Brilio.net - Diare menjadi masalah maslah yang bisa dialami siapa saja. Segala usia, mulai dari balita hingga orang tua bisa terkena diare. Diare memiliki gejala buang air besar secara terus menerus. Diare biasanya akan sembuh dalam 3 hingga 4 hari. Jika tidak ditangani dengan cepat, masalah ini bisa menyebabkan terkurasnya cairan dalam tubuh.

Salah satu cara untuk mengatasi diare adalah dengan mengonsumsi oralit. Minuman ini dapat membantu mengganti cairan yang hilang akibat diare. Oralit dikenal dengan istilah Oral Rehydration Salts (ORS). Oralit terbuat dari gula, garam, dan air putih.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan penggantian ulang cairan tubuh. Selain air kelapa, air tajin, dan perasan buah, larutan gula garam juga bisa dijadikan sebagai pilihan. Oralit dipercaya sama efektifnya dengan cairan infus untuk merawat pasien yang sedang dehidrasi.

Oralit bisa diracik sendiri di rumah. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga cukup sederhana dan mudah ditemui. Untuk cara membuat oralit, simak langkah yang telah BrilioFood rangkum dari berbagai sumber pada Selasa (7/12).

Bahan:
- 1/2 sdt garam
- 8 sdt garam
- 1 liter air

Cara membuat:

1. Bersihkan kedua tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir. Pastikan tangan dikeringkan dengan handuk. Hal ini bertujuan untuk mencegah oralit tercemar oleh bakteri dan kuman.

2. Cuci semua alat yang akan digunakan, termasuk gelas, wadah, dan alat untuk mengaduk. Cuci semua alat dengan sabun. Lalu siapkan.

3. Masukkan 1/2 sdt garam dapur dan 8 sdt gula pasir ke dalam wadah. Kemudian tambahkan 1 liter air matang.

4. Aduk rata oralit dengan sendok bersih hingga 1 menit.

5. Oralit siap untuk diminum.

Aturan Minum Oralit

foto: freepik.com

Pemberian oralit harus dilakukan sesuai dosis agar dapat memberikan manfaat yang optimal. Terutama jika oralit diberikan kepada anak-anak. Supaya tidak menimbulkan efek samping pada tubuh.

Berikan oralit secara perlahan. Sebaiknya mulai dari satu sendok teh. Namun jika muntah, coba berikan lagi setelah menunggu selama 10 menit. Dengan begitu, tubuh akan bisa menahan sebagian cairan dan garam yang dibutuhkan meskipun terjadi muntah.

Yang perlu diperhatikan juga, oralit harus diberikan dari cangkir, meskipun pada bayi. Hindari memberikan oralit pada anak melalui botol susu. Hal ini karena botol susu cenderung sulit dibersihkan dengan benar.

Cairan ini aman diberikan hingga diare berhenti. Sedangkan untuk menyimpannya, letakkan di tempat yang sejuk atau lemari pendingin.