Penyebab pisau dapur sering tumpul dan trik menyimpannya dengan benar
Diperbarui 25 Jun 2026, 11:09 WIB
Diterbitkan 25 Jun 2026, 10:00 WIB

Brilio.net - Pisau dapur yang tajam adalah kunci utama agar kegiatan memasak di rumah jadi lebih cepat dan menyenangkan. Namun, kita sering kali merasa kesal karena pisau kesayangan mendadak tumpul padahal baru saja diasah beberapa hari lalu. Banyak yang mengira hal ini hanya disebabkan oleh kualitas bahan pisau atau cara memotong yang salah saat mengolah bahan makanan.
Padahal, kebiasaan menyimpan pisau secara sembarangan setelah dicuci menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya cepat rusak. Menyatukan pisau dengan sendok, garpu, atau spatula di dalam satu wadah bisa memicu gesekan yang merusak mata pisau. Mari kita simak beberapa trik menyimpan pisau yang benar agar ketajamannya tetap terjaga dalam waktu lama.
Hack Menyimpan Pisau Dapur Agar Tetap Tajam
1. Menyimpan dengan Blok Pisau (Knife Block)
Menggunakan blok pisau kayu atau plastik adalah salah satu cara paling klasik untuk melindungi koleksi pisau kita. Wadah ini dirancang khusus untuk menjaga agar setiap mata pisau tidak saling bersentuhan satu sama lain. Dengan begitu, risiko tumpul akibat gesekan yang tidak sengaja bisa kita hindari sepenuhnya.
Bahan/alat:
- Blok pisau (knife block) kosong yang sesuai ukuran pisau
- Pisau dapur yang sudah bersih dan kering
Langkah:
1. Pastikan setiap bilah pisau sudah dilap sampai benar-benar kering setelah dicuci.
2. Masukkan pisau ke dalam celah blok pisau dengan posisi mata pisau menghadap ke atas atau ke samping untuk mengurangi tekanan pada bagian yang tajam.
3. Letakkan blok pisau di area meja dapur yang kering dan jauh dari jangkauan anak-anak.
2. Memasang Strip Magnetik di Dinding
Menempelkan pisau pada strip magnet yang terpasang di dinding dapur kini menjadi tren yang sangat praktis. Cara ini tidak hanya menghemat ruang di meja dapur, tetapi juga menjaga sirkulasi udara di sekitar pisau tetap baik. Kita juga bisa dengan mudah mengambil jenis pisau yang dibutuhkan saat sedang memotong bahan masakan.
Bahan/alat:
- Strip magnet dinding khusus pisau (magnetic knife holder)
- Sekrup atau perekat dinding kuat
- Pisau dapur yang bersih dan kering
Langkah:
1. Pasang strip magnet pada area dinding dapur yang strategis dan mudah kita jangkau saat memasak.
2. Tempelkan bagian bilah pisau yang datar ke permukaan magnet dengan posisi gagang menghadap ke bawah.
3. Ambil pisau dengan cara memutar punggung pisau terlebih dahulu agar mata pisau tidak menggores permukaan magnet.
3. Memakai Sarung Pisau Khusus (Knife Sheath)
Jika kita terbiasa membawa pisau bepergian atau ruang dapur terbatas, sarung pisau adalah solusi yang tepat. Pelindung portabel ini biasanya terbuat dari bahan plastik tebal atau kulit yang aman untuk menjaga mata pisau. Pisau yang dibungkus sarung pelindung ini juga jauh lebih aman saat tidak sengaja tersentuh tangan kita.
Bahan/alat:
- Sarung pisau (knife sheath/guard) sesuai ukuran bilah
- Pisau dapur kering
Langkah:
1. Bersihkan pisau dari sisa makanan dan keringkan dengan kain lembut sampai tidak ada air tersisa.
2. Masukkan bilah pisau ke dalam sarungnya secara perlahan dari bagian ujung hingga seluruh permukaannya tertutup.
3. Simpan pisau yang sudah disarungkan ke dalam tempat penyimpanan atau laci yang kita inginkan.
4. Menggunakan Pemisah di Dalam Laci
Menyimpan pisau di dalam laci tetap bisa dilakukan dengan aman asalkan kita menambahkan sekat pemisah khusus. Pemisah ini berfungsi untuk mengelompokkan jenis pisau dan mencegahnya bercampur dengan peralatan dapur lainnya. Langkah sederhana ini efektif meminimalkan benturan keras yang bisa membuat mata pisau menjadi sompel atau tumpul.
Bahan/alat:
- Kotak pemisah laci (drawer organizer/tray) khusus pisau
- Pisau dapur
Langkah:
1. Bersihkan bagian dalam laci dapur dari debu dan kotoran sebelum memasang wadah pemisah.
2. Tata kotak pemisah di dalam laci, lalu letakkan pisau satu per satu di setiap sekat yang tersedia.
3. Pastikan posisi gagang pisau mengarah ke depan agar kita bisa mengambilnya dengan aman saat laci dibuka.
FAQ
Mengapa tidak boleh mencuci pisau dapur menggunakan mesin pencuci piring (dishwasher)?
Mesin pencuci piring menggunakan air panas bertekanan tinggi dan detergen keras yang bisa mengikis ketajaman pisau. Selain itu, guncangan di dalam mesin bisa membuat pisau membentur peralatan lain dan merusak matanya.
Apakah talenan berbahan kaca atau keramik aman untuk ketajaman pisau?
Tidak aman. Talenan berbahan kaca, keramik, atau marmer terlalu keras sehingga bisa membuat mata pisau cepat tumpul bahkan berisiko sompel dalam sekali pakai, jadi sebaiknya gunakan talenan kayu atau plastik tebal.
Seberapa sering kita harus mengasah pisau dapur agar performanya tetap maksimal?
Untuk pemakaian harian di rumah, kita cukup menggunakan honing steel (batang pengasah) seminggu sekali untuk meluruskan mata pisau, dan mengasahnya dengan batu asah (whetstone) setiap 3 hingga 6 bulan sekali.
Apa yang harus dilakukan jika pisau dapur mulai menunjukkan tanda-tanda berkarat?
Kita bisa menggosok bagian yang berkarat menggunakan campuran baking soda dan sedikit air, atau merendamnya sebentar dalam cuka putih, lalu gosok perlahan dengan spons halus dan langsung keringkan.
Bagaimana cara mengetes apakah pisau dapur kita sudah benar-benar tumpul dan butuh diasah?
Trik termudah adalah dengan mencoba memotong selembar kertas kosong secara vertikal atau memotong kulit tomat. Jika pisau slip atau merobek kertas alih-alih memotongnya dengan mulus, tandanya pisau sudah tumpul.
RECOMMENDED ARTICLES
- Cara membersihkan kerak pemanas rice cooker yang bisa bikin nasi cepat basi
- Sering bikin jengkel, ternyata ini penyebab serbet dapur cepat bau kecut
- Jangan asal taruh! Ini penyebab rak piring besi karatan dan cara mencegahnya
- Kompor tidak keluar api padahal gas masih ada? Ternyata 4 bagian ini yang perlu dicek
- Selama ini salah, begini cara mencuci wajan setelah memasak agar lebih awet, jangan siram saat panas
- 3 Cara membersihkan loyang gosong agar bersih lagi tanpa merusak permukaan
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep kulit ayam cabe garam tanpa perlu deep frying, lebih sehat tapi nikmatnya tetap terasa
24 / 06 / 2026 19:00 WIB
7 Resep olahan tahu pedas praktis teman nasi hangat dan bumbu meresap sempurna
24 / 06 / 2026 13:00 WIB
Resep kakiage krispi mirip bakwan sayur ala resto udon, rasanya mantab dan bikinnya gampang
24 / 06 / 2026 20:00 WIB
Resep nugget cabe garam sederhana, gurih pedas dan siap saji dalam 15 menit
24 / 06 / 2026 15:00 WIB
















