Brilio.net - Kerupuk menjadi pelengkap di segala menu makan. Tak hanya untuk menu makan berat, nemun cocok pula dijadikan camilan saat santai. Teksturnya renyah dan rasanya gurih memang bikin nagih.

Ada banyak jenis kerupuk, bisa dibedakan dari bentuk dan bahan dasarnya. Kerupuk putih keriting adalah salah satu yang paling populer. Walau hanya terbuat dari campuran tepung terigu dan tepung tapioka, namun kerupuk satu ini termasuk favorit, lho.

Selain gurih, bentuk keriting uniknya juga menarik perhatian. Bahkan ada juga yang memberi sebutan kerupuk mawar putih karena bulatannya menyerupai bunga mawar. Namun apapun sebutannya, kerupuk ini cocok disantap sebagai pelengkap menu makan.

Kerupuk ini banyak pula dijual mentahan. Seperti halnya jenis kerupuk lain, saat hendak dikonsumsi, harus digoreng hingga renyah.

Namun sebelum digoreng, kerupuk umumnya harus dijemur terlebih dahulu. Bukan tanpa alasan, penjemuran bertujuan agar kerupuk lebih mudah mengembang saat digoreng. Tekstur kerupuk juga cenderung renyah dan nggak alot.

Tahap penjemuran ini butuh waktu lama. Biasanya kerupuk harus dijemur seharian di bawah terik matahari sebelum siap digoreng. Proses ini bikin waktu masak jadi lebih lama.

Tapi tenang saja, sebenarnya ada sebuah cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan kerupuk keriting renyah walau tanpa dijemur. Kuncinya terletak pada tahap penggorengan. Jika digoreng dengan cara yang tepat, kerupuk keriting yang tidak dijemur sekalipun tetap bisa renyah dan mengembang sempurna.