Cara membersihkan cobek batu yang mulai menyimpan bau bawang dan cabai tanpa memakai sabun berlebihan
Diperbarui 6 Jul 2026, 15:23 WIB
Diterbitkan 6 Jul 2026, 12:00 WIB
Brilio.net - Kalau kamu sering bikin sambal, pasti pernah ngalamin cobek yang mulai berbau langu atau bacin walau udah dicuci berkali-kali. Bau ini biasanya nempel dari sisa bawang dan cabai yang meresap ke celah batu, dan makin lama makin susah hilang kalau cara bersihinnya salah. Banyak yang refleks nyuci cobek pakai sabun cuci piring biar cepat bersih, padahal itu justru bikin masalah baru.
Batu cobek punya permukaan berpori, jadi sabun yang dipakai berlebihan bisa ikut terserap masuk ke dalam. Efeknya baru kerasa pas kamu ulek sambal berikutnya, rasanya jadi agak aneh karena tercampur sisa sabun. Nah, di sini kita bahas dua cara membersihkan cobek pakai bahan dapur biasa, tanpa sabun, yang bisa kamu coba langsung di rumah.
Hack 1: Bersihin Cobek Pakai Beras Mentah
Cara ini udah dipakai turun-temurun dan cukup ampuh buat ngangkat bau minyak cabai. Beras mentah punya tekstur kasar yang bisa mengikis sisa minyak yang nempel, sementara patinya ikut menyerap bau bawang yang terjebak di pori batu. Cara ini juga aman dipakai rutin karena nggak meninggalkan residu kimia apa pun di cobek.
Bahan:
- 2 sendok makan beras putih mentah
Langkah:
1. Taburkan beras mentah ke atas cobek dalam kondisi kering.
2. Ulek beras pakai anak cobek sampai butirannya hancur dan warnanya berubah kelabu atau agak kekuningan.
3. Buang sisa beras yang sudah hancur, lalu bilas cobek pakai air hangat.
Hack 2: Detoks Cobek Pakai Garam Kasar dan Air Panas
Selain beras, garam kasar juga bisa jadi andalan buat bersihin cobek yang baunya udah cukup membandel. Garam berfungsi seperti sikat alami yang mengangkat kotoran di permukaan batu, sedangkan air panas membantu membuka pori-pori batu supaya minyak yang terjebak di dalam ikut keluar. Kombinasi ini cocok dipakai buat cobek yang jarang dibersihkan total.
Bahan:
- 1 sendok makan garam krosok atau garam kasar
- Air mendidih secukupnya
Langkah:
1. Taburkan garam kasar ke permukaan cobek, lalu gosok memutar pakai anak cobek selama kurang lebih 2 menit.
2. Siram cobek dengan air mendidih secara perlahan di atas wastafel.
3. Biarkan air mengalir sampai sisa kotoran ikut terbawa keluar dari pori batu.
3 Pelarut Alami untuk Bau Cobek
| Bahan Alami | Cara Kerja / Mekanisme | Paling Cocok Untuk |
|---|---|---|
| Beras Putih Mentah | Butiran keras beras mengikis sisa minyak cabai, sementara patinya menyerap molekul bau bawang. | Bau terasi kuno dan minyak cabai yang lengket. |
| Ampas Kelapa Parut | Minyak kelapa alami mengikat sisa capsaicin (zat pedas) yang menempel kuat di pori-pori batu. | Cobek lama yang aromanya sudah "bercampur aduk". |
| Baking Soda Paste | Menetralkan tingkat keasaman (pH) dari bakteri pembusuk sisa makanan di sela batu. | Bau asam/bacin akibat sisa ulekan yang berjamur. |
Jangan Lupa Cara Mengeringkannya
Proses bersihin cobek sebenarnya belum selesai kalau cara nyimpennya masih salah. Cobek yang disimpan dalam keadaan basah, apalagi di tempat tertutup, gampang banget ditumbuhi jamur hitam. Setelah dibilas, lap dulu sampai kering, terus taruh cobek dalam posisi berdiri atau miring di tempat yang punya sirkulasi udara, biar benar-benar kering sebelum disimpan atau ditumpuk.
Cara Bedain Cobek Batu Asli dan Cobek Semen
Trik beras ini juga bisa jadi cara sederhana buat ngecek jenis cobek yang kamu punya. Kalau cobeknya dari semen, permukaannya akan ikut terkikis saat digosok beras dan meninggalkan butiran semen yang nggak baik kalau sampai termakan. Sementara cobek batu asli cuma bakal bikin warna beras berubah jadi kelabu, tanda debu batu alami atau minyak yang terangkat, dan ini aman.
FAQ
1. Berapa lama sekali sebaiknya cobek dibersihkan total dengan cara ini?
Tergantung seberapa sering dipakai, tapi kalau cobek dipakai hampir tiap hari, deep cleaning seminggu sekali sudah cukup untuk mencegah bau menumpuk.
2. Apakah cobek batu boleh kena sinar matahari langsung saat dijemur?
Boleh sesekali untuk membantu proses pengeringan, tapi tidak perlu dijemur terlalu lama karena panas berlebih bisa membuat permukaan batu jadi mudah retak.
3. Kenapa cobek baru biasanya berbau tanah atau apek?
Itu wajar karena cobek baru masih menyimpan debu dan sisa proses pembuatan dari batu alam, biasanya hilang sendiri setelah beberapa kali pemakaian dan pembersihan.
4. Apakah cobek kayu punya cara perawatan yang sama dengan cobek batu?
Beda, cobek kayu lebih rentan menyerap air sehingga butuh pengeringan yang lebih cepat dan sebaiknya sesekali dioles minyak khusus supaya tidak mudah retak.
5. Apa tanda cobek batu sudah waktunya diganti?
Kalau permukaan cobek sudah terlalu halus sehingga bumbu susah terulek sempurna, atau muncul retakan dalam yang bikin kotoran susah dibersihkan, itu tandanya sudah waktunya ganti cobek baru.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Cara membersihkan corong minyak yang lengket hingga leher sempit bersih tanpa bau tengik
- Jangan disamakan, ini cara membersihkan capitan roti sesuai bahannya
- Panci stainless kena karamel yang mengeras? Ini cara bersihinnya tanpa gores
- Cara menghilangkan bau telur di wajan stainless setelah dadar telur tanpa merusak permukaan
- Cara aman memperbaiki gagang panci goyang biar memasak lebih tenang
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Resep tumis kacang panjang ayam kecap praktis untuk menu sehari-hari
03 / 07 / 2026 15:00 WIB -
Resep sambal terong kukus yang lezat dan tetap sehat, solusi cerdik bagi yang hindari masakan goreng
03 / 07 / 2026 19:00 WIB -
Resep tumis pare lezat anti pahit yang keluarga pasti suka, ternyata triknya segampang ini
03 / 07 / 2026 20:00 WIB -
5 Resep asem-asem segar aneka bahan yang bikin tenggorokan plong dan nagih
03 / 07 / 2026 14:00 WIB