Trik menghilangkan bau blender dengan cuka dan beras, cocok untuk bekas bumbu dan sambal
Diperbarui 2 Jul 2026, 09:38 WIB
Diterbitkan 2 Jul 2026, 10:00 WIB

- Masalah Aroma Dapur yang Menempel
- Penyebab Blender Tetap Bau Meski Sudah Dicuci
- Tabel Panduan Masalah Bau Blender
- Cara Mengatasi Blender yang Bau Pakai Cuka dan Beras
- Kenapa Kombinasi Cuka dan Beras Bisa Membantu?
- Manfaat Air Hangat untuk Lemak
- Tingkat Efektivitas Bahan Alami Dapur
- Hal yang Perlu Dihindari Saat Membersihkan Blender
- Tabel Keamanan Bahan Pembersih Blender
- Tips Agar Blender Tidak Mudah Bau Lagi
- Teknik Pengeringan Wadah Secara Sempurna
- FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Brilio.net - Blender sering kita pakai untuk menghaluskan berbagai bahan dapur dengan aroma yang kuat, seperti bawang, cabai, terasi, petai, ikan, maupun rempah-rempah. Walaupun sudah kita cuci memakai sabun cuci piring berulang kali, terkadang aroma tajam tersebut masih saja tertinggal pada wadah, bagian tutup, atau bahkan melekat di karet penutupnya.
Masalah Aroma Dapur yang Menempel
Salah satu cara rumahan yang cukup sering digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah memanfaatkan kombinasi cuka dan beras. Kedua bahan dapur ini dinilai sangat membantu proses pembersihan, tetapi hasil akhirnya tentu bergantung pada penyebab bau serta kondisi kebersihan blender itu sendiri. Kita perlu memahami bahwa trik ini hanya ditujukan untuk membersihkan wadah, bukan untuk memperbaiki kerusakan mekanis atau menghilangkan bau hangus yang berasal dari komponen mesin.
Penyebab Blender Tetap Bau Meski Sudah Dicuci
1. Sisa Bumbu Terselip di Bawah Pisau
Penyebab pertama yang paling sering terjadi adalah adanya sisa bumbu yang masuk ke celah-celah kecil. Bagian sudut sempit di bawah pisau ini sering kali sulit dijangkau oleh spons pencuci piring biasa. Akibatnya, residu makanan menumpuk dan memicu bau kurang sedap.
2. Karet Seal yang Mengunci Aroma Makanan
- Karet Seal Menyerap Aroma: Bahan karet silikon yang berfungsi sebagai penahan bocor pada tutup memiliki sifat mudah menyerap molekul aroma.
- Zat Tajam Terperangkap: Jika kita menghaluskan bahan berbau tajam seperti terasi, molekul aromanya akan mengunci di dalam pori-pori karet tersebut dan sulit hilang.
3. Kondisi Penyimpanan yang Kurang Kering
- Kelembapan Memicu Bau Apek: Kebiasaan menyimpan blender dalam keadaan wadah yang masih basah akan memicu kelembapan tinggi.
- Sirkulasi Udara Terhambat: Langsung menutupnya rapat-rapat setelah dicuci membuat udara tidak bisa bersirkulasi dengan baik di dalam tabung, sehingga memicu aroma tidak sedap.
4. Lapisan Noda Lemak Sisa Bumbu
Bahan makanan yang mengandung minyak atau protein tinggi cenderung meninggalkan lapisan tipis yang menempel erat pada permukaan tabung. Lapisan berminyak inilah yang terus mengikat bau makanan jika tidak diluruhkan secara maksimal dengan air hangat.
Tabel Panduan Masalah Bau Blender
Cara Mengatasi Blender yang Bau Pakai Cuka dan Beras
Trik Praktis Cuka dan Beras
Kombinasi cuka dan beras bisa menjadi trik alternatif untuk mengusir aroma membandel dari tabung blender kesayangan kita di rumah. Sifat asam dari cuka dinilai efektif melonggarkan partikel minyak sisa bumbu yang menempel erat pada dinding wadah. Sementara itu, butiran beras bekerja secara mekanis sebagai bahan penggosok alami yang aman untuk menjangkau sudut-sudut sempit.
Bahan:
- 2 sendok makan beras kering
- 100 ml cuka makan putih
- 300 ml air hangat
Langkah:
1. Masukkan dua sendok makan beras kering ke dalam wadah atau jar blender yang berbau.
2. Tambahkan cuka makan putih dan air hangat sesuai takaran ke dalam wadah tersebut.
3. Pasang tutup blender dengan rapat agar cairan tidak memercik keluar saat mesin dinyalakan.
4. Nyalakan mesin blender dan putar campuran tersebut selama sekitar 30 hingga 60 detik.
5. Matikan mesin, lalu diamkan larutan di dalam wadah selama 10 sampai 15 menit agar cuka bekerja maksimal.
6. Buang seluruh larutan cuka dan butiran beras yang ada di dalam tabung ke tempat sampah.
7. Bilas bagian dalam jar blender menggunakan air bersih yang mengalir sampai sisa cuka luruh.
8. Cuci kembali seluruh bagian blender memakai sabun cuci piring untuk menghilangkan sisa aroma asam.
9. Keringkan blender dengan cara diangin-anginkan atau dilap hingga kering total sebelum kamu menyimpannya kembali.
Kenapa Kombinasi Cuka dan Beras Bisa Membantu?
1. Peran Asam Asetat pada Cuka
Cuka dapur mengandung asam asetat yang terbukti sangat efektif untuk membantu mengurangi sebagian aroma menyengat yang menempel pada permukaan benda. Asam ini bekerja memecah partikel minyak yang mengikat bau bumbu dapur.
2. Fungsi Gesekan Mekanis Butiran Beras
- Bahan Abrasif Alami: Butiran beras bertindak sebagai media penggosok atau abrasif ringan saat ikut berputar di dalam jar blender.
- Membersihkan Sudut Sempit: Beras akan meluruhkan sisa kotoran yang menempel di dinding wadah tanpa merusak atau menggores permukaannya.
Manfaat Air Hangat untuk Lemak
Penggunaan air hangat dalam campuran ini berfungsi untuk membantu melonggarkan sisa minyak dan noda lemak yang membeku di permukaan tabung plastik maupun kaca. Dengan begitu, kotoran menjadi lebih mudah terangkat.
Tingkat Efektivitas Bahan Alami Dapur
Kita perlu mengingat bahwa tingkat keberhasilan metode alami ini sangat dipengaruhi oleh jenis bau makanan. Seberapa lama aroma tersebut sudah dibiarkan menempel di dalam blender juga menentukan hasil akhirnya.
Hal yang Perlu Dihindari Saat Membersihkan Blender
1. Bahaya Menggunakan Cairan Pemutih Baju
Penggunaan cairan pemutih pakaian sangat tidak disarankan karena zat kimianya berisiko meninggalkan residu beracun yang berbahaya bagi makanan. Selain itu, pemutih bisa memicu aroma menyengat baru yang sulit hilang.
2. Kerusakan Akibat Pemakaian Spons Kawat
- Memicu Goresan Halus: Menggosok bagian dalam jar memakai spons kawat atau sabut kasar bisa membuat permukaan plastik atau kaca tergores.
- Tempat Kuman Baru: Goresan halus ini justru akan menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan baru yang memicu bau.
3. Risiko Merendam Komponen Motor Listrik
Bagian dasar tempat motor penggerak atau mesin listrik dilarang keras direndam atau terkena air terlalu banyak. Air yang masuk ke sela mesin bisa memicu kerusakan korsleting listrik saat dinyalakan kembali.
4. Kesalahan Memutar Blender Tanpa Cairan
Jangan pernah memutar beras di dalam wadah tanpa adanya tambahan air atau cuka yang cukup. Putaran bahan kering yang terlalu padat bisa membuat pisau blender tersangkut dan merusak kinerja motor listrik.
Tabel Keamanan Bahan Pembersih Blender
Tips Agar Blender Tidak Mudah Bau Lagi
1. Rutinitas Membilas Wadah Setelah Pakai
- Segera Bilas Air: Kebiasaan terbaik yang bisa kita lakukan adalah langsung membilas jar blender dengan air mengalir sesaat setelah selesai digunakan.
- Cegah Bumbu Mengering: Jangan membiarkan sisa bumbu atau jus mengering terlalu lama di dalam wadah.
2. Perawatan Komponen Karet Seal Tutup
Jika desain produk memungkinkan, lepas karet seal pelindung secara berkala saat mencucinya dengan sabun. Hal ini bertujuan agar sisa air bumbu yang terselip di bawah karet bisa dibersihkan secara total.
Teknik Pengeringan Wadah Secara Sempurna
- Keringkan di Rak Terbuka: Pastikan seluruh komponen mulai dari wadah, pisau, hingga penutup sudah kering sempurna sebelum dirakit kembali.
- Buka Sedikit Tutupnya: Kamu bisa menyimpannya dengan posisi tutup sedikit terbuka agar sirkulasi udara tetap baik.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
- Apakah semua jenis cuka bisa kita gunakan untuk menghilangkan bau pada blender?
Sebaiknya kamu hanya menggunakan cuka makan putih transparan. Jenis cuka lain seperti cuka apel memiliki kandungan gula alami dan aromanya sendiri yang kuat, sehingga dikhawatirkan meninggalkan sisa bau baru.
- Berapa kali dalam sebulan metode cuka dan beras ini aman untuk kita lakukan?
Metode pembersihan mendalam ini cukup kamu lakukan sebanyak 1 hingga 2 kali saja dalam sebulan, atau hanya saat blender baru saja dipakai untuk menghaluskan bahan yang aromanya tajam.
- Apakah cara pembersihan mekanis menggunakan beras ini aman untuk wadah plastik dan kaca?
Trik ini sangat aman untuk kedua jenis material tersebut, asalkan kamu selalu menambahkan air hangat yang cukup. Air berfungsi meredam benturan langsung butiran beras agar tidak menimbulkan goresan.
- Bagaimana langkah selanjutnya jika bau makanan tetap tidak hilang setelah dibersihkan dengan trik ini?
Jika aroma membandel masih tersisa, kamu bisa mencoba metode alternatif menggunakan pasta baking soda. Oleskan campuran baking soda dan sedikit air ke seluruh dinding wadah, lalu diamkan selama semalam.
- Kapan waktu yang paling tepat bagi kita untuk mengganti karet seal blender dengan yang baru?
Karet seal sebaiknya diganti baru jika teksturnya sudah mulai kendur, warnanya berubah menjadi hitam akibat jamur, atau ketika karet sudah kehilangan elastisitasnya sehingga sering memicu kebocoran air.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Kapan botol minum plastik harus dibuang? Cek tanda ini di botol kamu
- Cara mengatasi rice cooker yang banyak semut agar tidak korsleting dan rusak
- Nggak usah dibuang, ini hack mengatasi kotak makan yang bau sambal terasi
- Cara membersihkan dispenser sendiri tanpa bongkar bodi, bikin air minum segar lagi
- Jangan langsung dibuang! Ini alasan cobek batu mudah berjamur dan cara mengatasinya
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Cara bikin mi instan kuah creamy dengan Greek yoghurt, gurih tanpa santan dan tetap segar
02 / 07 / 2026 09:00 WIB
5 Resep ayam goreng tepung krispinya tahan lama dan rasanya bintang lima, ternyata masaknya gampang
01 / 07 / 2026 20:11 WIB
5 Resep olahan ayam favorit keluarga, bisa pakai bahan seadanya di kulkas dan gampang masaknya
01 / 07 / 2026 19:11 WIB
















