Brilio.net - Semut dikenal sebagai serangga yang paling sering masuk dapur. Banyaknya makanan di dapur bisa jadi peluang bagi semut untuk bersarang. Biasanya bahan makanan yang manis, seperti gula pasir, menjadi incaran bagi koloni semut. Sekalipun sudah dimasukkan ke dalam toples, semut bisa berpotensi masuk jika ada celah sekecil apapun.

Nggak cuma di toples, gula pasir yang masih dalam plastik kemasan juga bisa terkontaminasi, lho. Bukan tanpa alasan, plastik kemasan gula pasir biasanya cenderung tipis. Hal tersebut membuatnya mudah sobek dan membuka jalan bagi semut untuk masuk.

Banyak orang mengeluhkan kondisi gula pasir yang penuh semut. Bagaimana tidak, gula pasir tersebut sudah terkontaminasi dan dianggap tidak layak digunakan. Karena terlanjur bercampur dengan gula, semut bisa ikut terbawa ketika gula hendak dipakai.

Seorang pengguna YouTube KAUs Channel pernah mengalami masalah serupa. Melalui salah satu video yang diunggah, dia mengeluhkan tentang banyaknya semut yang masuk ke dalam wadah gula pasir yang dijadikan stok. Padahal gula pasir tersebut dalam kondisi terbungkus plastik.