Cara praktis mencuci kain pel hitam jadi bersih modal bahan dapur, tanpa perlu dikucek
Diperbarui 9 Jul 2026, 14:48 WIB
Diterbitkan 9 Jul 2026, 11:00 WIB
Brilio.net - Kebersihan lantai rumah sangat memengaruhi kenyamanan kita saat beraktivitas di dalam ruangan. Namun, sisa kotoran, debu, dan minyak yang terangkat saat menyapu atau mengepel sering kali tertinggal di dalam serat kain pel, membuatnya berubah warna menjadi kehitaman dan mengeluarkan aroma tidak sedap jika tidak langsung dibersihkan dengan benar.
Mengucek kain pel yang sudah telanjur dekil tentu membutuhkan tenaga ekstra dan sering kali membuat kita malas untuk segera mengerjakannya. Untungnya, ada trik cerdas yang memanfaatkan kombinasi bahan-bahan di dapur untuk meluruhkan noda keras serta melenyapkan bau amis tanpa perlu menguras energi kita untuk menguceknya.
Mengapa Kain Pel Bisa Mengeluarkan Bau Amis?
Bau amis atau apak pada kain pel umumnya dipicu oleh pertumbuhan bakteri yang berkembang biak di lingkungan lembap. Ketika kita membersihkan lantai dari sisa tumpahan makanan atau minyak, partikel organik tersebut menempel di serat kain. Jika kain pel disimpan dalam kondisi setengah basah tanpa disinfeksi yang baik, bakteri akan memecah kotoran tersebut dan menghasilkan bau menyengat.
Trik Merendam Kain Pel Dekil dengan Bahan Dapur
Metode merendam ini memanfaatkan reaksi kimia alami dari bahan-bahan dapur untuk mengangkat noda secara mandiri. Kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga besar untuk mengucek serat kain yang kotor karena kotoran akan luruh dengan sendirinya ke air. Proses ini sangat efektif untuk mengembalikan kebersihan kain pel sekaligus membunuh kuman penyebab bau. Berikut detail langkahnya dikutip dari Instagram @saswardihutasoit, Kamis (9/7/2026).
Bahan:
- Air panas secukupnya (hingga merendam kain)
- Baking soda secukupnya
- Garam dapur secukupnya
- Sabun cuci piring secukupnya
Langkah:
1. Masukkan kain pel yang dekil ke dalam ember kosong, lalu tuangkan air panas sampai seluruh bagian kain terendam dengan sempurna.
foto: Instagram/@saswardihutasoit
2. Tambahkan baking soda, garam, serta sabun cuci piring secukupnya ke dalam air rendaman tersebut.
3. Aduk campuran air dan bahan pembersih secara merata memakai alat bantu, kemudian diamkan beberapa saat. "Tunggu aja sampai air rendamannya jadi dingin," ujarnya dikutip dari unggahan akun Instagram @saswardihutasoit.
foto: Instagram/@saswardihutasoit
4. Peras kain pel langsung setelah air mendingin tanpa perlu dikucek, lalu bilas menggunakan air bersih yang mengalir.
foto: Instagram/@saswardihutasoit
5. Jemur kain pel di bawah terik matahari atau di tempat yang berventilasi baik hingga kering sempurna sebelum digunakan kembali.
Tabel 1: Analisis Fungsi Kombinasi Bahan Pembersih Alami
| Bahan Dapur | Peran Utama | Mekanisme Pembersihan |
|---|---|---|
| 💧 Air Panas | Mematikan bakteri* | Melunakkan partikel kotoran dan lemak yang membeku di serat kain sehingga lebih mudah dibersihkan. |
| 🧂 Baking Soda | Menghilangkan bau | Membantu menyerap aroma amis sekaligus menetralkan keasaman noda organik pada kain. |
| 🧂 Garam Dapur | Antiseptik alami | Membantu melepaskan ikatan kotoran padat yang menempel kuat pada serat kain. |
| 🫧 Sabun Cuci Piring | Mengangkat lemak | Mengikat sisa minyak dapur agar mudah larut dan terbilas bersama air rendaman. |
*Air panas membantu menurunkan jumlah mikroorganisme pada kondisi tertentu, tetapi efektivitasnya bergantung pada suhu dan lama perendaman.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)
Apakah jenis kain pel tertentu bisa rusak jika direndam air panas?
Kain pel berbahan katun asli atau mikrofiber umumnya sangat aman, namun kain pel yang memiliki banyak kandungan plastik sintetis berisiko melar atau rapuh jika terkena air mendidih.
Bagaimana cara menyimpan kain pel agar tidak mudah bau apak setelah dicuci?
Simpan dengan posisi kepala kain pel menghadap ke atas (digantung) di tempat kering yang terkena sirkulasi udara baik agar sisa kelembapan di dalam serat cepat menguap.
Bolehkah sabun cuci piring diganti dengan detergen pakaian biasa?
Boleh saja, namun sabun cuci piring memiliki kemampuan formula khusus untuk melarutkan sisa residu minyak dan lemak lantai yang menempel di kain pel jauh lebih baik daripada detergen baju.
Mengapa lantai kadang terasa lengket setelah kain pel dibersihkan dengan metode ini?
Hal itu biasanya terjadi karena proses pembilasan kain pel kurang bersih, sehingga sisa sabun atau soda kue masih tertinggal di serat kain saat dipakai mengepel kembali.
Berapa lama idealnya kita harus mengganti kepala kain pel dengan yang baru?
Meskipun rutin dibersihkan dengan trik ini, kepala kain pel sebaiknya diganti secara berkala setiap 3 hingga 4 bulan sekali demi menjaga higienitas lantai rumah kita.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Trik ampuh rontokkan lemak membandel di saringan wastafel tanpa bahan kimia keras
- Cara menajamkan gunting tumpul dan berkarat di rumah, modal sabun cuci piring dan botol sirup
- Pantas tagihan listrik loncat! Ternyata cara kita pakai freezer ini jadi pemicu bunga es
- Cara mencuci celemek dapur yang penuh noda minyak agar bersih dan tidak bau apek
- Tanpa air panas dan sabun, begini trik mengepel lantai agar wangi, kesat, dan tidak licin berhari-hari
- Trik mengepel lantai pakai cuka dapur, hasilnya bersih, kesat, dan wangi tahan lama
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Cuma ada telur di kulkas? Yuk cobain telur dadar padang dengan bahan seadanya di dapur yang lezat
07 / 07 / 2026 19:00 WIB -
11 Resep olahan hati sapi ala rumahan terbaru, enak untuk stok lauk
08 / 07 / 2026 11:00 WIB -
17 Resep olahan ikan asap, enak, sederhana dan mudah dibuat
08 / 07 / 2026 09:00 WIB