Brilio.net - Cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia memang membuat beberapa masyarakat kesulitan beraktivitas di luar ruangan. Suhu panas atau panas terik memang dapat membuat tubuh cenderung mudah dehidrasi.

Kondisi tubuh yang dehidrasi tentu perlu dihindari demi mencegah timbulnya sejumlah masalah kesehatan. Mulai dari kram otot, mata kering, kulit kering, hingga sakit kepala. Jika dibiarkan begitu saja, dehidrasi berkepanjangan dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti batu ginjal.

Oleh karena itu, penting sekali untuk menjaga asupan air dalam tubuh supaya tetap terhidrasi. Selain dari air mineral, asupan cairan juga bisa didapat dari makanan, termasuk sayur-sayuran. Ada beberapa jenis sayur yang memiliki kandungan tinggi air sehingga dapat membantu menjaga hidrasi dalam tubuh, terutama saat cuaca panas.

Penasaran sayuran apa saja? Dilansir BrilioFood dari berbagai sumber pada Senin (16/5), berikut 11 sayuran yang bisa bantu jaga hidrasi tubuh.

1. Mentimun.

foto: unsplash.com

Mentimun termasuk salah satu sayuran yang dapat menghidrasi tubuh karena kandungan airnya cukup tinggi. Dilansir dari healthline.com, mentimun mengandung banyak air tetapi sangat rendah kalori.

Kombinasi ini bermanfaat untuk beberapa aspek kesehatan, termasuk menjaga hidrasi tubuh. Selain itu, timun bisa dikonsumsi langsung atau dimasak seperti ditumis atau sup.

2. Selada bulat.

foto: unsplash.com

Selain itu, selada juga masuk dalam jenis sayur yang tinggi kandungan air. Dilansir dari webmd.com, selada mengandung 95% air di dalamnya. Jumlah ini tentu bisa menjaga tubuh tetap terhidrasi setelah mengonsumsi selada.

Selain itu, sayuran segar satu ini juga memiliki manfaat lain, seperti membantu kekuatan tulang, kesehatan mata, dan meningkatkan kualitas tidur.

3. Seledri.

foto: unsplash.com

Sama halnya seperti selada, seledri pun mengandung 95% air di dalamnya. Sayuran berserat ini dapat mencegah tubuh dehidrasi, sekaligus meningkatkan kesehatan tubuh karena kandungan vitaminnya yang padat. Dilansir dari health.clevelandclinic.org, seledri mengandung vitamin K, folat, dan potasium yang cukup tinggi.

4. Tomat.

foto: pexels.com

Selain itu, tomat juga dikenal sebagai sayuran dengan tinggi kandungan air. Dilansir dari mashed.com, tomat mengandung hingga 95% air yang membuatnya cocok dikonsumsi saat cuaca panas untuk membuat tubuh tetap terhidrasi. Tomat dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, mulai dari dimakan mentah, dicampur dengan salad, atau disajikan sebagai topping sandwich.

5. Paprika.

foto: unsplash.com

Paprika dikenal sebagai sayuran yang sering ditambahkan dalam berbagai macam masakan. Rasanya yang pedas membuat paprika dapat membuat masakan semakin sedap. Namun, siapa sangka ternyata paprika juga memiliki kandungan air tinggi.

Kandungan tersebut dapat mencegah dehidrasi dalam tubuh jika dikonsumsi secara rutin. Dilansir dari health.com, kandungan air dalam paprika mencapai 90%. Selain itu, vitamin C yang tinggi pada sayuran ini juga bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh.

6. Kembang kol.

foto: pexels.com

Kembang kol merupakan sayuran silang yang kaya vitamin C dan vitamin K. Kandungan nutrisi lainnya juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan risiko kanker.

Selain itu, kembang kol juga tinggi kandungan air. Dilansir dari health.clevelandclinic.org, asupan air dalam kembang kol bisa mencapai 92%.

7. Zucchini.

foto: unsplash.com

Tinggi kandungan air dan serat, zucchini termasuk sayuran sehat yang juga bisa membuat tubuh merasa kenyang. 90% air yang terkandung di dalamnya bisa membuat tubuh tetap terhidrasi.

Dilansir dari healthline.com, mengonsumsi zucchini dapat meningkatkan asupan air dalam tubuh. Hal ini dapat membuat tubuh tetap terhidrasi dan mendukung manfaat kesehatan secara keseluruhan.

8. Bayam.

foto: pexels.com

Salah satu alasan mengapa bayam cenderung menyusut drastis saat dimasak adalah karena saat dimasak, bayam kehilangan air yang terkandung di dalamnya. Dilansir dari mashed.com, sayuran berdaun hijau berperi ini mengandung lebih dari 90% air di dalamnya.

Sedangkan air tersebut kemudian keluar dan menguap saat dimasak dan terkena hawa panas. Jika ingin mendapat asupan air yang cukup, lebih baik konsumsi bayam mentah atau minim proses pemasakan demi mempertahankan kandungan air di dalamnya.

9. Kale.

foto: unsplash.com

Selain bayam, kale juga jadi sayuran berdaun hijau yang tinggi kandungan air. Kadar air dalam kale bisa mencapai 89,63%, sehingga sangat cocok dikonsumsi saat cuaca panas untuk menghindari dehidrasi. Dilansir dari medicalnewstoday.com, kale juga bisa jadi sumber zat besi yang baik untuk antiinflamasi.

10. Kubis.

foto: freepik.com

Kubis seringkali dikonsumsi dalam kondisi mentah sebagai lalapan. Jenis sayuran ini tidak hanya kaya akan serat dan nutrisi, namun juga tinggi kandungan air.

Dilansir dari healthline.com, kandungan air dalam kubis bisa mencapai 92%. Sehingga mengonsumsi kubis bisa membantu tubuh tetap terhidrasi karena kandungan airnya yang tinggi.

11. Wortel.

foto: unsplash.com

Warna oranye pada wortel memang dikenal berasal dari beta karoten atau vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Namun selain itu, wortel juga tinggi akan kandungan airnya. Dilansir dari medicalnewstoday.com, kadar air dalam wortel bisa mencapai 88,29%. Tidak hanya itu, wortel juga bisa jadi sumber serat, folat, vitamin K, dan potasium yang baik.