Cara mudah bikin pupuk organik pelebat tanaman buah, modalnya cuma pakai bahan-bahan dapur ini
Diperbarui 26 Nov 2025, 15:29 WIB
Diterbitkan 29 Nov 2025, 12:30 WIB

Brilio.net - Banyak orang yang punya tanaman buah biasanya langsung mengandalkan pupuk kimia agar hasilnya cepat terlihat. Cara ini memang praktis, tapi efek jangka panjangnya kadang bikin tanaman gampang stres dan tanah jadi kurang sehat. Akhirnya, tanaman memang berbuah, tapi tidak selalu tumbuh maksimal.
Padahal, ada pupuk organik racikan sendiri yang diam-diam bisa bekerja lebih ampuh untuk melebatkan buah. Bahan-bahannya mudah ditemui, ramah lingkungan, dan lebih aman untuk jangka panjang. Yang menarik, pupuk organik ini justru bisa memperbaiki struktur tanah sehingga tanaman lebih kuat dalam menghadapi cuaca dan penyakit.
Dengan perawatan yang tepat, tanaman buah bisa menghasilkan panen yang lebih lebat tanpa ketergantungan pada pupuk kimia. Pupuk organik buatan sendiri memberi nutrisi yang stabil dan tidak "mengagetkan" tanaman. Hasilnya lebih alami, tanah tetap subur, dan buah tumbuh lebih maksimal.
Untuk mengetahui apa saja bahan yang bisa dipakai untuk membuat pupuk organik ini? Simak tutorialnya yang telah BrilioFood rangkum dari Instagram @susiinenidanu pada Rabu (26/11).
Cara mudah bikin pupuk organik.
1. Siapkan bahan-bahan utama.

foto: Instagram/@susiinenidanu
Untuk membuat pupuk organik ini, cukup siapkan satu butir telur, air cucian beras, satu sendok makan micin, dan sebotol kecil yakult. Semua bahan ini punya fungsi berbeda yang saling melengkapi supaya tanaman buah bisa lebih subur dan rajin berbuah. Setelah siap, campurkan semuanya ke dalam satu wadah bersih agar mudah diolah.
2. Aduk rata dan encerkan dengan air.

foto: Instagram/@susiinenidanu
Setelah seluruh bahan menyatu, aduk campuran tersebut sampai benar-benar merata. Larutannya kemudian diencerkan menggunakan dua liter air biasa supaya tidak terlalu pekat saat diaplikasikan ke tanaman. Langkah ini penting supaya akar tanaman menerima nutrisi secara lembut dan tidak kaget.
3. Siramkan langsung ke tanaman buah.

foto: Instagram/@susiinenidanu
Jika larutan sudah siap, langsung siramkan ke pangkal tanaman buah pilihanmu. Usahakan dilakukan di pagi atau sore hari agar penyerapan nutrisi lebih maksimal. Dengan pemakaian rutin, campuran pupuk organik ini bisa membantu tanaman lebih subur, daun lebih hijau, dan buah tumbuh lebih banyak.
FAQ Seputar manfaat poc dari telur, micin, dan air cucian beras.
Banyak orang mulai beralih ke POC buatan sendiri karena lebih hemat dan hasilnya sering kali tak kalah dari pupuk kimia. Campuran telur, micin, dan air cucian beras jadi salah satu racikan favorit yang dikenal cepat memacu pertumbuhan tanaman buah.
1. Apa benar POC telur, micin, dan air cucian beras bisa mempercepat pertumbuhan buah?
Benar, karena kombinasi ini mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan tanaman buah. Telur menyumbang kalsium dan protein, micin memberikan unsur nitrogen ringan, dan air cucian beras membawa mineral yang mudah diserap. Ketiganya membantu pembentukan bunga dan buah lebih cepat serta lebih stabil.
2. Apakah POC ini aman digunakan untuk semua jenis tanaman buah?
Umumnya aman untuk hampir semua tanaman buah, mulai dari jambu, mangga, jeruk, hingga pepaya. Kandungan nutrisinya bersifat organik dan tidak terlalu pekat sehingga tidak “membakar” akar. Namun, sebaiknya tetap gunakan sesuai takaran agar tanaman tidak mengalami kelebihan nutrisi.
3. Seberapa sering POC ini boleh diberikan?
Frekuensi idealnya adalah setiap 7–14 hari sekali, tergantung kondisi tanaman. Jika tanaman terlihat lemas atau baru dipindahkan, pemberiannya bisa diperjarang agar akarnya tidak stres. Tanaman yang sudah sehat biasanya akan sangat responsif dengan pemupukan rutin.
4. Apa tanda-tanda tanaman cocok dengan POC ini?
Tanda yang paling terlihat adalah batang dan daun tumbuh lebih cepat, warna daun lebih hijau, dan tunas baru bermunculan. Selain itu, tanaman buah akan lebih rajin berbunga karena suplai nutrisinya cukup. Jika daun tidak menguning atau mengering, artinya tanaman menerima nutrisinya dengan baik.
5. Apakah bau dari telur bisa mengundang hama?
Bau telur mentah memang bisa menarik hewan seperti kucing atau tikus jika takaran dan fermentasinya tidak tepat. Solusinya, pastikan campuran diaduk rata dan sudah dicampur air dalam jumlah cukup agar baunya netral. Pemberian langsung ke tanah tanpa tersisa di permukaan juga membantu mencegah hama datang.
(brl/psa)RECOMMENDED ARTICLES
- Daun tanaman terong bolong karena ulat? Atasi pakai 1 jenis rempah ini biar hama tak balik lagi
- Cara kreatif lindungi buah di tanaman terong agar bebas dari hama, cukup gunakan 1 sampah dapur ini
- Rahasia tanaman terong berbuah lebat dan tak mudah rontok, ternyata cukup diberi 1 bahan dapur ini
- Jangan dibiarkan, semut di tanaman terong bisa bikin buahnya rusak! Segera atasi dengan cara ampuh ini
- Eksperimen terong goreng anti serap minyak, cara bikin garing cuma tambah 1 bahan dapur ini
- Baru tahu, putih telur jadi senjata rahasia biar terong goreng nggak berminyak
- Lodeh terong santan, resep mudah yang bikin suasana makan makin hangat
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
5 Resep minuman segar berbahan buah, simpel dan menyehatkan
28 / 11 / 2025 15:00 WIB
5 Resep minuman kekinian ala cafe tanpa blender yang segar dan cantik, gampang dibuat di rumah
28 / 11 / 2025 17:00 WIB
5 Resep inspirasi menu masakan mancanegara dengan bahan sederhana di dapur
28 / 11 / 2025 19:11 WIB
5 Resep ide menu makan siang praktis dan enak untuk keluarga
28 / 11 / 2025 20:11 WIB
















