Brilio.net - Pada dasarnya, gelas berfungsi sebagai tempat untuk minum. Tak hanya untuk air putih, gelas juga digunakan sebagai wadah teh atau kopi yang hendak diminum. Bahkan kini, banyak jenis gelas yang dijual dengan desain estetik dan bahan kuat.

Sayangnya, nilai estetik tersebut bisa berkurang jika kondisi gelasnya kotor dan penuh noda. Biasanya hal ini terjadi pada gelas-gelas yang kerap dipakai menyeduh teh. Dilansir dari theguardian.com, noda cokelat tersebut berasal dari tanin (asam tanat) yang terdapat dalam teh. Nah, tanin inilah yang juga berdampak memunculkan warna cokelat pada teh ketika diseduh.

Noda cokelat ini kerap menempel di bagian dinding atau dasar gelas. Karena cenderung sulit dibersihkan, noda tersebut bisa berubah jadi kerak. Nah, kerak teh ini akan menempel dan bikin tampilan gelas jadi kusam sekalipun sudah dibersihkan dengan sabun cuci piring.

Alih-alih menggunakan sabun cuci piring, sejumlah orang biasanya akan menggunakan sitrun (citric acid) untuk menghilangkan noda tersebut. Bahan satu ini memang kerap dijadikan sebagai pembersih noda membandel, seperti kerak teh. Sifat sitrun yang keras pada dasarnya bisa melunakkan kerak yang sangat keras dan sulit terkelupas.