Brilio.net - Siapa nih penggemar jagung rebus? Olahan jagung satu ini memang digemari banyak orang. Rasa manisnya yang khas dengan tekstur jagung empuk selalu cocok disantap saat santai sebagai teman ngopi.

Selain rasanya yang enak, jagung juga kaya akan nutrisi. Dilansir dari webmd.com, jagung kaya akan vitamin C, yakni antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan dan menangkal sejumlah penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Mengolahnya dengan cara direbus biasanya membuat nutrisi pada jagung tetap terjaga.

Untuk mempertahankan rasanya, biasanya jagung akan direbus bersama bonggolnya. Tak hanya enak, menyantap jagung yang masih menempel dengan bonggolnya bisa memberikan sensasi nikmat tersendiri. Nggak heran jika kemudian sayuran ini kerap dijadikan camilan andalan yang sehat dan praktis.

Sekilas, merebus jagung memang merupakan pekerjaan yang mudah. Namun siapa sangka, banyak yang justru mendapat hasil jagung rebus tidak sesuai ekspektasi. Misalnya warna jagung yang jadi putih pucat atau teksturnya yang masih kenyal dan alot.

Sebagian besar orang mengira semakin lama perebusan jagung, maka hasilnya akan semakin empuk. Tak jarang juga yang kemudian memilih menambahkan sejumlah bahan dapur seperti garam untuk mempercepat perebusan. Padahal, tahu nggak sih? Garam bisa memengaruhi tekstur jagung yang direbus.

Seorang konten kreator TikTok makanan bernama Jessica Gavin pernah memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut. Dalam salah satu video yang diunggah, dia membeberkan cara tepat dalam merebus jagung untuk mendapat hasil yang sangat empuk dan warnanya kuning cerah.