Kenikir atau ulam raja merupakan primadona lalapan tradisional di tanah air yang tak hanya enak, tapi juga menyehatkan. Mengutip data dari pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id, tanaman bernama ilmiah Cosmos caudatus ini tergolong sangat mudah dibudidayakan dan punya pertumbuhan yang kilat. Agar hasilnya maksimal, kenikir sebaiknya diletakkan di tempat terbuka yang terpapar matahari penuh dengan kondisi tanah subur serta pembuangan air (drainase) yang lancar.
Bukan sekadar penghias piring, kenikir mengandung zat aktif seperti alkaloid dan flavonoid yang bagus untuk tubuh. Bahkan, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai pestisida alami bagi kebun organik. Melihat segudang manfaatnya, menanam sendiri di halaman rumah adalah pilihan cerdas. Salah satu cara yang paling antiribet adalah melalui teknik stek batang. Berikut detail langkahnya dikutip BrilioFood dari Liputan6, Senin (19/1).
Alasan Memilih Teknik Stek Batang
Metode ini punya banyak kelebihan buat penyuka berkebun skala rumahan:
- Tanaman jauh lebih cepat besar dibandingkan jika mulai dari biji.
- Karakteristiknya bakal persis sama dengan tanaman induk yang kita ambil batangnya.
- Sangat hemat tempat, cocok untuk lahan terbatas.
- Langkahnya sederhana, tidak perlu menyemai benih yang rumit.
- Sangat bersahabat bagi yang baru mulai belajar berkebun.
Persiapan Alat dan Bahan
Siapkan beberapa hal berikut sebelum mulai menanam:
- Induk tanaman kenikir yang terlihat sehat dan segar.
- Polybag (ukuran kecil atau sedang).
- Tanah yang gembur dan subur.
- Pupuk kandang yang sudah matang sempurna.
- Pisau tajam atau cutter.
- Cetok.
- Larutan perangsang akar (ZPT), jika ada.
Tahapan Menanam Kenikir dari Batang
1. Menentukan Batang yang Bagus
Cari batang yang sehat dan bebas dari gangguan hama. Kriteria yang pas adalah batang yang sudah mulai berkayu dengan diameter minimal 1 cm.
2. Proses Pemotongan
Gunakan pisau tajam untuk memotong batang secara miring (menyerong). Panjang potongan yang ideal adalah antara 15 sampai 20 cm.
3. Pemberian Perangsang Akar
Agar akar cepat keluar, rendam bagian bawah potongan batang ke dalam larutan ZPT selama kurang lebih 3-5 menit.
4. Mengolah Media Tanam
Siapkan wadah dan campurkan tanah dengan pupuk kandang. Gunakan perbandingan 2:1 agar nutrisi tanah tercukupi.
5. Proses Penanaman
Isi polybag dengan media tanam, buat lubang di tengahnya, lalu tancapkan batang kenikir dengan posisi tegak lurus.
6. Pemberian Air
Siram tanah sampai lembap. Pastikan penyiraman dilakukan secara rutin tiap pagi atau sore hari agar tanaman tidak kekeringan.
7. Pengaturan Cahaya
Letakkan tanaman di area yang terkena sinar matahari, karena kenikir sangat menyukai asupan cahaya matahari secara utuh.
Biasanya dalam waktu 1 hingga 2 minggu, tunas-tunas baru dan akar akan mulai muncul menandakan tanaman sudah hidup.
Perawatan Rutin Menuju Panen
Setelah tanaman terlihat stabil, cukup beri pupuk organik setiap 10-14 hari sekali. Jika sudah memasuki hari ke-30 atau 35 setelah ditanam, daun-daun kenikir yang segar sudah siap dipanen untuk teman makan nasi.
FAQ Seputar Cara Stek
1. Bagaimana ciri batang kenikir yang gagal tumbuh setelah distek?
Jika dalam seminggu batang berubah warna menjadi hitam kecokelatan dan teksturnya lembek atau membusuk, tandanya stek gagal. Pastikan media tanam tidak terlalu becek agar batang tidak busuk.
2. Apakah perlu membuang daun pada batang saat baru akan ditanam?
Ya, sebaiknya sisakan 2-3 helai daun saja di bagian pucuk. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penguapan agar energi tanaman fokus pada pembentukan akar baru.
3. Kapan waktu terbaik untuk melakukan pemotongan batang stek?
Sangat disarankan melakukan pemotongan pada pagi hari saat tanaman dalam kondisi turgor (kadar air) yang maksimal, sehingga batang tidak cepat layu saat dipindahkan.
4. Bisakah menanam kenikir langsung di tanah tanpa polybag?
Bisa saja, namun penggunaan polybag memudahkan dalam pengawasan kelembapan dan pemindahan posisi untuk mendapatkan sinar matahari terbaik di awal masa pertumbuhan.
5. Apa tandanya jika tanaman kenikir kekurangan sinar matahari?
Tanaman akan mengalami etiolasi, yaitu batang tumbuh sangat panjang namun kurus dan lemah, serta warna daun cenderung pucat atau kuning.