Trik pakai sarung tangan plastik biar nggak mudah lepas saat masak
Diperbarui 27 Apr 2026, 11:52 WIB
Diterbitkan 27 Apr 2026, 09:00 WIB

Brilio.net - Sarung tangan plastik sering jadi andalan saat masak, apalagi kalau kamu jualan makanan dan butuh tetap higienis. Tapi masalahnya, sarung tangan ini sering gampang longgar bahkan lepas sendiri saat dipakai, apalagi kalau tangan berkeringat atau banyak bergerak. Hal ini tentu bikin kurang nyaman dan bisa mengganggu proses masak.
Padahal, ada trik sederhana yang bisa kamu lakukan supaya sarung tangan tetap nempel di tangan dan nggak mudah lepas. Cara ini nggak butuh alat tambahan, cukup sedikit teknik saat memakainya saja. Cocok banget buat kamu yang sering masak dalam jumlah banyak atau aktivitas dapurnya cukup padat.
Dengan cara yang benar, sarung tangan plastik jadi lebih pas di tangan, terasa lebih nyaman, dan tetap menjaga kebersihan makanan. Trik ini juga bisa bikin kamu lebih percaya diri saat menyiapkan makanan, terutama untuk jualan. Yuk, simak caranya dikutip BrilioFood dari akun Instagram @santi_raphael_lim.
Langkah-langkah
1. Siapkan sarung tangan plastik seperti biasa
2. Tarik bagian pergelangan tangan sarung tangan terlebih dahulu agar sedikit menyempit

foto: Instagram/@santi_raphael_lim
3. Sambil tetap ditarik, masukkan tangan ke dalam sarung tangan
4. Lepaskan tarikan perlahan setelah sarung tangan terpasang
5. Rapatkan kembali bagian pergelangan jika masih terasa longgar

foto: Instagram/@santi_raphael_lim
6. Ulangi pada tangan satunya jika menggunakan dua sarung tangan
Konten yang kamu bagikan sangat bermanfaat, terutama bagi pelaku UMKM kuliner. Trik menarik bagian pergelangan tangan (wrist) ini memang efektif untuk menciptakan efek "seal" atau segel sementara agar sarung tangan tidak melorot.
Tips Pro Agar Sarung Tangan Lebih Awet & Nyaman
Selain teknik menarik pergelangan tangan, ada beberapa detail kecil yang sering dilupakan namun sangat krusial:
- Pastikan Tangan Kering Sempurna: Jangan pernah memakai sarung tangan saat tangan masih basah. Air akan terjebak di dalam, membuat kulit keriput (maceration), dan sarung tangan justru lebih mudah selip.
- Gunakan Karet Gelang (Opsi Tambahan): Jika kamu sedang menguleni adonan berat, teknik "tarik" saja mungkin kurang kuat. Tambahkan karet gelang di area pergelangan tangan (jangan terlalu kencang) untuk keamanan ekstra.
- Double Layer untuk Cabai: Jika sedang memotong cabai dalam jumlah banyak, gunakan dua lapis. Sarung tangan plastik tipis punya pori-pori mikro yang tetap bisa ditembus rasa pedas jika dipakai terlalu lama.
- Oleskan Sedikit Minyak: Jika sarung tangan plastik terasa "lengket" saat menyentuh adonan kue, oleskan sedikit minyak goreng di permukaan luar sarung tangan agar pekerjaan lebih lancar.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Mengapa sarung tangan plastik saya sering sobek saat ditarik?
Biasanya karena kualitas bahan plastik (HDPE) yang terlalu tipis atau kamu menariknya terlalu kuat di satu titik. Pastikan menariknya secara merata di area pergelangan, bukan hanya di ujungnya.
2. Apakah sarung tangan plastik ini bisa dicuci dan dipakai ulang?
Sangat tidak disarankan. Sarung tangan plastik bening (disposable) dirancang untuk sekali pakai demi menjaga higienitas. Mencucinya dapat merusak struktur plastik dan meninggalkan bakteri.
3. Tangan saya sering berkeringat di dalam sarung tangan, bagaimana solusinya?
Keringat adalah hal normal karena plastik tidak memiliki pori-pori udara. Gunakan sarung tangan maksimal 30–60 menit, lalu ganti dengan yang baru setelah mengeringkan tangan.
4. Lebih baik mana, sarung tangan plastik bening atau sarung tangan nitril/latex?
Untuk kontak singkat (seperti membungkus makanan), sarung tangan plastik lebih ekonomis. Namun, untuk memotong daging atau mengaduk adonan berat, sarung tangan nitril lebih disarankan karena lebih presisi dan tidak mudah lepas.
5. Bagaimana cara membuang sarung tangan plastik yang benar setelah masak?
Lepaskan dengan cara menarik dari bagian dalam (terbalik) agar kotoran sisa makanan terperangkap di dalam, lalu segera buang ke tempat sampah tertutup.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Kulkas kurang dingin? Bisa jadi masalahnya ada di karet pintu, ini cara mudah mengatasinya
- Cara memperbaiki regulator gas mampet sendiri di rumah, cukup dengan tusuk gigi
- Cara mengasah pisau tumpul tanpa batu asah, cukup pakai bantuan batang pohon pisang
- Solusi chopper mogok yang sering bikin kesal, ternyata cara perbaikinya sesimpel ini
- Solusi darurat atasi gas elpiji berdesis, aman dan murah selain ganti seal merah
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep ayam rica-rica kemangi spesial, rasa pedas dan wanginya bikin kangen rumah
26 / 06 / 2026 14:00 WIB
Resep ayam goreng kentucky yang krispinya tahan lama, ternyata kuncinya di marinasi dan cara masak
26 / 06 / 2026 19:00 WIB
Resep perkedel kentang rumahan yang padat dan anti ambyar, lauk favorit yang nggak bikin bosan
26 / 06 / 2026 15:00 WIB
Resep tempe goreng mendoan tetap krispi walaupun dimasak pakai minyak sedikit, ini triknya
26 / 06 / 2026 21:00 WIB
















