Brilio.net - Wajik termasuk salah satu jajanan tradisional khas Indonesia yang wajib ada dalam acara pernikahan adat Jawa. Umumnya, wajik dibuat menggunakan ketan yang ditambahkan dengan berbagai rasa. Layaknya jajanan tradisional lainnya, cara membuat makanan satu ini juga sederhana.

Tekstur lembut dan legitnya jadi ciri khas wajik yang bikin jajanan tradisional ini banyak digemari. Menggunakan santan sebagai salah satu bahan utama, wajik juga banyak digemari karena rasa gurihnya. Selain jadi sajian khas pernikahan, wajik juga kerap dihidangan dalam cara lainnya, seperti arisan, lebaran dan lain-lainnya.

Jajanan pasar satu ini juga gampang ditemui sehari-hari. Nggak ribet, cara membuat wajik ternyata cukup sederhana. Kamu pun bisa mengkreasikan wajik dengan berbagai bahan lainnya. Bisa juga dibuat kekinian dengan campuran buah-buahan, seperti nanas.

Nggak perlu khawatir, ada banyak resep wajik yang mudah ditiru. dirangkum BrilioFood dari berbagai sumber pada Jumat (10/12), berikut 11 cara membuat wajik berbagai bahan yang enak, mudah dibuat, dan legit.

1. Wajik gula aren.

foto: Instagram/@palmarensugar.id

Bahan:
- 500 gr ketan putih
- 400 ml santan kental dari 1 butir kelapa
- 350 gr gula aren iris
- 75 ml air
- Garam
- 5 lembar daun pandan
- Air untuk merendam

Cara membuat:
1. Rebus air, 2 lembar daun pandan, dan gula aren hingga larut. Saring.
2. Rendam ketan dengan air selama 2-3 jam. Tiriskan airnya, langsung aron ketan di dalam wajan sampai air kering. Tuang ketan ke dalam dandang kukusan. Kukus ketan dan 3 lembar pandan sampai matang.
3. Di wajan antilengket, campur santan kental, gula merah cair, dan garam.
4. Masak sampai mendidih, setelah larutan santan agak kental baru masukkan ketan kukus tadi. Aduk rata hingga terserap.
5. Tuang ke dalam loyang ukuran 20 cm yang dialasi daun pisang. Tekan-tekan sambil dipadatkan. Biarkan dingin dan set, baru dipotong-potong.

2. Wajik.

foto: Instagram/@inamaniez

Bahan:
- 500 gr beras ketan
- 300 ml santan kental
- 350 ml santan cair
- 200 gr brown sugar
- 100 gr gula pasir
- 1 sdt garam
- 10 lembar daun pandan
- Vanilli bubuk sedikit saja

Cara membuat:
1. Beras ketan yang sudah direndam, dicuci bersih lalu ditiriskan. Masukkan ke wajan, tambahkan santan cair, garam, dan 5 lembar daun pandan. Aduk rata sampai santan agak kering, angkat dan pindahkan ke kukusan. Kukus sampai matang, angkat dan sisihkan.
2. Masak santan kental, brown sugar, gula pasir, dan 5 lembar daun pandan dengan api kecil sedang sampai mendidih dan gula larut sambil diaduk-aduk. Setelah gula larut, angkat dan saring.
3. Pindahkan ke wajan antilengket dan masak dengan api kecil sampai agak mengental, lalu tambahkan vanilli bubuk sedikit. Masukkan ketan yang telah dikukus matang. Aduk-aduk dan masak terus sampai agak mengering dan sampai terlihat bentuk butiran ketannya. Warna juga agak mengkilat (bisa dites dengan sendok plastik atau spatula plastik, dengan cara diaduk-aduk. Bila adonan tidak lengket di sendok berarti sudah pas).
4. Angkat dan masukkan ke loyang, padatkan dengan cara ditekan-tekan sampai rata. Dinginkan sampai benar-benar dingin, baru dipotong-potong.

3. Wajik gula merah.

foto: Instagram/@mayadesymegawati

Bahan:
- 2,5 liter ketan
- 300 ml air mendidih untuk mengaron ketan nanti
- 1250 gr gula merah
- 7 gelas belimbing santan dari 2 butir kelapa
- 5 sdm gula pasir
- Garam secukupnya
- Daun pandan
- 100 gr jahe parut, peras airnya

Cara membuat:
1. Cuci bersih ketan, rendam selama minimal 2 jam.
2. Cuci bersih ketan, lalu kukus atau kekal beras di atas dandang selama 20 menit.
3. Angkat ketan, aduk dengan secangkir air panas mendidih tadi, aduk rata, tambahkan jika dirasa perlu. Lihat konsistensi ketan. Kukus kembali selama 30 menit.
4. Selama mengukus masak santan, gula merah, gula pasir, garam, air jahe, dan daun pandan hingga gula menyusut, dan gula menjadi terasa berat.
5. Masukkan ketan, aduk rata kembali, masak hingga adonan tidak lengket di tangan atau tes dengan menggunakan sendok plastik. Bila sudah tidak menempel tandanya sudah kalis, siap diangkat dan dicetak.
6. Gunakan loyang yang dialasi daun pisang, jika menggunakan cetakan, oles dengan sedikit minyak, cetak hingga rata, dan padatkan. Diamkan semalaman supaya set.

4. Wajik ketan.

foto: Instagram/@lanikarassoan

Bahan:
- 400 gr beras ketan putih, rendam minimal 2 jam
- 350 gr gula merah, cairkan dengan cara direbus pakai sedikit air, saring
- 3 lembar daun pandan
- 200 gr daging durian
- 1 liter santan kental
- Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Kukus ketan sampai matang kurang lebih 30 menit, angkat, sisihkan.
2. Didihkan santan, daun pandan, dan gula merah, masukkan ketan, durian, tambahkan garam, masak terus sambil terus diaduk sampai set (santan terserap habis), angkat, tuang ke dalam wadah yang sudah dilapisi daun atau plastik agar tidak lengket.
3. Biarkan dingin, potong, dan sajikan.

5. Wajik pandan.

foto: Instagram/@angela_hapsari

Bahan:
- 1 kg beras ketan, rendam 2 jam, tiriskan
- 1 liter santan kental
- 200 ml jus pandan
- 500 gr gula pasir
- 11/2 sdt garam

Cara membuat:
1. Kukus beras ketan 25 menit, hingga mekar, sisihkan.
2. Rebus santan, jus pandan, gula pasir, dan garam, masak sampai gula larut dan sedikit kental.
3. Masukkan ketan kukus, kecilkan api, aduk dan masak sampai meresap dan kering.
4. Tuang dalam loyang yang dialasi plastik atau daun pisang, padatkan dan dinginkan.
5. Potong sesuai selera.

6. Dodol wajik.

foto: Instagram/@anhie_zud

Bahan:
- 1/2 kg beras ketan putih, cuci lalu rendam semalaman
- 700 ml air putih
- 2 sachet kecil santan
- 200 ml air pandan
- Garam

Bahan gula:
- 450 gr gula merah
- 100 gr gula pasir
- 300 ml santan

Cara membuat:
1. Beras tiriskan lalu masukkan ke wajan dan beri jus pandan dan air biasa.
2. Aduk lalu panci ditutup dan gunakan api kecil saja, biarkan kering.
3. Setelah air ketan surut, beri sisa air 400 ml dan 2 sachet santan dan garam, aduk lalu panci tutup kembali dan masih gunakan api kecil.
4. Masak gula merah, santan, dan gula pasir.
5. Setelah mendidih, saring di atas ketan lalu aduk dan panci ditutup lagi dan masih gunakan api kecil.
6. Setelah air gula merah kering, tinggal diaduk sampai ketannya tercampur rata.
7. 3 buah loyang plastik beri minyak goreng dan beri ketan dan dinginkan.
8. Setelah dingin, potong dan sajikan.

7. Kue wajik gula merah versi light.

foto: Instagram/@anakokitchen

Bahan:
- 500 gr beras ketan putih, rendam semalaman, tiriskan, dan kukus kurang lebih 15 menit
- 250 gr gula merah sisir
- 700 ml santan kental dari 1 butir kelapa
- 20 gr jahe, geprek
- 3 lembar daun pandan
- 1 sdt garam halus

Cara membuat:
1. Gula, garam, dan santan dicampur dalam panci, panaskan hingga gula merah larut.
2. Matikan api, saring larutan gula. Masukkan larutan gula merah di wajan, tambahkan jahe dan daun pandan.
3. Panaskan kembali hingga larutan gula merah mengental. Masukkan ketan.
4. Aduk hingga tercampur rata dan matang.
5. Api yang digunakan sedang cenderung kecil agar adonan ketan tidak cepat gosong.
6. Diamkan hingga hangat, cetak sesuai selera. Setelah dingin, potong-potong. Sajikan.

8. Kue wajik gula merah legit.

foto: Instagram/@husnacookings

Bahan:
- 500 gr beras ketan
- 500 ml santan kental
- 350 gr gula Jawa
- 2 sdm gula pasir
- 2 lembar daun pandan
- 1/4 sdt garam

Cara membuat:
1. Rendam beras ketan minimal 5 jam atau semalaman. Cuci bersih dan tiriskan.
2. Masukkan ke dalam kukusan yang airnya telah mendidih, kukus selama 20 menit. Setelah 20 menit, angkat dan masukkan dalam wadah.
3. Siram beras ketan aron yang masih panas tadi dengan 200 ml santan kental, aduk rata sampai santan meresap ke seluruh ketan. Setelah meresap, masukkan lagi dalam kukusan, kukus 25 menit atau sampai matang. Lalu angkat, dan sisihkan dulu.
4. Siapkan wajan: masukkan gula merah yang telah disisir, gula pasir, garam, daun pandan, dan 300 ml santan kental. Aduk sampai rata. Masak dengan api kecil sampai gula larut dan mendidih.
5. Setelah mendidih, aduk terus sampai gula jadi sedikit kental. Lalu masukkan nasi ketan tadi sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Masak sampai air gula menyusut, dan tekstur ketannya jadi agak keras dan berat diaduk. Setelah matang, angkat dan masukkan dalam loyang atau cetakan.
6. Ratakan ke seluruh loyang. Setelah rata, tutup dengan kain bersih, tunggu sampai jadi dingin dan mengeras. Sajikan.

9. Wajik nanas.

foto: Instagram/@dapur.uri

Bahan:
- 1 kg gula pasir
- 2 butir kelapa agak muda diparut
- 100 gr beras ketan
- 2 butir nanas matang
- 1 sdt vanili
- Garam
- 1 bungkus agar-agar plain
- Pewarna makanan
- Kertas minyak warna putih untuk membungkus

Cara membuat:
1. Parut nanas.
2. Rebus beras ketan sampai empuk. Dinginkan.
3. Campur semua bahan nanas, ketan, dan kelapa, masukkan juga gula dan semua bahan, aduk sampai lembut dan kalis.
4. Masak di wajan dengan api sedang cenderung kecil sambil diaduk terus. Jika di pinggir wajan sudah ada putih-putihnya berarti sudah matang (gula sudah kering). Angkat.
5. Potong kertas minyak bentuk segi empat, ukuran sesuai selera. Selagi hangat, ambil 1 sendok adonan wajik, taruh di tengah kertas, kumpulkan keempat sudutnya ke atas. Lakukan sampai habis. Simpan di tempat yang rapat dan kering.

10. Wajik bunga telang.

foto: Instagram/@juliaazzizah

Bahan:
- 500 gr beras ketan
- 250 gr gula pasir
- 200 ml air rebusan bunga telang
- 300 ml santan kental
- 1/2 sdt garam
- 3 lembar daun pandan ikat simpul

Cara membuat:
1. Cuci bersih beras ketan, kemudian rendam beras ketan 30 menit atau 1 jam.
2. Kukus beras ketan bersama daun pandan selama 35 menit.
3. Rebus santan, air bunga telang, gula, dan garam hingga mendidih dan gula larut.
4. Masukkan ketan ke dalam rebusan santan.
5. Masak hingga ketan tanak dan kesat. Angkat.
6. Tuang ketan ke dalam loyang yang sudah dialasi plastik food grade atau daun pisang, lalu padatkan.
7. Dinginkan sampai benar-benar dingin baru dipotong.

11. Wajik dua rasa.

foto: Instagram/@seriminaskitchen

Bahan:
- 500 gr ketan, rendam 2-4 jam
- 300 ml santan kental
- 250 ml santan encer
- 2 lembar daun pandan
- 5 sdm gula pasir (sesuai selera)
- 150 gr gula aren (sesuai selera)
- 1/3 sdt garam
- Pewarna pandan

Cara membuat:
1. Taruh ketan di panci yang bisa buat mengukus bersama 250 ml santan cair dan 2 lembar pandan, juga garam, kukus 20-30 menit.
2. Angkat, bagi dua ketan dengan porsi yang sama.
3. Masak santan kental 150 ml dan gula aren di api kecil. Setelah mencair saring, masak lagi bersama ketan dengan api kecil sampai kering menjadi wajik. Tata di loyang yang sudah dioles sedikit minyak atau dilapisi daun pisang, tekan sampai padat.
4. Masak santan kental, ketan, dan 5 sdm gula dengan api kecil, tambahkan endapan pandan dan pewarna, aduk sampai kering, tata di loyang, tekan-tekan sampai padat.
5. Dinginkan, setelah dingin boleh dipotong dengan pisau yang dilapisi plastik dan diolesi sedikit minyak supaya tidak lengket, siap saji.