Brilio.net - Melihat tanaman yang tadinya segar tiba-tiba tampak lesu tentu bikin panik. Daun yang menguning sering menjadi tanda awal bahwa tanaman sedang berada dalam kondisi tidak sehat dan hampir mati.

Perubahan warna daun ini biasanya tidak terjadi begitu saja. Ada banyak faktor yang bisa memicunya, mulai dari kesalahan penyiraman, kurang cahaya, hingga masalah pada media tanam yang jarang disadari.

Jika tidak segera ditangani, daun yang menguning akan diikuti batang yang melemah dan pertumbuhan yang terhenti. Tanaman pun perlahan kehilangan daya hidupnya meski masih terlihat berdiri di pot.

Untuk mencegah hal itu, kamu bisa simak triknya yang telah BrilioFood rangkum dari TikTok @planteria.id.

Cara mengatasi tanaman hampir mati dengan bahan dapur.

1. Campur gula dan baking soda dengan air hangat.

foto: TikTok/@planteria.id

Siapkan wadah, lalu masukkan 1 sendok makan gula pasir dan 1 sendok makan baking soda ke dalam air hangat. Gula berfungsi sebagai sumber energi tambahan untuk mikroorganisme baik di tanah, sementara baking soda membantu menekan jamur penyebab daun menguning. Aduk perlahan sampai semua bahan larut sempurna.

2. Tuangkan cuka secukupnya lalu aduk kembali.

foto: TikTok/@planteria.id

Setelah larutan tercampur, tambahkan cuka secukupnya sambil diaduk perlahan. Cuka membantu menyeimbangkan kondisi tanah dan menghambat perkembangan bakteri atau jamur tertentu. Jangan menuang terlalu banyak agar larutan tidak terlalu asam dan tetap aman untuk tanaman.

3. Pindahkan ke botol semprot dan aplikasikan ke tanaman.

foto: TikTok/@planteria.id

Tuangkan larutan ke dalam botol spray agar lebih mudah digunakan. Semprotkan ke bagian daun yang menguning dan sedikit ke permukaan tanah, sebaiknya pada pagi atau sore hari. Lakukan secukupnya saja agar tanaman tidak stres, lalu amati perubahan dalam beberapa hari ke depan.

FAQ Seputar fungsi cuka untuk tanaman.

Cuka sering dimanfaatkan sebagai bahan dapur yang punya fungsi tambahan untuk perawatan tanaman. Meski alami, penggunaannya tetap perlu dipahami agar tidak berdampak buruk.

1. Apakah cuka bisa membantu menurunkan pH tanah?

Cuka bersifat asam sehingga dapat membantu menurunkan pH tanah yang terlalu basa. Ini bermanfaat untuk tanaman yang menyukai tanah asam seperti azalea atau blueberry. Namun penggunaannya harus sangat diencerkan agar tidak merusak akar.

2. Apakah cuka bisa digunakan sebagai pembasmi hama tanaman?

Cuka dapat membantu mengusir hama kecil seperti semut atau kutu daun jika digunakan dengan campuran air. Aroma dan sifat asamnya tidak disukai serangga tertentu. Meski begitu, cuka bukan insektisida utama dan hanya cocok sebagai solusi ringan.

3. Kenapa cuka tidak boleh langsung disiramkan ke tanah?

Cuka murni terlalu asam dan bisa membakar akar tanaman jika digunakan langsung. Kondisi ini justru membuat tanaman semakin stres dan berisiko mati. Karena itu, cuka harus selalu diencerkan dan digunakan dalam jumlah terbatas.

4. Apakah cuka bisa membantu mengatasi jamur pada tanaman?

Dalam konsentrasi rendah, cuka bisa membantu menekan pertumbuhan jamur di permukaan daun. Sifat antijamurnya bekerja dengan menghambat perkembangan spora. Penggunaan berlebihan tetap perlu dihindari karena bisa merusak jaringan daun.

5. Seberapa sering cuka aman digunakan untuk tanaman?

Cuka sebaiknya digunakan sesekali saja, bukan sebagai perawatan rutin. Terlalu sering memakai cuka dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme tanah. Gunakan hanya saat tanaman benar-benar membutuhkan penanganan khusus.