Gelas ukur plastik terlihat kusam meski sudah dicuci? Begini cara membersihkannya sesuai jenis nodanya

Gelas ukur plastik terlihat kusam meski sudah dicuci? Begini cara membersihkannya sesuai jenis nodanya
cara membersihkan gelas ukur plastik | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Gelas ukur plastik menjadi salah satu alat dapur yang sering dipakai untuk menakar air, susu, minyak, hingga bahan kue. Karena digunakan hampir setiap hari, permukaannya lama-kelamaan bisa tampak buram, muncul bercak putih, atau terasa licin meski sudah dicuci.

Kondisi ini sering membuat garis takaran sulit terbaca sehingga mengurangi ketelitian saat memasak atau membuat kue. Padahal, penyebab gelas ukur buram tidak selalu sama. Ada yang berasal dari endapan mineral atau sisa minyak yang masih bisa dibersihkan, tetapi ada juga yang disebabkan goresan halus sehingga sifatnya permanen.

Mengapa gelas ukur plastik bisa buram dan berbercak?

Permukaan gelas ukur plastik dapat berubah kusam karena beberapa faktor. Endapan mineral dari air keran yang mengering sering meninggalkan bercak putih seperti kerak tipis. Selain itu, sisa santan, susu, atau minyak yang tidak benar-benar terangkat juga dapat membentuk lapisan kusam di permukaan.

Penyebab lain yang cukup sering terjadi adalah goresan mikro akibat penggunaan spons kawat atau bubuk pembersih yang terlalu abrasif. Jika plastik terkena air mendidih padahal tidak dirancang tahan panas, permukaannya juga bisa berubah keruh karena struktur plastik mengalami perubahan.

Hack 1: Rendam dengan cuka putih atau asam sitrat untuk mengangkat bercak air

Bercak putih akibat endapan mineral biasanya lebih mudah dibersihkan menggunakan bahan yang bersifat asam ringan. Cuka putih maupun asam sitrat (sitrun) membantu melarutkan kerak tanpa merusak permukaan plastik jika digunakan dengan benar.

Bahan/alat

- 2 sendok makan cuka putih atau 1 sendok makan asam sitrat (sitrun)
- Air hangat secukupnya
- Spons halus atau kain mikrofiber

Langkah

1. Masukkan cuka putih atau asam sitrat ke dalam gelas ukur.
2. Tambahkan air hangat hingga seluruh bagian yang buram terendam.
3. Diamkan selama 15–30 menit.
4. Gosok perlahan menggunakan spons halus.
5. Bilas dengan air bersih, lalu segera lap hingga kering.

Hack 2: Gunakan pasta baking soda dan sabun cuci piring untuk sisa minyak

Jika permukaan terasa licin atau kusam setelah dipakai mengukur santan, susu, atau minyak, kemungkinan penyebabnya adalah lapisan lemak yang masih menempel. Kombinasi baking soda dan sabun cuci piring membantu mengangkat residu tersebut tanpa perlu menggosok terlalu keras.

Bahan/alat

- 1 sendok makan baking soda
- 1 sendok teh sabun cuci piring cair
- Sedikit air hangat

Langkah

1. Campurkan baking soda, sabun cuci piring, dan sedikit air hingga menjadi pasta.
2. Oleskan pasta ke seluruh permukaan gelas ukur.
3. Diamkan sekitar 5 menit.
4. Gosok perlahan menggunakan spons halus dengan gerakan memutar.
5. Bilas hingga bersih, lalu keringkan menggunakan kain mikrofiber.

Kenali jenis noda sebelum membersihkan

Jenis Noda atau Kerusakan Ciri-ciri Bahan yang Cocok Hasil yang Mungkin Didapat
Endapan Mineral Bercak putih atau lapisan yang menyerupai kerak pada permukaan. Cuka putih atau asam sitrat. Umumnya dapat kembali bening setelah dibersihkan.
Residu Minyak atau Susu Permukaan terasa licin, kusam, atau tampak berminyak. Baking soda dan sabun cuci piring. Umumnya bisa kembali bersih dan tidak licin.
Noda Kunyit atau Pewarna Warna kuning, oranye, atau bekas pewarna yang meresap. Lemon dan bantuan sinar matahari. Biasanya memudar, tetapi tidak selalu hilang sepenuhnya.
Goresan Mikro Muncul garis-garis halus sehingga permukaan tampak berawan. Tidak ada pembersih khusus yang dapat menghilangkannya. Bersifat permanen sehingga hanya bisa dicegah agar tidak bertambah parah.

Cara merawat gelas ukur plastik agar tetap bening

Gunakan spons busa yang lembut setiap kali mencuci gelas ukur. Spons kasar atau kawat cuci piring dapat meninggalkan goresan halus yang membuat plastik semakin kusam.

Biasakan mengelap gelas ukur hingga kering setelah dicuci agar endapan mineral dari air tidak menumpuk. Jika ingin menuangkan cairan panas, pastikan gelas ukur memiliki tanda tahan panas pada bagian bawahnya.

Bila sering digunakan untuk bahan berwarna atau berminyak, tidak ada salahnya menyediakan gelas ukur khusus agar noda tidak mudah menumpuk pada gelas yang biasa dipakai mengukur air atau bahan bening.

FAQ

1. Apakah cuka putih aman untuk semua jenis gelas ukur plastik?

Pada umumnya aman digunakan dalam waktu perendaman singkat. Namun, sebaiknya hindari merendam terlalu lama dan selalu bilas hingga bersih setelah selesai.

2. Kenapa garis takaran pada gelas ukur ikut memudar?

Garis takaran bisa memudar karena sering digosok menggunakan spons kasar, terkena bahan kimia yang terlalu kuat, atau dipakai dalam waktu yang sangat lama.

3. Bolehkah gelas ukur plastik dicuci menggunakan mesin pencuci piring?

Tergantung petunjuk dari produsennya. Jika terdapat label dishwasher safe, gelas ukur dapat dicuci menggunakan mesin sesuai anjuran.

4. Apakah air mendidih selalu membuat gelas ukur plastik keruh?

Tidak selalu. Gelas ukur berbahan plastik tahan panas umumnya lebih aman, sedangkan plastik biasa dapat berubah keruh jika sering terkena suhu yang terlalu tinggi.

5. Kapan gelas ukur plastik sebaiknya diganti?

Sebaiknya diganti jika sudah retak, garis ukur tidak lagi terbaca jelas, atau permukaannya memiliki goresan dalam yang sulit dibersihkan sehingga berpotensi menjadi tempat menumpuknya kotoran.

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas