Brilio.net - Cobek memiliki banyak jenisnya. Di Indonesia, umumnya yang sering digunakan adalah cobek batu, cobek semen, cobek kayu, serta cobek tanah liat. Selain bahan bakunya, perbedaannya juga terletak pada beratnya. Cobek batu merupakan yang paling berat dibanding lainnya.

Walaupun begitu, cobek batu adalah yang paling digemari. Sebab, cobek ini sangat kuat dan dapat memudahkan penggunanya untuk menghaluskan bumbu dengan baik. Saat digunakan pun, cobek batu tidak mengeluarkan serpihan batu yang bisa mengontaminasi bumbu saat diulek.

Cobek semen, biasanya kurang baik dari segi kualitas karena warnanya bisa luntur. Sementara cobek kayu, biasanya lumayan sulit digunakan untuk menghaluskan bumbu. Di samping itu, cobek tanah liat biasanya hanya digunakan untuk menumbuk biasa. Cobek jenis ini jarang digunakan untuk menghaluskan bumbu.

Karena cobek batu adalah yang paling banyak digunakan, cobek ini pun memiliki kekurangan. Yaitu kerap bau jika tidak dirawat dengan baik. Berikut enam cara merawat cobek batu agar awet dan tidak bau, seperti dilansir Brilio Food dari berbagai sumber pada Rabu (23/6).


1. Jeruk nipis atau lemon.

foto: freepik.com

Jeruk nipis dan lemon sudah sangat dikenal dengan aromanya yang kuat. Oleh karena itu, bahan ini juga ampuh digunakan untuk merawat cobek batu agar tak ada lagi bau bumbu yang diulek.

Kamu bisa mengoleskannya pada cobek dan sikat sedikit menggunakan sikat kecil. Kemudian, bilas hingga bersih dan jangan lupa dikeringkan terlebih dahulu sebelum disimpan. Dijamin, cobek batu milikmu tidak lagi berbau.


2. Baking soda.

foto: freepik.com

Nampaknya sudah dikenal secara luas kalau baking soda ampuh untuk membersihkan perkakas dapur. Mulai dari berbagai panci, wajan, loyang dan cobek batu. Pada cobek, biasanya terdapat lubang-lubang kecil yang sulit dijangkau untuk dibersihkan.

Dengan bantuan baking soda, cobekmu akan bersih kembali. Setelah mengoleskan dengan cairan baking soda, kamu bisa menyikatnya dan mendiamkan selama 5 menit. Setelah itu, tinggal dibersihkan dengan air dan sabun cuci.


3. Ampas kelapa.

foto: freepik.com

Selain baking soda, kamu juga bisa membersihkan sela-sela pada cobek menggunakan ampas kelapa. Kamu dapat menaruh dan menyebarkan ampas kelapa ke seluruh permukaan cobek. Tekan-tekan atau sikat, lalu tunggu beberapa saat sampai minyaknya keluar. Jika sudah, bisa bersihkan cobek dengan air dan sabun.


4. Minyak kelapa.

foto: freepik.com

Minyak kelapa dapat berfungsi untuk menghilangkan bau pada cobek batu. Caranya adalah dengan mengoleskan cobek dengan minyak kelapa, kemudian panggang sebentar di atas api kecil sampai mengeluarkan asap. Setelah itu, bilas cobek sampai bersih dan dapat digunakan kembali tanpa bau.


5. Dijemur.

foto: freepik.com

Setelah dibersihkan, kamu bisa mengeringkan cobek batu di bawah sinar matahari. Fungsinya adalah agar bau yang ada pada cobek menguap dan hilang sepenuhnya. Selain itu, dengan menjemurnya pun bisa membunuh berbagai bakteri penyebab jamur yang kemungkinan masih tersisa pada cobek.


6. Simpan di tempat kering.

foto: freepik.com

Hal ini penting untuk dilakukan. Karena, sia-sia saja cobek batu dijemur kalau tetap disimpan pada tempat yang berisiko membuatnya lembap. Sehingga, sebaiknya menyimpan cobek di tempat kering.