Kompor tidak keluar api padahal gas masih ada? Ternyata 4 bagian ini yang perlu dicek
Diperbarui 22 Jun 2026, 16:19 WIB
Diterbitkan 22 Jun 2026, 11:00 WIB

Brilio.net - Kompor gas yang tiba-tiba susah menyala bisa bikin rencana masak berantakan dalam hitungan detik. Yang lebih menjengkelkan, masalah ini sering muncul di waktu yang paling tidak tepat—saat lapar, saat tamu sudah datang, atau saat bahan masak sudah siap di meja. Padahal, sebagian besar penyebabnya bukan karena kompor rusak total, melainkan hal-hal kecil yang bisa diatasi sendiri tanpa biaya servis.
Sebelum langsung memvonis gas habis atau kompor minta diganti, ada baiknya cek beberapa bagian kunci yang paling sering jadi biang keroknya. Dengan pemahaman yang tepat, masalah kompor klik-klik tanpa api bisa beres dalam waktu kurang dari 5 menit menggunakan alat yang kemungkinan besar sudah ada di rumah.
Jarum Pemantik (Igniter Pin) Kotor atau Bergeser
Jarum pemantik adalah komponen kecil yang tugasnya memunculkan percikan api untuk menyalakan gas. Kalau ujungnya tertutup kerak minyak atau posisinya bergeser terlalu jauh dari tungku, percikan yang dihasilkan jadi terlalu lemah untuk membakar gas. Masalah ini sangat umum di dapur dengan intensitas masak tinggi, terutama kalau jarang dibersihkan secara rutin.
Langkah:
1. Matikan kompor dan pastikan semua kenop dalam posisi off.
2. Lap ujung jarum pemantik menggunakan kain kering atau cotton bud yang sedikit dibasahi alkohol untuk menghilangkan sisa minyak dan kerak.
3. Periksa posisi jarum—jarak idealnya sekitar 3–4 mm dari tepi tungku. Kalau bergeser, geser perlahan menggunakan tang berujung lancip.
4. Coba nyalakan kompor kembali dan perhatikan apakah percikan api sudah muncul normal.
Kuningan Tungku (Burner Cap) Tersumbat Kerak
Kuningan tungku adalah piringan berlubang kecil tempat keluarnya gas yang akan dibakar. Saat memasak, sisa makanan yang tumpah bisa masuk ke lubang-lubang itu dan mengeras menjadi kerak gosong seiring waktu. Ketika lubang tersumbat, aliran gas terhambat sehingga api tidak bisa merembet merata—atau bahkan tidak menyala sama sekali meski percikan pemantik sudah ada.
Langkah:
1. Angkat kuningan dari atas kompor setelah memastikan kondisinya sudah dingin.
2. Sikat lubang-lubang kecil menggunakan sikat gigi bekas dengan gerakan memutar, atau gunakan tusuk gigi untuk menjangkau lubang yang lebih dalam.
3. Cuci kuningan dengan air hangat dan sabun, lalu keringkan sepenuhnya sebelum dipasang kembali.
4. Pasang kuningan kembali, pastikan posisinya duduk rata dan tidak miring.
Batu Baterai Habis (Khusus Kompor Tanam / Built-in Hob)
Kompor tanam modern tidak menggunakan percikan mekanik seperti kompor freestanding biasa, melainkan mengandalkan baterai sebagai sumber daya sistem pemantiknya. Ini yang sering terlupakan—kalau tidak ada bunyi klik sama sekali saat kenop diputar, bukan berarti kompornya rusak, tapi kemungkinan besar baterainya sudah habis. Baterai biasanya tersimpan di bagian bawah kompor atau di panel terpisah yang mudah diakses.
Langkah:
1. Cari kompartemen baterai di bagian bawah kompor tanam—biasanya berupa penutup kecil yang bisa digeser atau dibuka tanpa alat.
2. Keluarkan baterai lama, cek jenisnya (umumnya tipe D atau baterai besar), lalu ganti dengan baterai baru.
3. Pasang kembali penutup baterai, lalu coba nyalakan kompor untuk memastikan pemantik sudah berfungsi.
Regulator dan Selang Gas Bermasalah
Regulator adalah penghubung antara tabung gas dan selang yang mengatur tekanan aliran gas ke kompor. Di dalamnya terdapat bola kecil (ball bearing atau gotri) yang berfungsi sebagai katup pengaman, namun kadang gotri ini bisa mengunci secara tidak sengaja dan menghentikan aliran gas meski tabung masih penuh. Selang yang terjepit atau tertekuk juga bisa menyebabkan masalah serupa, di mana gas tidak mengalir meski pemantik dan kuningan dalam kondisi baik.
Langkah:
1. Cabut regulator dari tabung gas, lalu ketuk bagian atasnya perlahan 2–3 kali menggunakan gagang obeng atau benda tumpul sejenis untuk melepaskan gotri yang mungkin tersangkut.
2. Periksa selang gas dari pangkal ke ujung, pastikan tidak ada bagian yang tertekuk atau terjepit di balik lemari.
3. Pasang kembali regulator ke tabung gas hingga terasa terkunci, lalu nyalakan kompor untuk mengecek apakah aliran gas sudah lancar.
4. Kalau masalah berlanjut dan tercium bau gas, segera cabut regulator dan buka jendela dapur—jangan coba menyalakan kompor sebelum memastikan tidak ada kebocoran.
Tips Merawat Kompor Gas Supaya Awet dan Mudah Menyala
- Biasakan langsung menyeka area kompor setelah selesai memasak agar minyak dan sisa kuah tidak sempat mengeras menjadi kerak.
- Hindari memasak dengan volume air atau kuah yang terlalu penuh untuk mencegah luapan yang masuk ke lubang tungku.
- Cek kondisi selang gas secara rutin minimal 6 bulan sekali—perhatikan apakah ada retakan, getas, atau perubahan warna yang mencurigakan.
- Untuk kompor tanam, catat kapan terakhir kali mengganti baterai agar tidak kena momen baterai habis di waktu yang tidak tepat.
FAQ
Mengapa kompor gas berdesis saat dinyalakan tapi apinya tidak keluar?
Bunyi desis menandakan gas sudah keluar, tapi api tidak menyala biasanya karena pemantik kotor atau posisinya tidak tepat sehingga percikan tidak berhasil menyambar aliran gas. Bersihkan ujung jarum pemantik dan periksa jaraknya dari tungku.
Apakah aman memukul regulator gas saat kompor macet?
Aman, selama dilakukan dengan benar—ketuk bagian atas regulator perlahan menggunakan benda tumpul seperti gagang obeng. Tujuannya untuk melepas gotri di dalam regulator yang tersangkut. Jangan dipukul keras karena bisa merusak bodi regulator.
Berapa lama umur baterai pada kompor tanam?
Umumnya baterai kompor tanam berukuran D bisa bertahan antara 6 hingga 12 bulan, tergantung seberapa sering kompor digunakan. Kalau sudah terasa ada jeda antara saat kenop diputar dengan bunyi klik pemantik, itu pertanda baterai mulai lemah dan perlu segera diganti.
Bagaimana cara membedakan tabung gas benar-benar habis atau hanya tersumbat?
Perhatikan jarum indikator pada regulator—kalau jarum menunjuk ke angka nol, gas memang sudah habis. Tapi kalau jarum masih di area hijau atau merah namun kompor tetap tidak mau menyala, kemungkinan besar ada sumbatan di regulator atau selang, bukan soal isi gas.
Kenapa warna api kompor berubah jadi merah atau oranye dan bikin panci menghitam?
Api berwarna merah atau oranye menandakan pembakaran tidak sempurna akibat kurang oksigen atau ada kotoran di dalam pipa tungku, seperti debu atau sarang laba-laba. Bersihkan bagian dalam pipa tungku menggunakan kuas kecil, dan pastikan ventilasi di sekitar kompor tidak tertutup.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Selama ini salah, begini cara mencuci wajan setelah memasak agar lebih awet, jangan siram saat panas
- 3 Cara membersihkan loyang gosong agar bersih lagi tanpa merusak permukaan
- Cara mencuci celemek dapur yang penuh noda minyak agar bersih dan tidak bau apek
- Kenapa api kompor gas tidak besar meski sudah full? Ini penjelasan dan trik mengatasinya
- Pantat wajan gosong dan penuh kerak? coba 2 bahan dapur ini sebelum beli pembersih khusus
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
7 Resep sayur pendamping ayam, bikin menu makan sehari-hari makin lengkap dan seimbang
22 / 06 / 2026 13:00 WIB
7 Minuman pendamping makan ayam pedas, redakan sensasi terbakar di lidah
22 / 06 / 2026 15:00 WIB
Resep lele goreng lezat untuk mealprep, ternyata gampang dan siap goreng dalam hitungan menit
22 / 06 / 2026 18:00 WIB
7 Resep cumi basah bumbu Nusantara, ada rica, woku, rujak hingga balado
22 / 06 / 2026 14:00 WIB
















