Brilio.net - Minyak untuk memasak terdiri dari berbagai jenis. Setiap jenis minyak memiliki berbagai karakteristik dan fungsinya masing-masing. Setiap orang memang sulit terlepas dari penggunaan minyak goreng untuk memasak. Agar lebih sehat, sebenarnya bisa mengurangi penggunaannya.

Misalnya mengurangi memasak dengan cara deep-frying, atau menggoreng menggunakan minyak yang banyak. Sehingga, bisa lebih sering untuk memasak makanan yang ditumis, berkuah, atau dikukus. Ada berbagai jenis minyak goreng yang baik dan sehat untuk memasak atau campuran makanan.

Salah satunya minyak kanola. Minyak kanola termasuk salah satu minyak nabati yang dibuat dari biji kanola halus. Minyak ini dikembangkan di Kanada agar aman untuk dikonsumsi dan memberikan nutrisi. Minyak kanola sendiri mengandung berbagai vitamin.

Namun, lebih disarankan untuk mengonsumsi minyak kanola hanya pada makanan yang tidak dipanaskan dengan suhu tinggi.  Berikut manfaat minyak kanola untuk kesehatan, seperti dilansir Brilio Food pada Jumat (25/6).


1. Bisa kontrol gula darah.

foto: freepik.com

Minyak kanola mengandung lemak tak jenuh yang dianggap bisa menjaga kadar gula darah di dalam tubuh. Nah, dengan kadar gula darah yang terkontrol, hal ini juga bisa menyebabkan risiko seseorang terkena diabetes juga menurun.

Bahkan, apabila menggunakan minyak kanola terus menerus, bisa meningkatkan sensitivitas insulin hingga 9%. Sehingga, sangat cocok untuk orang-orang dengan kadar gula darah yang relatif tinggi.


2. Baik untuk kesehatan jantung.

foto: freepik.com

Dilansir dari healthline.com, minyak kanola baik untuk jantung. Namun, lebih disarankan untuk menggunakan minyak kanola yang tidak dipanaskan. Sejumlah penelitian masih dibutuhkan apakah jenis minyak kanola ini aman digunakan atau tidak jika digunakan untuk memasak.


3. Turunkan kolesterol jahat.

foto: freepik.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, minyak kanola mengandung lemak tak jenuh. Sehingga, dapat berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh. Lemak tak jenuh ini juga bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein) pada darah.


4. Menyembuhkan peradangan.

foto: freepik.com

Selain bisa menurunkan kolesterol jahat, minyak kanola juga bisa menyembuhkan peradangan karena mengandung lemak tak jenuh yang tinggi. Selain itu, minyak kanola ini juga bisa menurunkan risiko seseorang terinfeksi berbagai penyakit kronis.


5. Turunkan berat badan.

foto: freepik.com

Lemak tak jenuh pada minyak kanola memang dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Namun, hal tersebut tentu kembali lagi pada masing-masing gaya hidup dan pola makan yang dijalani. Nah, agar penggunaan minyak kanola tetap maksimal manfaatnya untuk menurunkan berat badan, sebaiknya tetap memperhatikan beberapa hal.

Seperti yang dilansir dari merdeka.com, sebaiknya menggunakan minyak kanola tidak melebihi titik asapnya yaitu 200 derajat celcius. Di samping itu, usahakan juga untuk tidak menggunakan minyak kanola pada metode memasak deep-frying.


6. Merawat kulit.

foto: freepik.com

Minyak kanola mengandung asam lemak yang bisa menjaga kesehatan kulit dan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh kulit. Minyak inipun bisa membantu kulit tetap lembap.

Kandungan antioksidan dari vitamin E yang dimiliki minyak kanola juga dapat merawat kulit agar tetap awet muda, mengurangi noda, dan mencegah terjadinya infeksi pada kulit.


7. Membuat rambut lebih sehat.

foto: freepik.com

Kulit kepala dan rambut yang terasa kering bisa diatasi oleh minyak kanola. Selain itu, minyak ini juga berfungsi untuk menjaga kesuburan rambut dan mengatasi rambut rontok.


8. Cegah kerusakan sel tubuh.

foto: freepik.com

Kandungan vitamin E pada minyak kanola juga bisa mencegah kerusakan sel tubuh. Sebab, vitamin E bisa bersifat sebagai antioksidan. Makanya, kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas bisa dicegah oleh minyak kanola ini.