Piring sudah dicuci tapi tetap terlihat butek dan nggak putih? ini triknya biar bersih seperti baru
Diperbarui 13 Feb 2026, 12:39 WIB
Diterbitkan 13 Feb 2026, 13:00 WIB

Brilio.net - Melihat piring putih yang penuh noda kuning atau kerak membandel memang bisa bikin selera makan hilang seketika. Rasanya jadi kurang semangat buat menyantap makanan kalau wadahnya terlihat dekil dan kusam. Padahal piring sudah dicuci berkali-kali pakai sabun biasa, tapi tetap saja tampilannya tidak kunjung bersih maksimal. Jangan buru-buru membuang koleksi piring lama dan beli yang baru. Piring yang sudah kehilangan kilaunya itu sebenarnya masih bisa diselamatkan dengan metode deep cleaning yang praktis.
Rahasia piring kembali putih bersih terletak pada kombinasi bahan yang tepat. Cukup siapkan wadah atau ember yang ukurannya lebih besar dari piring, air panas, sabun cuci piring cair, dan pemutih pakaian. Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah penjepit makanan. Alat ini sangat krusial untuk menjaga keamanan kulit agar tidak bersentuhan langsung dengan cairan pembersih yang panas.
Seperti apa rahasianya? Yuk ikuti bareng BrilioFood, Jumat (13/2).
Cara Bikin Campuran Pembersih Piring Yang Manjur

foto: Freepik.com
Langkah awal dimulai dengan membuat campuran pembersih di dalam ember. Tuangkan air panas secukupnya, lalu tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring serta sedikit cairan pemutih pakaian. Gunakan penjepit untuk mengaduk larutan tersebut sampai tercampur rata. Setelah itu, masukkan piring-piring kusam ke dalam ember. Pastikan posisinya terendam secara sempurna agar noda terangkat maksimal.
Proses perendaman ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Biarkan formula pemutih bekerja menghancurkan kerak dan noda yang meresap di permukaan piring. Setelah waktu tunggu selesai, angkat piring menggunakan penjepit. Jika masih ada sisa noda yang tersisa, gosok perlahan menggunakan spons cuci piring yang bertekstur agak kasar.
Bilasan Final yang Krusial
Bagian paling penting dari proses ini adalah tahap pembilasan. Piring yang baru saja diangkat dari rendaman wajib dicuci kembali menggunakan sabun cuci piring dan air mengalir. Pastikan tidak ada lagi sisa licin atau aroma pemutih yang tertinggal pada piring. Keamanan alat makan sangat bergantung pada seberapa bersih sisa kimia ini dibilas. Setelah kering, piring akan terlihat putih cemerlang seperti baru pertama kali beli.
Trik Mengeringkan Piring Tanpa Meninggalkan Bekas
Sudah bersih maksimal tapi malah muncul bercak air saat kering? Ini sering terjadi kalau piring dibiarkan kering begitu saja dalam posisi bertumpuk. Setelah dibilas bersih dengan air mengalir, sebaiknya piring diletakkan di rak pengering dengan posisi berdiri atau miring agar air turun dengan sempurna. Jika ingin hasil yang lebih instan dan bebas noda air, gunakan lap berbahan lembut yang bersih untuk mengeringkan piring satu per satu sebelum disimpan di dalam rak. Dengan begitu, permukaan piring akan benar-benar mulus dan kinclong tanpa ada sisa residu air yang mengering.
Hal-Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
Metode ini memang sangat ampuh, tapi ada beberapa catatan agar hasilnya tetap aman dan tidak merusak alat makan:
1. Jenis Piring: Cara ini paling pas untuk piring keramik, porselen, atau melamin polos. Hindari penggunaan pada piring bermotif warna, lapisan emas, atau plastik tipis karena berisiko merusak warnanya.
2. Frekuensi: Mengingat bahan yang digunakan cukup kuat, sebaiknya lakukan deep cleaning ini sebulan atau dua bulan sekali saja saat noda sudah benar-benar parah.
3. Menghilangkan Bau: Kalau aroma klorin masih menempel setelah dibilas, gunakan air yang dicampur perasan lemon atau cuka untuk menetralisir baunya secara efektif.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apakah pemutih pakaian benar-benar aman dipakai untuk alat makan?
Sangat aman selama proses pembilasan dilakukan dengan benar. Kuncinya adalah mencuci ulang piring dengan sabun dan air mengalir sampai aroma pemutih benar-benar hilang agar tidak ada residu kimia yang tersisa.
2. Apa ada alternatif bahan lain selain pemutih?
Bisa menggunakan pasta dari campuran baking soda dan sedikit air untuk digosokkan ke noda, atau merendam piring dalam larutan air hangat yang dicampur cuka putih.
3. Bolehkah metode ini dilakukan setiap hari?
Tidak disarankan. Gunakan trik ini hanya saat noda sudah sangat parah atau sekitar satu sampai dua bulan sekali. Untuk sehari-hari, cukup cuci langsung setelah piring digunakan.
4. Mengapa piring bermotif tidak boleh dicuci dengan cara ini?
Kandungan kimia pada pemutih bersifat kuat, sehingga berisiko melunturkan warna motif, lapisan emas, atau perak yang ada pada piring tersebut.
5. Bagaimana cara ampuh menghilangkan sisa bau pemutih yang membandel?
Bilas piring menggunakan air yang sudah dicampur sedikit cuka atau perasan lemon. Sifat asam dari bahan alami ini sangat efektif menetralisir aroma klorin.
(brl/lak)RECOMMENDED ARTICLES
- Cara bersihkan noda bekas air bandel di saringan kukusan, ternyata gampang & tak perlu sabun banyak
- 5 Rekomendasi oven low watt, token listrik hemat dan masakan matang sempurna
- Bukan dicungkil pisau, begini trik rendam hot plate karatan agar bersih sempurna
- Bukan pakai cuka, ini cara paling ampuh rontokkan karat pisau dalam sekejap
- Bau nasi basi menempel di rice cooker? Simak cara mudah menghilangkannya dalam 15 menit
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
3 Resep oseng ati ampela pedas manis, menu buka puasa yang boros nasi
12 / 02 / 2026 15:00 WIB
9 Resep masakan harian sederhana, menu praktis dan lezat untuk sahur dan buka puasa
11 / 02 / 2026 17:00 WIB
3 Resep sup ayam ala hotel untuk menu buka puasa, bantu pulihkan energi
12 / 02 / 2026 17:00 WIB
3 Resep olahan sawi putih kuah nyemek, hidangan segar penambah imun saat puasa
12 / 02 / 2026 16:00 WIB
















