Brilio.net - Singkong adalah salah satu bahan makanan yang dapat dibuat menjadi berbagai olahan. Mulai dari singkong goreng, singkong rebus, hingga tapai singkong. Tapai singkong bisa dinikmati secara langsung atau dapat dicampurkan dengan es.

Tapai singkong dibuat melalui proses fermentasi. Proses fermentasi yaitu reaksi oksidasi senyawa organik dengan ragi. Dari hasil fermentasi tersebut menghasilkan rasa tapai yang manis dan asam.

Namun, kamu perlu tahu bagaimana cara menyimpan tapai singkong agar awet. Sebab, tapai singkong jika tidak disimpan secara benar akan menyebabkan cita rasanya tidak segar lagi.

Berikut Brilio Food rangkum dari berbagai sumber, Senin (14/6), 5 cara menyimpan tapai singkong agar tahan lama.

1. Simpan dalam wadah tertutup.

foto: Instagram/@hobi_masak__

Simpan tapai singkong di wadah tertutup. Tutup rapat supaya udara tidak masuk yang nantinya bisa menyebabkan cita rasa dan aroma tapai berbeda.

2. Simpan di lemari es.

foto: Instagram/@dapoersikoko

Jika tapai sudah dimasukkan wadah tertutup, kemudian simpan di lemari es. Menyimpan tapai ke dalam lemari es akan membuat tapai menjadi lebih awet.

3. Jauhkan dari makanan yang berbau tajam.

foto: Instagram/@mariana_cjj

Sebaiknya jauhkan dari bahan makanan yang berbau tajam. Jika tidak, tapai singkong akan terkontaminasi dengan aroma makanan lain dan rasa tapai singkong tentu bisa berubah.

4. Simpan dalam freezer.

foto: Instagram/@inceskitchen01

Kamu bisa menyimpan tapai di freezer. Cara ini dilakukan agar dapat menghentikan proses fermentasi dan tapai singkong akan bertahan lebih lama.

5. Jangan disimpan terlalu lama.

foto: Instagram/@pawone_tari

Sebaiknya segera konsumsi tapai singkong. Jangan terlalu lama menyimpan makanan ini. Tapai singkong bisa mengeluarkan alkohol. Kemudian tapai akan mengeluarkan rasa pahit dan kurang sedap.