Brilio.net - Moms, tumbuh kembang si kecil sangat dipengaruhi dengan apa yang ia makan sehari-hari. Pasti pernah kan merasa frustasi karena si kecil picky eater atau melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM)? Bersabar ya moms, kita sudah capek-capek menyiapkan masakan bergizi tinggi, tapi ujung-ujungnya malah ditolak mentah-mentah.

Permasalahan utama biasanya karena lidah si kecil nggak suka dengan rasa masakan sehat yang hambar. Bbikin si kecil makan lahap sebenarnya bisa dimulai dari hal yang sederhana. Apa itu? Yuk mulai dengan memberikan sentuhan rasa gurih atau umami yang pas.

Menghadapi anak yang picky eater atau sedang melancarkan aksi Gerakan Tutup Mulut (GTM) memang sering bikin mengelus dada. Kita sudah capek-capek menyiapkan masakan bergizi tinggi, tapi ujung-ujungnya malah ditolak mentah-mentah cuma karena rasanya dianggap kurang pas di lidah mereka. Padahal, rahasia bikin si kecil makan lahap sebenarnya bisa dimulai dari hal yang sederhana: memberikan sentuhan rasa gurih atau umami yang pas.

Apakah MSG Memiliki Manfaat untuk Tumbuh Kembang Anak?

Secara gizi, MSG memang bukan sumber nutrisi utama yang mengandung vitamin atau mineral untuk menutrisi fisik dan otak anak secara langsung. Tapi, peran penyedap rasa ini justru sangat krusial di gerbang utamanya, yaitu membangkitkan selera makan. Makanan yang lezat dan tidak hambar membuat momen makan jadi jauh lebih menyenangkan. Saat anak makan dengan senang hati, otomatis asupan gizi harian dari daging, sayuran, dan karbohidrat yang kita sajikan bisa masuk dengan mulus ke dalam tubuhnya.


Foto: Shutterstock.com

Menariknya lagi dari sisi medis, rasa lezat yang dihasilkan MSG mampu merangsang produksi cairan pencernaan di lambung. Jadi, selain membuat anak semangat mengunyah, proses pencernaan di dalam perut pun berjalan lebih optimal sehingga nutrisi makanan dapat diserap tubuh dengan maksimal.

Cara Menggunakan MSG dalam Makanan Anak

Biar nutrisinya tetap aman, ada trik khusus saat memasak harian. Pertama, taburkan secukupnya saja karena sedikit bumbu sudah bikin cita rasa masakan keluar secara maksimal. Fokus utamanya harus selalu pada gizi seimbang, jadi jadikan penyedap ini sebagai pelengkap rasa saja.

Kalau masih ada rasa khawatir soal keamanannya, tenang saja. Lembaga kesehatan internasional seperti WHO dan FDA, serta BPOM di Indonesia, sudah mengonfirmasi bahwa MSG aman dikonsumsi sebagai bahan tambahan pangan.

MSG terbuat dari apa? Dari fermentasi tetes tebu alami, serupa dengan proses pembutan keju atau yoghurt. Uniknya lagi, kandungan natrium dalam MSG sebenarnya jauh lebih rendah dibanding garam dapur biasa, hanya sekitar sepertiganya saja.

Tips Membuat Makanan Anak Lebih Gurih dan Lezat

Biar makin juara nutrisinya, campurkan ke sumber gizi penting seperti daging, ikan, telur, sayuran, dan karbohidrat. Pantau juga total asupan natrium harian dari camilan atau makanan ringan lainnya agar tetap berada di batas aman. Nah, dari sini buatlah aneka masakan rumahan yang sudah lama jadi favorit keluarga. Ketika sudah terbiasa, bisa mulai memperkenalkan rasa-rasa lain yang lebih kompleks.

Langkah pertama. Gorengan favorit si kecil juga jadi pilihan untuk si kecil. Misalnya, bisa coba resep bakwan yang banyak sayuran untuk merangsang nafsu makan si kecil. Bakwan bisa jadi pilihan karena gampang dimakan dan rasanya yang renyah menggoda lidah. Kalau untuk masakan sehari-hari, bisa mencoba kuliner rumahan seperti resep tempe orek yang lezat dan kandungan protein nabatinya lengkap.

Foto: Shutterstock, Gemini

Chef Martin Praja menjelaskan bahwa MSG sebenarnya tidak mengubah rasa asli masakan, melainkan memperkuat cita rasa alami dari bahan-bahan yang kita masak. Sementara itu, dr. Sonia Wibisono juga mengungkapkan bahwa mengganti sebagian garam dapur dengan sedikit penyedap rasa adalah langkah cerdas untuk menekan total konsumsi natrium harian anak tanpa mengorbankan kelezatan makanan.

Kuncinya tentu ada pada pemakaian yang bijak dan terukur. Kita juga bisa memadukannya dengan bahan gurih alami seperti kaldu tulang, jamur, atau keju. Pada akhirnya, menciptakan hidangan yang sedap adalah kunci utama agar si kecil bisa menikmati makanan bergizinya tanpa drama susah makan.

FAQ Seputar MSG untuk Tumbuh Kembang Anak

Foto: Shutterstock.com

1. Apakah MSG baik untuk tumbuh kembang anak?
Bukan nutrisi utama, tapi aman digunakan agar masakan lebih lezat dan gizi anak harian tercukupi.

2. Apakah anak boleh mengonsumsi MSG?
Boleh. BPOM, FDA, dan WHO menyatakan MSG aman untuk anak dalam batas wajar.

3. Apakah MSG bisa meningkatkan nafsu makan anak?
Ya. Rasa gurihnya (umami) efektif memancing selera makan anak yang sedang picky eater.

4. Apakah MSG lebih baik daripada garam untuk anak?
Dari sisi natrium, ya. MSG hanya mengandung ~12% natrium, jauh lebih rendah dibanding garam dapur (~40%).

5. Berapa banyak MSG yang boleh dikonsumsi anak?
Secukupnya. Cukup gunakan sejumput atau seujung sendok teh sampai rasanya pas di lidah.