Piring keramik ada retakan halus, masih boleh dipakai makan? Ini cara mengeceknya

Piring keramik ada retakan halus, masih boleh dipakai makan? Ini cara mengeceknya
piring keramik retak halus | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Piring keramik yang sudah lama dipakai kadang menunjukkan garis-garis sangat tipis di permukaannya. Polanya bisa menyerupai rambut atau jaring kecil dan terlihat lebih jelas ketika piring terkena cahaya.

Garis tersebut tidak selalu berarti badan piring sudah retak atau langsung tidak bisa digunakan. Pada keramik berglasir, pola retakan sangat halus pada lapisan glasir dikenal sebagai crazing, tetapi kondisinya perlu dibedakan dari retakan yang sudah menembus badan keramik, melebar, terasa tajam, atau disertai serpihan.

Retakan seperti rambut pada piring keramik disebut apa?

Retakan sangat halus yang membentuk pola seperti garis rambut pada lapisan glasir dikenal sebagai crazing. Polanya bisa terlihat seperti jaringan garis kecil yang menyebar di permukaan piring.

Kondisi ini berbeda dari piring yang retak sampai ke badan keramik atau mengalami pecahan. Karena itu, keberadaan garis halus saja belum cukup untuk menyimpulkan kondisi piring tanpa melihat bentuk dan kedalaman kerusakannya.

Bedakan retak halus pada glasir dan retak pada badan piring

Tidak semua garis pada permukaan keramik menunjukkan jenis kerusakan yang sama. Beberapa ciri fisik bisa diperhatikan untuk membantu menentukan langkah selanjutnya.

Kondisi yang Terlihat Ciri yang Dapat Diamati Yang Perlu Diperhatikan
Crazing pada glasir Garis sangat tipis, terkadang membentuk pola seperti jaring Periksa apakah hanya tampak pada permukaan
Retak lebih dalam Garis lebih jelas dan bisa terasa ketika disentuh Jangan menganggapnya sekadar masalah tampilan
Retak sampai tepi Garis menyambung hingga sisi piring Risiko kerusakan lebih lanjut perlu diperhatikan
Bagian piring terasa tajam Ada ujung atau permukaan kasar Sebaiknya tidak digunakan untuk makan
Piring berubah bentuk Permukaan tidak lagi stabil atau rata Pertimbangkan untuk mengganti
Ada serpihan glasir Sebagian lapisan permukaan terkelupas Sebaiknya tidak digunakan sampai kondisinya ditangani

 

Ciri tersebut hanya bisa menjadi pemeriksaan awal di rumah, bukan pengganti penilaian profesional. Jika kondisi piring sulit dipastikan atau kerusakannya cukup parah, pilihan paling aman adalah tidak menggunakannya untuk makanan.

Apakah piring dengan retakan halus masih aman digunakan?

Jika garis yang terlihat hanya berupa pola sangat halus pada permukaan glasir dan tidak disertai bagian tajam, pecahan, atau retakan terbuka, kondisinya berbeda dari keramik yang mengalami retakan struktural. Namun, kondisi seperti ini tidak sebaiknya langsung dianggap pasti aman untuk semua penggunaan.

Perhatikan juga petunjuk penggunaan dari produsen. Piring yang mengalami perubahan atau kerusakan fisik sebaiknya tidak diperlakukan sama seperti piring yang kondisinya masih utuh.

Jika retakan sudah terasa saat disentuh, terlihat terbuka, semakin panjang, atau sampai ke badan keramik, sebaiknya piring tidak lagi digunakan untuk makan. Begitu pula jika terdapat bagian tajam, serpihan, atau piring sudah tidak stabil.

Kenapa piring keramik bisa muncul retakan seperti rambut?

Retakan halus pada glasir bisa berkaitan dengan perbedaan karakter antara lapisan glasir dan badan keramik. Perubahan suhu yang berulang juga dapat menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perubahan pada material.

Selain itu, usia dan frekuensi pemakaian, proses pembuatan, karakter bahan, serta benturan atau tekanan tertentu juga dapat berpengaruh. Jadi, tidak tepat jika semua retakan pada piring langsung dianggap disebabkan oleh satu faktor saja.

Beberapa hal yang bisa berkontribusi antara lain:

- Perbedaan pemuaian antara badan keramik dan glasir
- Perubahan suhu berulang
- Usia dan frekuensi pemakaian
- Karakter bahan dan proses pembuatan
- Benturan atau tekanan
- Penggunaan yang tidak sesuai petunjuk produsen

Cara mengecek kondisi piring keramik yang punya retakan halus

Pemeriksaan sederhana bisa dilakukan sebelum memutuskan apakah piring masih layak digunakan. Fokus pada bentuk garis, kondisi permukaan, bagian tepi, dan ada tidaknya serpihan.

Langkah:

1. Cuci piring sampai bersih untuk menghilangkan sisa makanan dan kotoran yang bisa mengganggu pemeriksaan.
2. Keringkan seluruh permukaan piring.
3. Letakkan piring di bawah cahaya yang cukup dan perhatikan pola garis pada permukaannya.
4. Periksa apakah garis hanya terlihat sangat tipis atau sudah terbuka dan semakin jelas.
5. Raba permukaan dengan hati-hati untuk mengetahui apakah ada bagian kasar atau tajam.
6. Periksa bagian tepi, sisi, dan bagian bawah piring untuk melihat apakah retakan berlanjut ke area lain.
7. Perhatikan apakah ada serpihan glasir atau bagian piring yang mulai terkelupas.
8. Cek petunjuk dari produsen, terutama jika piring akan digunakan dalam microwave, oven, atau mesin pencuci piring.

Jangan menggosok keras, mengikis, atau mengamplas bagian yang retak hanya untuk menghilangkan garisnya. Cara tersebut tidak memperbaiki kerusakan pada material piring.

Jangan langsung memasukkan piring retak ke microwave atau oven

Kemampuan piring digunakan untuk makan dan kemampuannya menghadapi pemanasan bukan hal yang sama. Perubahan suhu dapat memberikan tekanan tambahan pada material, terutama jika piring sudah mengalami kerusakan.

Label microwave safe atau oven safe juga sebaiknya tidak dianggap sebagai jaminan bahwa piring yang sudah rusak tetap cocok dipanaskan. Jika terdapat retakan struktural, bagian tajam, atau serpihan, sebaiknya piring tidak digunakan untuk pemanasan.

Selalu ikuti petunjuk produsen dan perhatikan kondisi fisik piring sebelum menggunakannya dalam microwave atau oven.

Kapan piring keramik sebaiknya diganti?

Tidak ada batas usia yang sama untuk semua piring keramik. Kondisi fisik piring lebih penting diperhatikan daripada hanya menghitung berapa lama piring sudah digunakan.

Kondisi Piring Pertimbangan
Garis sangat halus pada permukaan glasir tanpa bagian tajam Periksa kondisi dan petunjuk produsen sebelum menentukan penggunaan
Retakan terasa saat disentuh Sebaiknya tidak digunakan sampai kondisinya jelas
Retakan semakin panjang atau melebar Pertimbangkan untuk mengganti
Ada serpihan glasir Sebaiknya tidak digunakan untuk makan
Tepi piring pecah atau tajam Ganti
Retakan sampai badan keramik Ganti
Piring tidak lagi stabil atau rata Ganti

 

Piring yang sudah mengalami kerusakan struktural tidak sebaiknya dipertahankan hanya karena retakannya terlihat kecil. Jika ragu membedakan retakan pada glasir dengan retakan yang lebih dalam, mengganti piring merupakan pilihan yang lebih sederhana.

Apakah retakan halus pada piring bisa dibersihkan?

Membersihkan permukaan piring dapat menghilangkan kotoran yang menempel di sekitar garis retak, tetapi tidak memperbaiki retakan pada material. Jika garis tersebut merupakan retakan pada glasir, bahan dapur seperti baking soda atau cuka tidak bisa mengembalikan lapisan glasir seperti semula.

Hindari juga menggunakan lem atau bahan perbaikan rumahan untuk mengembalikan piring yang rusak agar dipakai makan. Perbaikan secara fisik tidak otomatis membuat piring kembali cocok untuk kontak dengan makanan.

Kesalahan yang sebaiknya dihindari

Beberapa anggapan tentang piring retak justru bisa membuat kondisi kerusakan diabaikan. Karena itu, jangan hanya melihat apakah garisnya terlihat kecil atau besar.

- Menganggap semua retakan halus otomatis aman
- Menganggap semua retakan halus otomatis berbahaya
- Menggosok keras bagian retak untuk menghilangkan garis
- Menggunakan piring yang retaknya sudah terbuka untuk makanan panas
- Memasukkan keramik yang sudah rusak ke microwave hanya karena sebelumnya memiliki label microwave safe
- Tetap memakai piring yang memiliki bagian tajam atau serpihan

FAQ

Apakah piring keramik yang retak bisa masuk mesin pencuci piring?

Periksa petunjuk produsen dan kondisi piring terlebih dahulu. Label dishwasher safe ditujukan untuk penggunaan sesuai kondisi produk dan tidak sebaiknya dijadikan patokan bahwa keramik yang sudah rusak tetap aman dicuci dengan mesin.

Apakah retakan pada piring keramik bisa menyebar?

Kerusakan tertentu bisa berkembang akibat tekanan atau benturan lanjutan. Namun, tidak semua pola retakan halus pasti akan melebar, sehingga kondisi piring tetap perlu diperhatikan.

Kenapa retakan pada piring terlihat lebih jelas setelah dicuci?

Air atau perubahan kondisi permukaan bisa membuat pola garis tertentu lebih mudah terlihat. Hal tersebut tidak otomatis berarti retakannya baru saja bertambah parah.

Apakah piring keramik lama lebih mudah retak?

Usia bukan satu-satunya faktor. Frekuensi pemakaian, benturan, perubahan suhu, karakter bahan, dan proses pembuatan juga dapat memengaruhi kondisi keramik.

Apakah piring keramik retak bisa diperbaiki?

Untuk piring yang digunakan makan, jangan mengandalkan lem atau bahan perbaikan rumahan agar piring kembali digunakan. Perbaikan kosmetik tidak otomatis membuat piring yang rusak kembali layak untuk kontak dengan makanan.

 

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas