Brilio.net - Whisk adalah salah satu alat masak populer di kalangan orang yang senang membuat kue. Namun, nggak hanya itu saja, lho. Whisk pun juga bisa digunakan untuk membuat es krim maupun masakan sederhana seperti telur dadar. Whisk memang sangat berguna untuk kegiatan masak-memasak di dapur.

Umumnya, alat ini dibuat menggunakan besi, sehingga kuat dan kokoh saat mengaduk atau mengocok bahan makanan. Semakin mahal harga whisk yang dijual di pasaran, kualitasnya pun akan semakin bagus juga. Whisk pun bisa awet dan tahan lama untuk menemani setiap kegiatanmu di dapur.

Sama seperti pisau dan alat dapur lainnya, whisk juga memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda. Meski terlihat sama, tapi sebenarnya whisk terdiri dari banyak jenis dan punya fungsi yang berbeda pula. Nah, biar nggak salah pakai, kamu wajib tahu jenis whisk.

Penasaran apa saja jenis dan fungsinya? Berikut enam jenis whisk dan fungsinya, seperti dilansir Brilio Food dari berbagai sumber pada Kamis (17/6).


1. Balloon whisk.

foto: freepik.com

Selain balloon, alat ini juga dikenal dengan nama piano whisk. Cirinya adalah gagangnya ramping, bagian whisknya terdiri dari beberapa kawat besi yang ujungnya menggembung seperti balon. Whisk ini bisa digunakan untuk mengaduk dan mengocok berbagai bahan. Nggak heran, kalau whisk satu ini sangat mudah ditemui.

Pada dasarnya, balloon whisk berfungsi untuk memasukkan udara pada bahan atau adonan. Sehingga, sangat cocok digunakan untuk mengocok putih telur, adonan meringue, maupun whip krim untuk membuat kue.


2. French whisk.

foto: freepik.com

French whisk memiliki bentuk yang hampir mirip dengan balloon whisk. Namun, bentuk whisk yang satu ini lebih ramping dan tinggi, sehingga cocok untuk mencampur adonan di dalam wadah yang dalam, seperti panci tinggi maupun mug.

Berbeda dengan balloon whisk, french whisk ini tidak berfungsi untuk memasukkan udara pada bahan atau adonan. Whisk jenis ini lebih cocok dan efektif untuk mengaduk atau mengocok saus salad, custard, dan adonan biasa yang tidak membutuhkan masuknya udara.


3. Flat whisk.

foto: Instagram/@lovefarmhousestyle

Flat whisk ini sering digunakan untuk membuat roux atau saus bechamel, yakni adonan dari campuran tepung dan mentega yang dipanaskan. Makanya, whisk ini juga kerap dikenal sebagai roux whisk.

Bentuknya datar sangat bermanfaat untuk mengaduk dan menjangkau saus yang berada di ujung dasar panci. Sehingga, saus yang sedang dimasak tidak mudah gosong.


4. Twirl whisk.

foto: Instagram/@chefgwen


Twirl atau coil whisk ini berbentuk bulat seperti bola atau sarang lebah. Cara menggunakannya adalah dengan menggerakkannya dari atas ke bawah agar menghasilkan adonan yang kental dan padat.

Namun, jenis whisk satu ini tidak terlalu banyak fungsinya jika dibandingkan dengan balloon whisk, french whisk, dan jenis lainnya.


5. Spiral whisk.

foto: freepik.com

Bentuk spiral whisk cukup unik, yaitu bundar dengan lilitan kawat yang mengelilinginya. Umumnya, jenis whisk ini digunakan untuk membuat foam atau buih susu untuk dicampurkan pada kopi maupun minuman cokelat.

Spiral whisk sangat praktis dan cepat untuk menghasilkan buih, makanya cocok banget buat kamu yang senang meracik sendiri kopi dan cokelatmu di rumah.