Brilio.net - Ginjal adalah organ yang punya tugas dan banyak fungsi penting. Organ yang memiliki bentuk seperti kacang ini bertugas menyaring darah, membuang limbah melalui urin, memproduksi hormon, menyeimbangkan mineral, dan menjaga keseimbangan cairan. Memiliki segudang tugas, sudah selayaknya kamu menjaga kesehatan ginjal.

Namun akibat kelalaian gaya hidup yang tidak sehat, ginjal bisa sakit atau rusak. Dilansir dari healthline, ada banyak faktor risiko penyakit ginjal. Tapi yang paling umum adalah diabetes yang tidak terkelola dan tekanan darah tinggi. Ketika ginjal rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik, cairan dapat menumpuk di tubuh dan limbah dapat juga bisa menumpuk di dalam darah.

Mulailah menghindari serta membatasi makanan tertentu supaya dapat mengurangi akumulasi produk limbah dalam darah. Cegah kerusakan ginjal supaya tidak semakin parah. Pembatasan atau pengurangan makanan bervariasi, tergantung pada stadium penyakit ginjal. Konsultasikan terlebih dulu dengan ahlinya, jenis makanan apa yang perlu dihindari menurut kondisi tubuhmu.

Kasus ini biasa disebut dengan diet ginjal. Sederet makanan yang terdiri dari buah-buahan juga ada yang harus kamu hindari saat sakit ginjal. Umumnya diet ginjal ini membatasi natrium dan kalium hingga 2.000 mg per hari dan membatasi fosfor hingga 800-1.000 mg per hari. Tak hanya beberapa buah yang segar, buah kering seperti kismis, kurma, atau prem juga perlu dibatasi saat sakit ginjal. Ketika buah-buahan ini dikeringkan, kandungan kaliumnya semakin tinggi.

Berikut lima buah yang perlu kamu hindari saat sakit ginjal, Brilio Food rangkum dari berbagai sumber pada Minggu (22/8).

1. Alpukat.

foto: pixabay.com

Alpukat terkenal sehat lantaran kualitas nutrisinya, termasuk lemak, serat, dan antioksidan yang menyehatkan jantung. Buah ini juga sering digunakan untuk diet sehat. Tapi bagi penderita sakit ginjal, harus menghindari buah yang satu ini. Dilansir dari healthline, alpukat merupakan sumber potasium. Buah ini harus dibatasi atau dihindari jika kamu telah diberitahu dokter untuk lebih memperhatikan asupan potasium.

2. Jeruk.

foto: pixabay.com

Jeruk mengandung vitamin C yang bisa meningkatkan imun tubuh. Tapi buah ini juga punya kalium yang dipercaya tak baik dikonsumsi penderita ginjal. Saat diet ginjal, kamu perlu mengurangi asupan jeruk beserta olahannya. Kamu dapat mengganti asupan vitamin C dengan buah yang lebih aman seperti anggur dan apel.

3. Aprikot.

foto: pixabay.com

Aprikot salah satu buah yang kaya akan vitamin C, vitamin A, dan serat. Tapi sayang aprikot juga tinggi potasium. Satu cangkir aprikot segar memiliki 427 mg potasium. Baik buah segar atau jenis keringnya juga tinggi potasium. Oleh sebab itu, saat mengalami sakit ginjal, ada baiknya menghindari buah aprikot.

4. Tomat.

foto: pixabay.com

Tomat adalah buah yang juga tinggi akan kalium. Satu tomat halus mengandung 900 mg kalium. Bagi penderita ginjal sebaiknya mulai mengurangi mengonsumsi buah tomat beserta produk olahannya.

5. Pisang.

foto: pixabay.com

Pisang juga punya kandungan kalium yang tinggi. Satu pisang memiliki 422 mg kalium. Meskipun dikenal rendah sodium dan sehat untuk kesehatan, tapi sebaiknya dihindari dulu ketika ginjal sedang sakit.