Sering goreng teri tapi hasilnya alot? Coba trik sederhana ini tanpa air panas

Sering goreng teri tapi hasilnya alot? Coba trik sederhana ini tanpa air panas
cara menggoreng teri | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Teri menjadi salah satu bahan makanan yang hampir selalu cocok dipadukan dengan berbagai masakan. Selain dimakan sebagai lauk, teri goreng juga sering dijadikan campuran sambal, balado, cabai hijau, hingga pelengkap nasi uduk dan nasi kuning karena cita rasanya yang gurih.

Meski terlihat mudah, menggoreng teri ternyata butuh teknik yang tepat. Jika prosesnya kurang pas, teri bisa berubah keras dan alot sehingga kurang nikmat saat dikunyah. Tak heran jika banyak orang mencoba berbagai cara agar hasil gorengannya tetap renyah.

Selama ini, sebagian orang memilih merendam teri menggunakan air panas atau air cucian beras sebelum digoreng. Kedua cara tersebut dipercaya membantu melembutkan tekstur ikan. Namun, ada trik lain yang lebih sederhana karena hanya memanfaatkan air suhu ruang.

Trik ini dibagikan oleh pengguna YouTube Arif Cennerus. Menurutnya, cara tersebut dapat membantu menghasilkan teri goreng yang tetap renyah tanpa perlu menggunakan air panas maupun air cucian beras.

Kenapa Teri Bisa Menjadi Alot Setelah Digoreng?

Sebelum mencoba triknya, ada baiknya memahami penyebab teri menjadi keras. Pada dasarnya, teri merupakan ikan berukuran kecil dengan kadar air yang rendah, terutama jika menggunakan teri asin kering. Saat digoreng terlalu lama, sisa kadar air di dalamnya akan semakin berkurang sehingga teksturnya menjadi keras.

Karena itu, selain proses perendaman, lama menggoreng juga menjadi faktor penting yang menentukan hasil akhirnya.

Supaya lebih mudah memilih cara yang tepat, berikut perbedaan beberapa metode yang umum digunakan sebelum menggoreng teri.

Tabel Perbandingan Cara Menyiapkan Teri Sebelum Digoreng

Metode Tujuan Catatan
Air suhu ruang Membantu mengembalikan sedikit kelembapan pada teri sebelum digoreng. Metode yang digunakan pada trik ini.
Air panas Membantu melembutkan tekstur teri lebih cepat. Perlu diperhatikan suhu dan lama perendaman agar teri tidak mudah hancur.
Air cucian beras Sering digunakan sebagai cara tradisional sebelum menggoreng. Masih banyak dipakai di dapur rumah tangga, meski hasilnya bisa berbeda tergantung jenis teri.

 

Trik Menggoreng Teri agar Renyah tanpa Air Panas

Melalui videonya, Arif Cennerus menunjukkan bahwa proses persiapannya cukup sederhana. Tidak perlu menggunakan air panas ataupun air cucian beras, cukup memakai air bersuhu ruang.

1. Rendam teri selama 10 menit

Sering goreng teri tapi hasilnya alot? Coba trik sederhana ini tanpa air panas

foto: YouTube/Arif Cennerus

Masukkan ikan teri ke dalam mangkuk, lalu tuang air suhu ruang hingga seluruh bagian terendam. Setelah itu aduk perlahan dan diamkan selama kurang lebih 10 menit.

"Agar ikan teri bisa jadi lunak dan empuk, guys," kata YouTube Arif Cennerus, dikutip BrilioFood, Jumat (10/7/2026).

2. Goreng saat minyak sudah benar-benar panas

Sering goreng teri tapi hasilnya alot? Coba trik sederhana ini tanpa air panas

foto: YouTube/Arif Cennerus

Sambil menunggu proses perendaman selesai, panaskan minyak dalam panci atau wajan.

Setelah minyak panas, tiriskan teri lalu langsung masukkan ke dalam minyak. Goreng sambil diaduk perlahan agar tingkat kematangannya merata.

3. Angkat saat mulai garing

Sering goreng teri tapi hasilnya alot? Coba trik sederhana ini tanpa air panas

foto: YouTube/Arif Cennerus

Teri tidak membutuhkan waktu menggoreng yang terlalu lama. Begitu warnanya mulai berubah keemasan dan teksturnya tampak garing, segera angkat lalu tiriskan.

Menurut trik yang dibagikan dalam video tersebut, menggoreng terlalu lama justru membuat teri kehilangan kelembapan sehingga hasil akhirnya menjadi keras dan alot.

Tips Tambahan agar Teri Tetap Renyah Lebih Lama

Selain teknik menggoreng, cara menyimpan juga ikut menentukan kerenyahan teri. Setelah dingin, simpan teri goreng di dalam wadah kedap udara agar tidak mudah menyerap uap air dari lingkungan.

Jika ingin dijadikan bahan sambal atau balado, sebaiknya campurkan teri sesaat sebelum disajikan. Cara ini membantu mempertahankan teksturnya tetap renyah meski sudah bercampur bumbu.

FAQ

1. Apakah semua jenis teri bisa menggunakan cara ini?

Bisa. Namun lama menggoreng tetap perlu disesuaikan dengan ukuran dan jenis teri yang digunakan.

2. Kenapa teri harus ditiriskan sebelum digoreng?

Supaya air tidak menyebabkan minyak mudah meletup saat proses penggorengan.

3. Apakah minyak harus banyak saat menggoreng teri?

Tidak harus terlalu banyak, tetapi pastikan jumlahnya cukup agar teri matang merata.

4. Bagaimana cara mengetahui teri sudah matang?

Teri biasanya berubah warna menjadi lebih keemasan dan terasa ringan saat diaduk di dalam minyak.

5. Apakah teri goreng bisa disimpan untuk stok?

Bisa. Setelah benar-benar dingin, simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang kering agar kerenyahannya lebih awet.

 

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas