Brilio.net - Minyak goreng yang sehat memang sebaiknya tidak digunakan berkali-kali. Oleh karena itu, ada saatnya kamu harus membuang minyak bekas yang sudah digunakan (jelantah). Namun perlu diketahui bahwa membuang minyak jelantah yang baru dipakai sebenarnya nggak boleh sembarangan, lho, apalagi kalau minyak masih panas.

Minyak jelantah yang masih panas cenderung berbahaya ketika dibuang langsung, baik di tempat sampah atau wadah untuk tampungan. Suhu minyak yang masih tinggi bisa menyebabkan permukaan benda yang terkena siraman jadi rusak. Terlebih jika benda tersebut tidak tahan panas. Bisa-bisa perabotan di dapur atau wadah yang digunakan justru rusak.

Maka dari itu, banyak orang memilih untuk menunggu hingga suhu minyak dingin, baru dibuang. Padahal menunggu perubahan suhu minyak jelantah ini bisa memakan waktu yang cukup lama, lho. Kamu pun terpaksa harus membiarkan panci atau wajan kotor berisi minyak jelantah di dapur.

Bagi sebagian orang, meninggalkan panci kotor masih terisi minyak sungguh mengganggu. Seperti yang dirasakan salah satu warganet TikTok. Dalam video yang diunggah melalui TikTok/@desireyourhome, dia mengungkapkan kekesalannya setelah memasak karena harus membiarkan minyak jelantah panas di panci kotor. Sedangkan dia mengaku harus keluar rumah karena ada keperluan.

"when i am cooking something with hot grease, i don't like it to sit on the stove until i get home (ketika aku memasak sesuatu dengan minyak panas, aku tak suka membiarkannya (minyak panas) di atas kompor sampai aku pulang)," terangnya dikutip BrilioFood dari TikTok/@desireyourhome pada Jumat (21/10).