Manfaat rebusan kulit nanas untuk lantai dapur, harum dan anti licin

Manfaat rebusan kulit nanas untuk lantai dapur, harum dan anti licin
Cara menghilangkan bau lantai | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Lantai dapur yang sering terkena minyak, sisa makanan, dan cipratan air memang mudah menimbulkan bau apek. Kalau dibiarkan, selain tidak nyaman, lantai juga jadi licin dan terlihat kusam. Banyak orang langsung pakai pembersih kimia, padahal ada cara alami yang lebih aman dan tetap efektif.

Dikutip BrilioFood dari akun Instagram @tari_ari_aja, kulit nanas yang sering dibuang ternyata punya manfaat tersembunyi. Kandungan asam alaminya membantu mengangkat kotoran dan bau tak sedap di lantai dapur. Selain itu, aroma segarnya bisa bikin dapur terasa lebih bersih tanpa tambahan pewangi buatan.

Cara ini cocok buat kamu yang ingin solusi praktis, hemat, dan ramah lingkungan. Cukup manfaatkan sisa kulit nanas di rumah, kamu sudah bisa membuat cairan pembersih alami yang ampuh untuk lantai dapur maupun area keramik lainnya.

Cara Membuat dan Menggunakan Pembersih dari Kulit Nanas

1. Kumpulkan kulit nanas secukupnya, lalu cuci bersih untuk menghilangkan kotoran.

2. Potong kecil-kecil agar sari alaminya lebih mudah keluar.

3. Rebus dengan air secukupnya selama 10–15 menit hingga air berubah warna dan tercium aroma nanas.

Manfaat rebusan kulit nanas untuk lantai dapur, harum dan anti licin

foto: Instagram/@tari_ari_aja

4. Angkat dan diamkan hingga air rebusan hangat.

5. Saring air rebusan kulit nanas, lalu campurkan dengan air pel secukupnya.

Manfaat rebusan kulit nanas untuk lantai dapur, harum dan anti licin

foto: Instagram/@tari_ari_aja

6. Gunakan untuk mengepel lantai dapur seperti biasa.

7. Fokuskan pada area yang sering terkena minyak agar hasilnya lebih kesat.

8. Tuang air rebusan ke dalam botol semprot.

9. Semprotkan pada keramik dapur, terutama di area kompor yang berminyak.

10. Lap dengan kain bersih hingga noda terangkat dan permukaan terasa kesat.

Tips Penggunaan Pembersih Kulit Nanas

- Gunakan kulit nanas yang masih segar agar hasilnya lebih maksimal.
- Tambahkan sedikit perasan jeruk nipis jika ingin efek lebih kesat dan wangi segar.
- Jangan simpan air rebusan terlalu lama, gunakan dalam 1–2 hari agar tidak basi.
- Untuk noda membandel, diamkan cairan beberapa menit sebelum dilap.
- Ulangi secara rutin 2–3 kali seminggu agar dapur tetap bersih dan bebas bau.

FAQ

1. Apakah aman untuk semua jenis lantai?

Aman untuk keramik dan granit, tapi untuk lantai kayu sebaiknya hindari karena sifatnya agak asam.

2. Apakah bau nanas akan menyengat?

Tidak, aromanya cenderung segar dan ringan, justru membantu menghilangkan bau apek.

3. Bisa pakai kulit nanas yang sudah lama?

Sebaiknya tidak, karena kulit yang sudah lama bisa menghasilkan bau kurang sedap.

4. Perlu dibilas lagi setelah dipel?

Tidak wajib, tapi kalau ingin hasil lebih bersih, kamu bisa pel ulang dengan air biasa.

5. Apakah bisa dicampur sabun pembersih?

Bisa, tapi sebenarnya tanpa campuran pun sudah cukup efektif untuk penggunaan sehari-hari.

Penulis: Anggita Cahya Rosdiana

Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas