Kenapa ayam goreng cepat gosong tapi dagingnya masih mentah? Sering banget kita nggak sadar lakuin ini
Diperbarui 22 Jun 2026, 15:02 WIB
Diterbitkan 22 Jun 2026, 09:00 WIB

Brilio.net - Menggoreng ayam keliatannya gampang, tinggal cemplungin ke minyak panas terus tunggu sampai warnanya kecokelatan. Tapi kita pasti pernah kan, pas dipotong ternyata bagian dekat tulangnya masih merah dan berdarah, padahal kulit luarnya sudah mau gosong? Momen zonk kayak gini sering banget bikin kesal, apalagi kalau kita sudah kelaparan dan membayangkan ayam goreng yang juicy dan matang sempurna.
Masalah ayam goreng yang matang sebelah ini biasanya bukan karena kualitas ayamnya yang jelek, melainkan karena teknik menggoreng yang kurang tepat. Kebiasaan-kebiasaan kecil saat mempersiapkan ayam dan mengatur suhu kompor justru jadi pemicu utamanya. Biar hal ini nggak terulang lagi, kita bisa coba beberapa hack sederhana berikut yang dijamin bikin ayam goreng matang merata sampai ke dalam.
Jangan Menggoreng Ayam yang Masih Dingin dari Kulkas
Menurunkan ayam langsung dari freezer atau kulkas ke minyak panas adalah kesalahan fatal yang sering kita lakukan. Perbedaan suhu yang drastis membuat bagian luar ayam cepat matang dan gosong karena panas minyak, sementara suhu dingin di dalam daging menahan proses pematangan. Sebaiknya, biarkan ayam mencapai suhu ruang terlebih dahulu sebelum mulai digoreng agar panas minyak bisa merambat dengan seimbang.
Bahan
Ayam yang sudah diungkep atau dimarinasi (suhu kulkas)
Langkah
1. Keluarkan ayam dari kulkas sekitar 20 sampai 30 menit sebelum digoreng.
2. Diamkan di meja dapur dalam wadah tertutup sampai suhunya sama dengan suhu ruangan.
3. Pastikan bagian dalam ayam sudah tidak terasa beku atau kaku saat disentuh sebelum masuk ke wajan.
Keringkan Permukaan Ayam Sebelum Masuk Wajan
Permukaan ayam yang masih basah atau mengandung banyak air akan menurunkan suhu minyak secara mendadak saat dimasukkan ke wajan. Kondisi ini membuat ayam harus digoreng lebih lama, yang akhirnya bikin kulit luar gosong akibat terlalu lama terendam minyak panas. Selain itu, air yang bertemu minyak panas juga memicu letupan yang berbahaya dan merusak tekstur renyah ayam.
Bahan/alat
- Ayam siap goreng
- Tisu dapur (paper towel)
Langkah
1. Ambil beberapa lembar tisu dapur yang bersih dan tebal.
2. Tepuk-tepuk seluruh permukaan daging ayam dengan lembut sampai tidak ada sisa air atau bumbu cair yang menggenang.
3. Pastikan kulit ayam benar-benar kering sebelum kita melapisinya dengan tepung atau langsung menggorengnya.
Atur Kompor dengan Api Sedang yang Stabil
Menggunakan api besar dengan harapan ayam cepat matang justru jadi penyebab utama bagian luar gosong sementara dalamnya masih mentah. Suhu minyak yang terlalu tinggi hanya akan mematangkan bagian permukaan secara agresif tanpa sempat menyalurkan panas ke bagian dalam daging. Kunci utama ayam matang merata adalah menjaga kestabilan suhu minyak dengan menggunakan api sedang sepanjang proses menggoreng.
Bahan/alat
- Ayam yang sudah dikeringkan
- Minyak goreng secukupnya
Langkah
1. Panaskan minyak dengan api sedang sampai mencapai suhu yang pas, jangan sampai minyak berasap.
2. Masukkan ayam satu per satu secara perlahan agar suhu minyak tidak turun drastis.
3. Jaga kestabilan api kompor di posisi sedang dan balik ayam secara berkala agar matangnya merata.
Sesuaikan Suhu Awal Minyak dengan Jenis Ayam
Untuk jenis ayam tertentu seperti ayam kampung atau ayam potongan besar yang belum diungkep, teknik minyak dingin atau hangat sangat efektif. Memasukkan ayam sejak minyak belum terlalu panas memberikan waktu bagi daging untuk matang perlahan dari dalam seiring naiknya suhu minyak. Cara ini mencegah kulit luar menjadi kering duluan sebelum hawa panas sempat menembus bagian tulang ayam.
Bahan/alat
- Ayam mentah potongan besar atau ayam kampung
- Minyak goreng dingin atau suam-suam kuku
Langkah
1. Tuang minyak ke dalam wajan dan langsung masukkan potongan ayam saat minyak masih dingin atau baru mulai hangat.
2. Nyalakan kompor dengan api kecil ke sedang agar suhu minyak naik secara bertahap bersamaan dengan proses pematangan daging.
3. Goreng terus sampai minyak berbuih banyak dan kulit ayam berubah warna menjadi cokelat keemasan yang cantik.
Tutup Wajan di Awal Proses Menggoreng
Menutup wajan saat awal menggoreng berfungsi untuk menciptakan efek uap panas di dalam wajan yang membantu mematangkan bagian dalam daging lebih cepat. Uap terperangkap ini mengondisikan suhu di sekitar ayam menjadi sangat panas, mirip seperti proses mengukus sambil menggoreng sekaligus. Setelah bagian dalam dirasa sudah cukup matang, kita bisa membuka tutupnya di menit-menit terakhir untuk mematangkan dan merenyahkan kulit luar.
Bahan/alat
- Ayam siap goreng
- Wajan dan tutup wajan yang pas
Langkah
1. Masukkan ayam ke dalam minyak panas, lalu segera tutup wajan dengan rapat menggunakan penutupnya.
2. Biarkan ayam digoreng dalam kondisi tertutup selama sekitar 5 sampai 7 menit pertama dengan api sedang-kecil.
3. Buka tutup wajan, balik ayam, dan teruskan menggoreng tanpa tutup sampai kulitnya kering dan renyah sempurna.
FAQ
Apakah semua jenis potongan ayam membutuhkan waktu goreng yang sama?
Tidak, potongan ayam yang memiliki tulang tebal seperti paha bawah (drumstick) dan paha atas (thigh) membutuhkan waktu lebih lama untuk matang dibanding bagian dada atau sayap. Dada ayam lebih cepat matang karena dagingnya lebih padat tanpa banyak jaringan ikat atau tulang besar di tengahnya.
Bagaimana cara membedakan ayam yang matang sempurna dengan ayam yang masih mentah tanpa harus memotongnya?
Kita bisa menggunakan termometer makanan dan menusukkannya ke bagian daging paling tebal tanpa menyentuh tulang; suhu internalnya harus mencapai 74 derajat Celsius. Kalau tidak ada termometer, tusuk ayam dengan garpu atau tusuk sate, lalu perhatikan cairan yang keluar. Jika cairannya bening, ayam sudah matang, tapi jika cairannya masih berwarna merah muda atau keruh, artinya dalamnya masih mentah.
Mengapa kita tidak boleh memasukkan terlalu banyak ayam sekaligus ke dalam wajan?
Memasukkan terlalu banyak ayam sekaligus (crowding the pan) akan membuat suhu minyak turun secara drastis seketika. Akibatnya, ayam bukan tergoreng dengan renyah, melainkan malah merebus dirinya sendiri di dalam minyak, membuat kulitnya lembek, menyerap terlalu banyak minyak, dan matangnya tidak merata.
Apakah minyak bekas menggoreng ayam sebelumnya bisa mempengaruhi tingkat kematangan ayam yang baru?
Ya, sangat berpengaruh. Minyak yang sudah sering digunakan atau mengandung banyak sisa remahan gosong akan membuat tampilan luar ayam yang baru digoreng cepat terlihat gelap dan gosong, meskipun bagian dalamnya belum terpapar panas yang cukup untuk matang.
Apa yang harus dilakukan jika terlanjur mengangkat ayam yang ternyata dalamnya masih berdarah?
Jangan memasukkannya kembali ke dalam minyak panas karena akan membuat bagian luarnya menjadi sangat keras dan kering. Solusi terbaiknya adalah memindahkan ayam ke dalam oven atau microwave dan memanaskannya selama beberapa menit sampai bagian dalamnya matang sempurna tanpa merusak kulit luarnya.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Resep ayam panggang madu tanpa oven tapi tetap lezat dan bumbu meresap, yuk cobain!
- Resep ayam panggang madu tanpa oven tapi tetap lezat dan bumbu meresap, yuk cobain!
- Resep ayam lada hitam seperti di kampung halaman, ternyata gampang dan ini rahasianya
- Mau bikin lauk yang bisa jadi camilan? Yuk cobain resep bola-bola ayam tahu yang lezat ini
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep ayam panggang madu tanpa oven tapi tetap lezat dan bumbu meresap, yuk cobain!
19 / 06 / 2026 20:00 WIB
7 Resep terong ungu berkuah tahu yang enak, segar, dan ekonomis untuk menu harian
21 / 06 / 2026 11:00 WIB
Resep ayam panggang madu tanpa oven tapi tetap lezat dan bumbu meresap, yuk cobain!
19 / 06 / 2026 20:00 WIB
7 Resep cumi basah bumbu Nusantara, ada rica, woku, rujak hingga balado
22 / 06 / 2026 14:00 WIB
















