Hanya 12 menit, begini trik merebus jengkol agar cepat empuk dan bebas bau tanpa rempah
Diperbarui 3 Feb 2026, 17:44 WIB
Diterbitkan 3 Feb 2026, 14:00 WIB

Brilio.net - Jengkol memang punya daya tarik tersendiri bagi pecintanya. Namun, aroma menyengat yang berasal dari asam jengkolat (djengkolic acid) sering kali menjadi kendala. Senyawa sulfur ini tidak hanya membekas di mulut, tetapi juga pada urine setelah dikonsumsi. Bagi sebagian orang, bau ini adalah ciri khas yang menambah nikmat, namun bagi yang lain, aroma tersebut bisa sangat mengganggu selera makan.
Biasanya, orang menggunakan aneka rempah seperti daun salam, serai, hingga jahe untuk meredam baunya. Selain masalah bau, tekstur jengkol yang keras juga menuntut waktu perebusan yang lama, sekitar 30 hingga 60 menit jika menggunakan panci biasa. Durasi ini tentu membuat penggunaan gas menjadi lebih boros.
Ternyata, ada cara yang jauh lebih efisien untuk mendapatkan jengkol yang empuk dan tidak bau hanya dalam waktu 12 menit. Melansir dari kanal YouTube DAPUR BERKAH LEGOWO, rahasianya bukan terletak pada rempah, melainkan pada teknik perendaman dan dua bahan tambahan khusus.
Kunci Utama: Perendaman 3 Hari
Sebelum masuk ke tahap kompor, jengkol yang sudah dikupas perlu direndam terlebih dahulu. Semakin lama jengkol terendam air, teksturnya akan semakin lunak sehingga proses perebusan bisa dipangkas.
Dalam tutorialnya, pemilik akun tersebut merendam jengkol selama 3 hari berturut-turut. Agar tidak menimbulkan aroma tidak sedap selama proses ini, air rendaman wajib diganti setiap hari. Perendaman ini akan membuat biji jengkol merekah secara alami dan siap untuk dimasak.
Gunakan Baking Powder dan Bubuk Kopi

foto: YouTube/DAPUR BERKAH LEGOWO
Setelah perendaman selesai, siapkan air dalam panci hingga mendidih. Masukkan jengkol, lalu tambahkan 1 sendok teh baking powder.
"Ini dipakai biar cepat empuk jengkolnya," terang DAPUR BERKAH LEGOWO dalam videonya, dikutip BrilioFood, Selasa (3/2/2026).
Selain untuk tekstur, masalah bau diatasi dengan menambahkan 1 sendok makan bubuk kopi. Jika menggunakan kopi berampas, sebaiknya diseduh dulu dengan sedikit air panas sebelum dicampurkan. Namun, jika menggunakan kopi instan tanpa ampas, bisa langsung ditaburkan ke dalam air rebusan.
"Kalau ini (kopi) untuk menghilangkan baunya," jelasnya lebih lanjut.

foto: YouTube/DAPUR BERKAH LEGOWO
Teknik Rebus Tanpa Tutup Panci

foto: YouTube/DAPUR BERKAH LEGOWO
Proses perebusan dilakukan selama 12 menit saja, dihitung sejak air kembali mendidih. Ada satu aturan penting yang tidak boleh dilupakan: jangan menutup panci saat merebus. Membiarkan panci terbuka membantu aroma menyengat dari jengkol menguap bersama udara sehingga bau tidak terjebak di dalam daging jengkol.
Setelah 12 menit, matikan api dan biarkan jengkol tetap di dalam air hingga dingin dengan sendirinya agar proses pelunakan berlangsung maksimal. Langkah terakhir, bilas jengkol di bawah air mengalir.
"Ini empuk banget jengkolnya, sampai bisa dipotek (dipatahkan). Dan nggak bau jengkolnya, kenyal," pungkas DAPUR BERKAH LEGOWO.

foto: YouTube/DAPUR BERKAH LEGOWO
FAQ Mengolah Jengkol
1. Kenapa perendaman jengkol harus sampai 3 hari?
Perendaman lama bertujuan untuk menghidrasi biji jengkol yang keras agar seratnya melunak secara alami, sehingga waktu masak di atas kompor jadi lebih singkat dan hemat energi.
2. Apakah rasa kopi akan meresap dan mengubah rasa jengkol?
Tidak. Bubuk kopi hanya berfungsi sebagai penetral asam jengkolat dan penyerap bau. Setelah dibilas dengan air mengalir, rasa kopi tidak akan menempel pada jengkol.
3. Bisakah baking powder diganti dengan baking soda?
Ya, keduanya memiliki sifat basa yang bisa mempercepat pemutusan serat keras pada jengkol, namun baking powder cenderung memberikan tekstur yang lebih stabil.
4. Apa yang terjadi jika panci ditutup saat merebus jengkol?
Jika panci ditutup, uap yang mengandung senyawa sulfur (penyebab bau) akan mengendap kembali ke dalam air dan terserap ke dalam jengkol, sehingga baunya akan tetap kuat.
5. Apakah jengkol yang sudah direbus ini bisa langsung disimpan di freezer?
Bisa. Setelah dibilas dan ditiriskan hingga benar-benar kering, jengkol bisa disimpan dalam wadah kedap udara di freezer untuk diolah sewaktu-waktu.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Susah payah masak jengkol tapi hasilnya alot? Pakai trik ini supaya cepat empuk tanpa direbus lama
- 13 Resep sambal jengkol, pedasnya nendang, nikmat, dan bikin nagih
- Masak apa ya hari ini? 11 Resep olahan jengkol empuk, sedap, dan bumbu meresap sempurna
- 11 Masakan rumahan yang sederhana dari olahan jengkol bumbu pedas, enak dan mudah dibuat
- Tak perlu direbus, cara mengempukkan jengkol agar lembut dan tidak bau dengan 2 bahan dapur
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep sayur lodeh daun singkong yang bikin nagih tambah nasi lagi dan lagi
02 / 02 / 2026 19:00 WIB
Resep tumis rebung teri pedas, perpaduan gurih dan tekstur renyah untuk lauk rumahan
02 / 02 / 2026 18:00 WIB
Cara membuat sambal tempe kangkung pedas, ide lauk sat-set yang bikin boros nasi
01 / 02 / 2026 10:00 WIB
Resep kangkung ayam terasi hotplate, menu ala restoran yang bisa dibuat di rumah
01 / 02 / 2026 11:00 WIB
















