Salah cuci kangkung bisa bikin hasil masakan jadi lembek dan warnanya menghitam! Atasi dengan trik ini
Diperbarui 27 Des 2025, 14:50 WIB
Diterbitkan 1 Jan 2026, 10:00 WIB

Brilio.net - Kangkung sering jadi sayuran andalan karena cepat dimasak dan rasanya segar. Namun tanpa disadari, proses mencucinya justru bisa menentukan apakah hasil masakan tetap hijau renyah atau berubah lembek dan menghitam saat disajikan.
Banyak kasus kangkung terlihat segar sebelum dimasak, tapi setelah ditumis malah layu berlebihan dan warnanya kusam. Penyebabnya sering bukan pada bumbu atau teknik memasak, melainkan cara mencuci yang terlalu lama, terlalu keras, atau kurang tepat sejak awal.
Kesalahan kecil saat mencuci kangkung dapat merusak struktur batang dan daunnya, membuat kandungan air berlebih terserap ke dalam sayuran. Akibatnya, kangkung mudah hancur saat terkena panas dan warnanya cepat menghitam meski waktu memasaknya singkat.
Untuk mencegah hal tersebut, kamu bisa simak trik mencuci kangkung yang telah BrilioFood rangkum dari Instagram @rismy_fr.
Trik cuci kangkung biar hasil masakan tetap fresh.
1. Letakkan kangkung yang sudah dipotong dalam wadah.

foto: Instagram/@rismy_fr
Kangkung sebaiknya dipotong terlebih dahulu sesuai kebutuhan sebelum dicuci supaya kotoran di sela batang lebih mudah terlepas. Gunakan wadah yang cukup besar agar kangkung tidak saling menekan dan daunnya tidak mudah rusak. Dengan posisi yang longgar, proses pencucian juga jadi lebih merata.
2. Taburkan garam dan baking soda.

foto: Instagram/@rismy_fr
Garam membantu mengangkat kotoran halus sekaligus serangga kecil yang sering bersembunyi di daun kangkung. Sementara baking soda berfungsi menetralkan sisa pestisida dan menjaga warna hijau daun tetap segar. Cukup taburkan tipis saja, tidak perlu berlebihan agar rasa kangkung tidak berubah.
3. Isi air lalu remas perlahan.

foto: Instagram/@rismy_fr
Tuangkan air hingga kangkung terendam, lalu remas-remas pelan menggunakan tangan. Gerakannya cukup lembut, jangan diremas terlalu kuat karena bisa merusak serat daun dan batang. Cara ini efektif membersihkan tanpa membuat kangkung menyerap terlalu banyak air.
4. Tiriskan dan bilas dengan air mengalir.

foto: Instagram/@rismy_fr
Setelah kotoran mengendap, buang air rendaman lalu bilas kangkung di bawah air mengalir. Pastikan sisa garam dan baking soda benar-benar hilang agar tidak memengaruhi rasa saat dimasak. Setelah itu tiriskan sampai airnya turun, supaya kangkung tidak lembek ketika ditumis.
FAQ Seputar tips masak kangkung.
Kangkung termasuk sayuran yang terlihat sederhana, tapi hasil masakannya sangat dipengaruhi teknik pengolahan. Kesalahan kecil saat memasak bisa membuat kangkung lembek, pahit, atau warnanya cepat menghitam.
1. Kenapa kangkung harus dimasak dengan api besar?
Memasak kangkung dengan api besar membantu proses matang lebih cepat sehingga air di dalam daun tidak keluar berlebihan. Cara ini menjaga tekstur tetap renyah dan warna hijau tidak berubah kusam. Jika api terlalu kecil, kangkung akan mengeluarkan banyak air dan menjadi lembek.
2. Apakah kangkung perlu direbus dulu sebelum ditumis?
Kangkung sebenarnya tidak wajib direbus terlebih dahulu karena bisa langsung ditumis. Merebus justru berisiko membuat nutrisi larut ke air dan teksturnya terlalu lunak. Jika ingin lebih bersih, cukup cuci dengan benar dan tiriskan hingga benar-benar kering.
3. Kapan waktu terbaik memasukkan kangkung saat menumis?
Kangkung sebaiknya dimasukkan paling akhir setelah bumbu benar-benar matang dan harum. Dengan begitu, waktu terkena panas lebih singkat dan daun tidak layu berlebihan. Menumis terlalu lama membuat kangkung kehilangan kerenyahan alaminya.
4. Kenapa kangkung sering terasa pahit setelah dimasak?
Rasa pahit bisa muncul jika kangkung terlalu lama dimasak atau ditumis bersama bumbu yang sudah gosong. Selain itu, kangkung yang sudah terlalu tua juga cenderung memiliki rasa getir. Menggunakan kangkung muda dan waktu masak singkat membantu menghindari rasa pahit.
5. Apakah menutup wajan saat memasak kangkung itu perlu?
Menutup wajan saat memasak kangkung sebaiknya dihindari karena uap air akan terperangkap. Uap tersebut membuat kangkung cepat layu dan berair. Lebih baik masak dalam kondisi wajan terbuka agar air cepat menguap dan tekstur tetap segar.
(brl/lea)
RECOMMENDED ARTICLES
- Ingin permukaan puding lebih halus ketika dicetak? Coba pakai trik ini agar hasilnya lebih cantik
- Bukan dijemur seharian, wanita ini bagikan cara goreng kerupuk agar mengembang 2 kali lipat
- Ingin masak bunga pepaya tapi khawatir rasanya pahit? Coba rebus pakai 1 bahan dapur ini biar enak
- Risol buatanmu sering bocor dan berminyak usai digoreng? Simak penyebab serta cara mengatasinya
- Ingin bikin perkedel tapi takut adonan hancur karena lembek? Coba pakai trik ini untuk mengatasinya
- Bukan pakai baking soda atau nanas, wanita ini bagikan trik masak daging sapi lokal biar empuk
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
7 Resep kue nona manis tradisional yang lembut dan legit, warnanya cantik bikin nagih
31 / 12 / 2025 14:00 WIB
5 Resep variasi bolu pisang kukus manis tanpa mixer, dari yang klasik, coklat, keju, hingga pandan
31 / 12 / 2025 16:00 WIB
5 Resep Inspirasi nasi goreng lezat sebagai hidangan makan malam, 30 menit jadi
30 / 12 / 2025 20:11 WIB
7 Resep bumbu oles frozen food tahun baru: Praktis, mewah, anti gagal!
31 / 12 / 2025 10:00 WIB
















