Anti rugi! Trik simpel bikin masakan hampir basi aman dikonsumsi, cuma pakai 1 bumbu dapur
Diperbarui 28 Agt 2025, 15:40 WIB
Diterbitkan 29 Agt 2025, 15:00 WIB

Brilio.net - Buat kamu yang sibuk atau ingin hemat, memasak sayur dalam jumlah banyak untuk stok makan beberapa hari ke depan itu memang solusi yang praktis banget. Jadi nggak perlu repot masak setiap hari. Tinggal simpan masakan di kulkas, lalu panaskan saat kamu mau makan. Hemat waktu, hemat biaya, dan hidup jadi lebih santai.
Tapi, ada kalanya kita suka lupa dan masakan belum sempat disimpan di kulkas. Alhasil, makanan yang harusnya jadi stok malah hampir basi. Kalau sudah begini, rasanya jengkel banget kan? Ciri-ciri masakan sayur yang hampir basi biasanya ditandai dengan bau yang nggak sedap, rasanya cenderung asam, dan terkadang ada buih di permukaannya.
Eits, Jangan Dibuang Dulu! Trik Sederhana Ini Bisa Selamatkan Masakanmu
Jika masakanmu sudah menunjukkan tanda-tanda akan basi, jangan buru-buru dibuang, ya. Ada cara jitu untuk menyelamatkannya supaya aman dikonsumsi lagi. Trik ini dibagikan oleh seorang pengguna Facebook, Dapoernya Linda, yang berhasil menyelamatkan masakan daun singkongnya.
"Bunda pasti sering menemukan masakan yang hampir basi. Eits jangan dibuang dulu bun, kita selamatkan dengan cara ini," ujar pemilik video tersebut, dikutip BrilioFood dari akun Facebook Dapoernya Linda.
Cara menyelamatkan masakan hampir basi agar aman dikonsumsi
foto: Facebook/@Dapoernya Linda
Trik ini simpel banget dan kamu hanya butuh satu bahan dapur yang pasti ada di rumah: bawang putih. Bahan sederhana ini punya kandungan luar biasa untuk menyelamatkan masakanmu. Bawang putih memiliki sifat antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan virus, lho. Makanya, bahan ini sering digunakan sebagai pengawet alami.
Langkah Demi Langkah Menyelamatkan Masakan yang Hampir Basi
1. Siapkan bawang putih. Ambil satu siung bawang putih, kupas, lalu cuci bersih. Kamu nggak perlu mengiris atau menghaluskannya, cukup biarkan utuh.
Cara menyelamatkan masakan hampir basi agar aman dikonsumsi
foto: Facebook/@Dapoernya Linda
2. Masukkan ke masakan. Panaskan masakan yang hampir basi di atas kompor. Setelah masakan mulai hangat, masukkan bawang putih utuh yang sudah kamu siapkan tadi.
3. Masak dan aduk. Masak masakan hingga mendidih. Diamkan sebentar selama kurang lebih 10 menit, sesekali aduk perlahan agar panasnya merata.
Cara menyelamatkan masakan hampir basi agar aman dikonsumsi
foto: Facebook/@Dapoernya Linda
4. Matikan kompor. Jika masakan sudah mendidih dan buih-buih di permukaannya sudah hilang, matikan kompor. Bawang putih sudah bekerja! Masakanmu pun berhasil terselamatkan dari basi.
Peringatan Penting: Kamu harus tahu kapan masakan masih bisa diselamatkan dan kapan harus dibuang. Menurut informasi dari webmd.com, meskipun tekstur dan rasa makanan basi sedikit berbeda, selama tidak ada masalah setelah memakannya, maka makanan tersebut boleh saja dikonsumsi. Tapi, jika masakanmu sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan lain, seperti munculnya jamur, itu artinya kamu harus segera membuangnya.
Cara menyelamatkan masakan hampir basi agar aman dikonsumsi
foto: Facebook/@Dapoernya Linda
Trik memanaskan masakan juga sangat penting. Dikutip dari webmd.com, masakan yang hampir basi bisa dipulihkan dengan dipanaskan di suhu 140 derajat Celcius selama 30 detik atau beberapa menit. Ini akan membunuh bakteri yang mungkin sudah mulai berkembang.
FAQ Terkait Makanan dan Kesehatan
1. Apakah semua jenis masakan bisa diselamatkan dengan cara ini?
Trik ini efektif untuk sayuran berkuah atau makanan berkuah lainnya. Untuk makanan kering seperti nasi, mungkin perlu cara lain. Jika sudah ada jamur, itu tanda makanan sudah benar-benar basi dan harus dibuang.
2. Bagaimana cara menyimpan masakan agar tidak cepat basi?
Setelah masakan matang, segera dinginkan hingga suhu ruang, lalu simpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas. Jangan simpan masakan dalam kondisi masih panas karena uap air akan memicu pertumbuhan bakteri.
3. Apakah aman mengonsumsi makanan yang sudah dipanaskan berulang kali?
Secara umum, aman, tetapi memanaskan masakan berulang kali dapat mengurangi kandungan nutrisinya. Selain itu, masakan yang terlalu sering dipanaskan dan didinginkan bisa memicu pertumbuhan bakteri jika tidak disimpan dengan benar.
4. Apa perbedaan makanan yang hampir basi dengan yang sudah basi total?
Makanan yang hampir basi biasanya baru menunjukkan tanda-tanda awal seperti rasa asam atau bau tidak sedap. Sedangkan makanan yang sudah basi total sudah mengalami perubahan fisik yang signifikan, seperti tekstur yang berlendir, bau busuk, atau bahkan tumbuhnya jamur.
5. Selain bawang putih, adakah bahan lain yang punya sifat antimikroba?
Ya, ada beberapa bahan alami lain yang memiliki sifat antimikroba, seperti jahe, kunyit, cuka, dan madu. Namun, efektivitasnya bisa berbeda-beda tergantung jenis makanan dan tingkat kebasiannya.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Punya botol minum tapi berlumut? Jangan dibuang! ini cara efektif membersihkannya agar kesat
- Ini cara mengempukkan ceker paling cepat, tak perlu dipresto dan direbus
- Warna hijau & empuk sempurna: Trik rahasia merebus daun singkong yang wajib dicoba
- Kentang goreng garing tahan lama, ternyata cuma tambah 2 bahan
- Minyak goreng keruh karena makanan bisa jadi jernih lagi seperti baru, begini cara mengatasinya
Tags
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas