Trik mengolah batang kecombrang, sensasi asam segar tanpa aroma langu
Diperbarui 8 Jan 2026, 21:07 WIB
Diterbitkan 10 Jan 2026, 10:00 WIB

Batang kecombrang sering kali menjadi rahasia kelezatan masakan tradisional karena cita rasa asam segarnya yang khas. Namun, mengolah bagian tumbuhan satu ini memerlukan trik khusus agar hasil akhirnya tidak langu. Kunci utamanya ada pada pemilihan bagian batang yang tepat, yaitu bagian dalam yang berwarna putih pucat dan bertekstur lembut.
Untuk mendapatkan bagian yang bisa dikonsumsi tersebut, kulit luar yang keras harus dikupas terlebih dahulu. Jika diolah dengan benar, batang kecombrang akan memberikan sentuhan rasa yang unik, sangat cocok untuk campuran tumisan, gulai, hingga sambal.
Meski aromanya sangat kuat, jangan sampai rasa langu justru menutupi kelezatan hidangan. Pemilihan bahan yang masih muda serta penerapan metode perendaman atau perebusan singkat adalah rahasia untuk menciptakan rasa yang seimbang. Berikut adalah panduan memasak batang kecombrang yang bisa dipraktikkan di dapur rumah dikutip BrilioFood dari Liputan6, Sabtu (10/1).
Cara Memasak Batang Kecombrang Agar Tidak Langu

Batang bunga kecombrang
© 2026 brilio.net/Gemini AI
1. Mengupas Kulit Luar yang Keras
Langkah pertama adalah mengupas kulit luar batang kecombrang hingga menemukan bagian inti yang berwarna putih dan lunak. Kulit luar yang berwarna hijau atau kemerahan biasanya mengandung serat kasar dan aroma langu yang kuat. Pastikan hanya menggunakan bagian hati batang untuk menjaga tekstur masakan tetap lembut.
2. Merendam dengan Air Garam
Setelah dibersihkan, irisan batang sebaiknya direndam dalam larutan air garam selama 10 hingga 15 menit. Garam akan membantu menarik keluar cairan getah yang menjadi penyebab rasa getir dan bau langu. Setelah direndam, bilas irisan tersebut dengan air mengalir hingga bersih sebelum dicampurkan ke dalam bumbu masakan.
3. Merebus Singkat Sebelum Ditumis
Perebusan singkat atau blanching adalah metode yang efektif untuk mengurangi aroma tajam. Rebus irisan batang dalam air mendidih selama 1-2 menit, lalu tiriskan dan masukkan ke dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan. Metode ini membantu mempertahankan warna cerah dan menghilangkan sisa-sisa getah.
4. Menumis dengan Bumbu Aromatik
Menggunakan bumbu dasar seperti bawang putih, bawang merah, dan terasi yang melimpah akan membuat aroma masakan lebih menyatu. Tumis bumbu hingga harum sebelum menambahkan potongan batang kecombrang. Aroma bumbu akan menutupi sisa bau langu, menciptakan perpaduan rasa yang harmonis.
5. Menambahkan Unsur Asam Alami
Menambahkan bahan asam seperti asam jawa, jeruk nipis, atau belimbing wuluh dapat membantu menetralkan rasa getir yang tersisa. Reaksi kimia dari zat asam akan membuat cita rasa batang menjadi lebih segar dan menonjolkan aroma floral yang lembut. Ini sangat cocok untuk hidangan berkuah seperti sup ikan atau garang asem.
Ciri Kecombrang yang Segar
1. Warna Batang Cerah
Batang kecombrang yang segar memiliki warna hijau muda atau kemerahan yang cerah, tanpa bercak hitam. Warna yang kusam atau kecokelatan menandakan bahan tersebut sudah mulai membusuk.
2. Tekstur Padat dan Renyah
Batang yang berkualitas baik akan terasa keras dan padat saat ditekan. Jika batang terasa kenyal atau keriput, itu menandakan kadar airnya sudah berkurang.
3. Aroma Floral Segar
Aroma floral yang kuat dan segar adalah ciri utama bahan yang segar. Jika tercium bau asam atau busuk, sebaiknya jangan digunakan.
4. Ujung Batang Tertutup Rapat
Jika membeli bagian bunga, pastikan kuncupnya masih tertutup rapat. Ini menandakan bahwa tumbuhan tersebut dipetik pada usia yang tepat.
5. Tidak Ada Lendir pada Irisan
Bagian bawah batang yang dipotong harus kering dan bersih, tanpa lendir. Lendir menunjukkan adanya aktivitas bakteri akibat penyimpanan yang tidak baik.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Apakah batang kecombrang aman dimakan?
Ya, bagian dalam batang yang lunak aman dan umum dikonsumsi dalam berbagai masakan tradisional.
Bagaimana cara masak batang kecombrang agar tidak pahit?
Gunakan teknik perendaman air garam dan kupas bagian kulit luar yang keras sebelum diolah.
Bagian mana dari batang kecombrang yang paling enak?
Bagian dalam atau "hati" batang yang berwarna putih adalah bagian paling lezat dan minim aroma langu.
Bisa dibuat apa saja olahan batang kecombrang?
Batang ini sangat cocok dijadikan tumisan, campuran sambal bongkot, atau penambah aroma pada gulai ikan.
Kenapa masakan kecombrang bisa terasa sangat langu?
Hal ini biasanya terjadi karena getah pada batang tidak dibersihkan dengan benar melalui proses pencucian atau perebusan.
(brl/tin)
Source: liputan6.com /
Anugerah Ayu Sendari
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan
pemeriksaan
dan kurasi oleh Editorial.
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
5 Resep mochi daifuku dari kacang merah hingga matcha, manis dan super kenyalnya bikin puas lidah
09 / 01 / 2026 15:00 WIB
5 Resep olahan ayam goreng tradisional yang mudah dibuat, rasanya bikin nambah lagi
09 / 01 / 2026 20:11 WIB
9 Resep kreasi minuman matcha latte yang creamy dan menyegarkan, siap bangkitkan mood pecinta matcha
09 / 01 / 2026 14:00 WIB
















