Brilio.net - Indonesia adalah negara kepulauan yang dulunya terdiri dari beberapa kerajaan tersebar di berbagai wilayah. Zaman dahulu kala saat kerajaan masih ada, terdapat kuliner khas yang menjadi favorit raja.

Nggak sembarangan, dahulu makanan tersebut hanya bisa dinikmati oleh bangsawan lho termasuk raja. Bahkan, ada beberapa makanan yang hanya bisa disajikan saat ada acara atau upacara tertentu. Namun setelah era kerajaan tak lagi berkuasa, zaman pun mulai berubah modern. Sekarang deretan makanan itu pun bisa disantap oleh siapa saja.

Lantas apa saja makanan yang ternyata dahulu hanya dinikmati oleh bangsawan? Berikut telah dilansir Brilio Food dari berbagai sumber, Rabu (28/7).

1. Gudeg adalah makanan khas Yogyakarta. Makanan yang berbahan dasar nangka ini sejak zaman kerajaan Mataram sudah menjadi makanan favorit raja.

foto: Instagram/@javafoodie

2. Coto Makassar merupakan makanan khas Makassar. Sejak zaman kerajaan Gowa, coto dengan campuran daging hanya bisa dinikmati oleh keluarga kerajaan.

foto: Instagram/@nganre_rong

3. Lalu ada bistik galantin Keraton Surakarta. Makanan ini hanya bisa dinikmati oleh keluarga kerajaan.

foto: Instagram/@christinsetiorini

4. Selain gudeg, ada nasi blawong dari Yogyakarta yang juga hanya dinikmati oleh keluarga kerajaan pada saat itu. Bahkan, makanan ini hanya disajikan ketika acara ulang tahun Sultan Hamengkubuwono atau saat memperingati momen yang dianggap sakral.

foto: Instagram/@baleraosresto

5. Kemudian ada ketan bintul yang hanya disajikan untuk sultan Banten sebagai menu berbuka puasa saat bulan Ramadan.

foto: Instagram/@jajanbanten

6. Dari Batak ada hidangan yang disebut naniura. Makanan ini dahulu hanya dinikmati oleh raja-raja Batak. Pada akhirnya, menu khas Tapanuli Utara ini kini dapat dinikmati oleh siapa saja.

foto: Instagram/@dapurmamaclara

7. Terakhir ada kuah pliek u, yaitu hidangan dari Aceh yang dahulu hanya dinikmati oleh raja Aceh. Makanan ini terdiri dari nangka muda, melinjo, daun melinjo, dan sebagainya.

foto: Instagram/@resepaslibunda