Cara mengatasi spons cuci piring bau agar alat dapur dan makan nggak ikutan apek dan amis

Cara mengatasi spons cuci piring bau agar alat dapur dan makan nggak ikutan apek dan amis
cara mengatasi spons cuci piring bau | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Pernah nggak sih merasa bingung waktu mencium piring atau gelas yang baru selesai dicuci, tapi aromanya malah apek atau amis? Padahal, kita sudah pakai sabun cuci piring melimpah dengan aroma buah yang segar. Masalah ini sering banget bikin kesal karena bukannya membuat peralatan makan jadi bersih higienis, sisa bau yang menempel justru bisa merusak selera makan kita saat menyantap hidangan.

Penyebab utama dari masalah ini ternyata bukan dari sabun atau airnya, melainkan dari spons cuci piring yang kita gunakan. Karena teksturnya yang berpori dan selalu lembap, spons sangat mudah menjadi tempat bersarangnya bakteri penumpuk bau bernama Moraxella osloensis. Supaya piring di rumah kembali bersih dan bebas dari kuman, kita perlu tahu beberapa hack cerdas untuk memutus siklus pertumbuhan bakteri pada spons dapur ini.

Anatomi Spons yang Sehat vs Berbahaya

🧽 Spons Masih Sehat🦠 Spons Sudah Jadi Sarang Bakteri
Tekstur tetap kenyal dan tidak lembekTerasa berlendir atau lepek saat disentuh
Menghasilkan busa melimpah saat digunakanMengeluarkan bau asam, apek, atau amis
Tidak mengeluarkan aromaMuncul bercak hitam atau gelap akibat jamur
Warna masih cerah dan tampak bersihSudah dipakai lebih dari 2–3 minggu

 

Alasan Ilmiah Spons Malah Bikin Piring Bau

1. Struktur Berpori Jadi Sarang Bakteri

Spons terbuat dari material berpori yang dirancang untuk menyerap air dengan baik. Sayangnya, pori-pori ini juga menjebak sisa lemak, protein makanan, dan sisa air, sehingga bakteri bisa berkembang biak setiap 20 menit.

2. Adanya Bakteri Moraxella osloensis

Bau apek yang khas pada spons dan piring disebabkan oleh bakteri bernama Moraxella osloensis. Bakteri ini mengeluarkan senyawa metabolisme berupa gas sulfur yang aromanya mirip dengan kain lembap yang tidak kering.

3. Kondisi Spons yang Selalu Lembap

Meletakkan spons di wadah yang menggenang membuat kelembapannya terjaga terus. Kondisi tanpa udara yang lembap ini memicu pertumbuhan bakteri anaerob yang memicu bau busuk.

Mitos vs Fakta Perawatan Spons Cuci Piring

Mitos: Merendam spons di air sabun setelah dipakai bisa membunuh kuman.
Faktanya: Air sabun yang didiamkan justru menjadi tempat mencari makan bagi kuman karena sabun biasa hanya mengangkat lemak, bukan membunuh bakteri.

Mitos: Memanaskan spons di dalam microwave membuat spons steril kembali.
Faktanya: Studi mikrobiologi menunjukkan memanaskan spons di microwave hanya membunuh bakteri lemah. Bakteri yang kuat justru bertahan hidup dan berkembang biak lebih cepat di pori-pori yang kosong.

4 Hack Mengatasi & Memutus Siklus Bau pada Piring

1. Mengeringkan Spons Secara Tegak di Rak Berlubang

Menaruh spons di tempat yang kering dengan posisi tegak sangat penting untuk memutus rantai bakteri. Posisi ini membantu sisa air turun dengan cepat sehingga pori-pori spons segera kering. Spons yang kering dalam waktu singkat akan menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau hingga sembilan puluh persen.

Bahan/alat:

- Spons cuci piring yang sudah dipakai
- Rak kawat atau wadah berlubang khusus spons

Langkah:

1. Peras spons sampai tuntas setelah selesai digunakan mencuci piring.
2. Letakkan spons dengan posisi berdiri tegak di atas rak kawat atau wadah berlubang.
3. Pastikan tempat penyimpanan spons berada di area yang memiliki sirkulasi udara baik.

2. Membilas Spons dengan Air Panas Setelah Pakai

Sisa minyak dan lemak dari makanan sering kali menempel kuat di bagian dalam pori-pori spons. Penggunaan air panas sangat efektif untuk melarutkan residu minyak yang tidak bisa hilang dengan air biasa. Cara ini membuat spons tetap bersih dan mencegah munculnya bau amis yang menempel ke piring.

Bahan/alat:

- Spons kotor bekas mencuci
- Air panas mengalir secukupnya

Langkah:

1. Nyalakan kran air panas atau siapkan air panas di wadah setelah selesai mencuci piring.
2. Bilas spons di bawah kucuran air panas sambil diremas secara perlahan.
3. Peras spons sekuat tenaga sampai tidak ada lagi sisa air dan busa yang tertinggal.

3. Mengganti Spons Secara Berkala Pakai Aturan Dua Minggu

Kita sebaiknya tidak menunggu sampai spons hancur atau robek untuk menggantinya dengan yang baru. Rutin mengganti spons merupakan aturan emas untuk menjaga kebersihan peralatan dapur di rumah kita. Cara ini paling ampuh untuk memastikan piring bebas dari kuman berbahaya dan bau tidak sedap.

Bahan/alat:

- Spons cuci piring baru
- Kalender atau pengingat digital

Langkah:

1. Catat tanggal pertama kali kamu menggunakan spons cuci piring yang baru.
2. Gunakan spons tersebut maksimal selama dua minggu untuk penggunaan harian yang aktif.
3. Buang spons lama dan ganti dengan yang baru tanpa menunggu penampakan spons menjadi rusak.

4. Beralih Menggunakan Spons Silikon atau Sikat Selulosa

Jenis spons silikon tidak memiliki pori-pori penyerap sehingga tidak akan menampung air dan sisa lemak makanan. Pilihan lain seperti sikat dari sabut kelapa atau bambu juga jauh lebih cepat kering daripada spons biasa. Memilih alternatif ini akan membuat dapur kita bebas dari aroma apek sepanjang hari.

Bahan:

Spons silikon atau sikat bulu alami (sabut kelapa/bambu)

Langkah:

1. Pilih spons silikon atau sikat alami berkualitas baik untuk menggantikan spons busa lama kamu.
2. Gunakan alat baru ini untuk membersihkan sisa makanan yang menempel di piring.
3. Gantung atau letakkan sikat setelah dipakai agar sisa airnya menetes habis dengan cepat.

FAQ

Apakah jenis sabun cuci piring tertentu bisa memengaruhi bau pada spons?

Ya, sabun yang mengandung banyak pelembap tangan terkadang meninggalkan residu ekstra di pori-pori spons yang memicu bakteri berkembang biak. Gunakan sabun cuci piring yang berfokus pada pengikis lemak tanpa formula pelembap berlebih agar spons tidak cepat lepek.

Bagaimana cara membersihkan bak cuci piring agar tidak menularkan bakteri ke spons?

Kita bisa menyemprotkan cairan disinfektan atau menyiram bak cuci piring dengan air panas secara rutin seminggu sekali. Bak cuci piring yang bersih dan kering akan menjaga spons tetap higienis saat diletakkan di dekatnya.

Apakah spons cuci piring yang bau aman dipakai untuk mencuci mainan anak?

Sangat tidak aman karena spons bau membawa jutaan kuman berbahaya yang bisa berpindah ke mainan dan tidak sengaja masuk ke dalam mulut anak. Selalu gunakan spons baru atau kain khusus yang steril untuk membersihkan seluruh perlengkapan anak.

Kenapa spons cuci piring baru kadang cepat berlendir padahal jarang dipakai?

Hal ini biasanya terjadi jika spons diletakkan di tempat tertutup yang lembap atau terkena cipratan air terus-menerus dari wastafel. Kurangnya aliran udara segar membuat sisa kelembapan memicu timbulnya lapisan lendir dari koloni bakteri.

Bolehkah menggunakan cairan pemutih baju untuk merendam spons agar kuman mati?

Tidak disarankan karena cairan pemutih pakaian terlalu keras dan bisa merusak serat selulosa atau bahan busa pada spons. Kerusakan serat ini justru akan membuat spons lebih cepat hancur, rontok, dan mengotori peralatan makan.

 

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas