Tak perlu direbus, ini cara membedakan tahu dan tempe murni atau berformalin pakai 1 bumbu dapur

Tak perlu direbus, ini cara membedakan tahu dan tempe murni atau berformalin pakai 1 bumbu dapur
foto: Pixabay/Dian A. Yudianto dan ally j

Brilio.net - Saat membeli bahan makanan di pasaran, penting untuk memastikan bahannya aman untuk dikonsumsi. Pasalnya, terkadang ada sejumlah pedagang yang tak jujur saat berjualan, sehingga bahan makanan yang dijual kondisinya sudah dicampur dengan bahan tertentu yang tak baik untuk kesehatan.

Salah satu contohnya, ada tahu ataupun tempe yang mungkin saja sudah dicampurkan dengan bahan pengawet berbahaya seperti formalin yang dilarang digunakan pada makanan. Bahan pengawet ini umumnya hanya boleh digunakan pada lilin, bahan pembersih rumah tangga, dan lainnya.

Tujuan orang-orang yang mencampurkan formalin ke dalam tahu dan tempe biasanya agar kondisinya bisa lebih awet, sehingga bisa terus dijual hingga berhari-hari. Bahaya mengonsumsi tahu dan tempe yang sudah mengandung formalin, dilansir dari ehslegacy.unr.edu, bisa menyebabkan alergi, kerusakan mata dan kulit, atau bahkan memicu kanker.

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

Review

Selengkapnya