rempeyek
1. Berapa lama rempeyek ini bisa bertahan renyahnya?
Jika disimpan dalam wadah kedap udara segera setelah dingin, rempeyek dengan resep satu jenis tepung ini bisa tetap garing hingga 2-3 minggu.
2. Apakah daun jeruk harus dibuang tulang daunnya?
Ya, sebaiknya tulang daun dibuang sebelum dihaluskan atau diiris tipis agar aromanya lebih keluar tanpa memberikan rasa pahit.
3. Bolehkah mengganti air dengan santan?
Bisa saja, namun santan cenderung membuat adonan lebih cepat hangus jika api terlalu besar. Jika memakai santan, pastikan suhu api benar-benar dijaga di level sedang.
4. Kenapa adonan rempeyek saya sering hancur saat digoreng?
Hal ini biasanya terjadi karena takaran air yang terlalu banyak (terlalu encer) atau kurangnya bahan pengikat seperti kuning telur.
5. Bagaimana cara membersihkan kerak di pinggir wajan setelah menggoreng?
Siram pinggiran wajan dengan minyak panas sesaat sebelum menuang adonan baru agar sisa tepung sebelumnya ikut luruh dan tidak membuat rempeyek berikutnya gosong.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Cara bikin kremesan bersarang tanpa ribet, pelengkap ayam goreng Lebaran
- Nggak nyangka, siraman minyak panas jadi kunci pisang gorengku tetap garing
- Rahasia kulit lumpia 2 bahan anti gagal, solusi ekonomis untuk aneka gorengan
- Cara masak gorengan super garing untuk takjil tanpa campuran tepung beras
- 3 Resep tahu walik renyah anti gagal, ide takjil buka puasa paling laris
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep sop buntut untuk buka puasa yang enak dan kuahnya gurih, ini triknya biar dagingnya empuk
12 / 03 / 2026 02:00 WIB
Resep rice bowl ayam lada hitam yang cocok untuk sahur, masaknya ternyata gampang selesai 15 menit
12 / 03 / 2026 03:00 WIB
5 Resep menu Lebaran rendah kolesterol, rasa tetap juara dan jantung lebih tenang
12 / 03 / 2026 15:00 WIB
5 Resep ayam sederhana untuk menu sahur lezat dan sehat, gurih dan menyehatkan
11 / 03 / 2026 20:00 WIB
















