Brilio.net - Andrea Dian Indria Sari Setiawan atau yang lebih dikenal dengan nama Andrea Dian sudah lama berkarier sebagai aktris. Tak hanya kemampuan aktingnya yang patut diacungi jempol, pola hidup sehat istri Ganindra Bimo ini juga bisa jadi inspirasi.

Tak hanya rajin berolahraga, dari berdiet, Andrea Dian dapat memiliki bentuk tubuh ideal dan atletis. Program diet sehat Andrea Dian ini juga bertujuan untuk menjaga kekebalan tubuh. Seperti yang diketahui, melalui akun Instagram pribadi, wanita 36 tahun ini memiliki riwayat penyakit autoimun.

"Konsultasi lebih lanjut ke dokter specialist autoimmune lebih disarankan. Ada (makanan yang perlu diperhatikan selama autoimun). Tidak makan makanan yang berisiko menimbulkan peradangan. Memperbanyak makan makanan yang kaya zat gizi." tulisnya di Instagram Stories.

Andrea Dian pun sangat selektif ketika memilih bahan makanan. Ia memiliki catatan tersendiri tentang jenis makanan yang harus ia hindari. Apa saja itu? Berikut BrilioFood rangkum dari dari Instagram @andreadianbimo dan laman kesehatan, Selasa (16/11).

1. Makanan mengandung gluten.

foto: pexels.com

Andrea Dian menghindari makanan yang mengandung gluten. Pola makan ini dikenal dengan gluten free. Dilansir dari healthline.com, menghindari makanan mengandung gluten bisa bermanfaat untuk mencegah inflamasi.

Makanya untuk penderita autoimun seperti Andrea Dian, direkomendasikan menghindari jenis makanan ini. Di sisi lain, diet gluten free juga bisa mendukung penurunan berat badan, lho.

2. Produk susu hewani.

foto: pexels.com

Produk susu hewani juga dihindari oleh Andrea Dian. Menurut purefreefrom.co.uk, manfaat dari menghindari produk susu hewani yaitu bisa mencegah tubuh dari lemak jenuh, gula, serta garam yang bisa meningkatkan berat badan.

3. Kacang-kacangan.

foto: pexels.com

Kacang-kacangan kerap dijadikan makanan sehat oleh sejumlah orang. Namun, Andrea Dian menghindarinya lantaran makanan ini bisa membahayakan kondisi autoimun. Dikutip dari snackfirst.com, kacang termasuk makanan tinggi kandungan lemak. Walaupun 70 persennya adalah lemak tak jenuh, namun sisanya termasuk lemak jenuh.

4. Produk olahan.

foto: pexels.com

Jenis makanan yang mengalami proses pengolahan juga dihindari oleh Andrea Dian. Dilansir dari nhs.uk, sejumlah makanan olahan ini seperti sereal, keju, roti, sosis, pastry, dan lainnya.

Selain untuk menjaga agar berat badan nggak mudah naik, menghindari produk olahan juga baik untuk kesehatan Andrea Dian. Makanya ia lebih memilih mengonsumsi real food atau makanan tanpa olahan, misalnya daging hewani asli, sayuran, buah, dan lain-lain.

5. Pemanis buatan.

foto: pexels.com

Andrea Dian juga nggak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan seperti soda, buah kalengan, dan lain-lain. Dikutip dari kaynutrition.com, pemanis buatan ini bisa mengganggu kemampuan alami tubuh untuk mengatur asupan kalori.

Mengonsumsi pemanis buatan membuat otak seolah kecanduan makanan manis dan berkalori tinggi. Jika terlalu banyak, bisa memicu kenaikan berat badan juga berbahaya untuk penderita autoimun.

6. Pewarna makanan.

foto: pexels.com

Selain karena tidak ada kandungan nutrisi, dilansir dari organicauthority.com, pewarna makanan juga bisa berisiko menyebabkan sejumlah penyakit. Busa berisiko memicu autoimun.

7. Makanan berpengawet.

foto: pexels.com

Makanan pengawet juga dihindari oleh Andrea Dian. Menurut medicalnewstoday.com, pengawet makanan ini bisa berisiko mempengaruhi kerja sistem imun tubuh jadi kurang baik untuk penderita autoimun seperti Andrea Dian.

Tak hanya autoimun, makanan mengandung pengawet juga kurang disarankan untuk kesehatan secara keseluruhan. Dilansir dari kent.co.in, sejumlah kandungan pada pengawet bisa bercampur dengan asam lambung dan menjadi penyebab penyakit, dapat meningkatkan risiko kanker.