Resep bubur mutiara tanpa santan, menu takjil sehat dan ringan untuk buka puasa

Resep bubur mutiara tanpa santan, menu takjil sehat dan ringan untuk buka puasa
Bubur mutiara susu nabati/foto ilustrasi: Gemini AI

Bubur mutiara tetap bisa dinikmati sebagai takjil buka puasa yang lezat meski tanpa santan. Inovasi resep ini menjadi solusi sehat bagi kamu yang ingin membatasi asupan kalori atau memiliki sensitivitas pencernaan terhadap lemak santan.

Resep Bubur Mutiara Gula Merah dengan Susu Nabati

Variasi ini memadukan legitnya gula merah dengan tekstur lembut dari susu nabati. Hasilnya adalah bubur yang terasa creamy namun tetap ramah di perut. Ini adalah solusi modern untuk menikmati cita rasa tradisional.

Bahan-bahan yang Diperlukan:

- 100 gram sagu mutiara (pilih kualitas baik)
- 1 liter air (untuk proses perebusan)
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
- 150 gram gula merah, iris tipis agar mudah larut
- 50 gram gula pasir (atur sesuai tingkat kemanisan yang kamu suka)
- 1 sendok teh garam
- 500 ml susu nabati (bisa menggunakan susu almond, kedelai, atau oat milk)
- 1 sendok makan tepung maizena, cairkan dengan sedikit air (opsional, jika ingin kuah lebih kental)

Cara Membuat:

1. Merebus Sagu Mutiara: Panaskan 1 liter air dalam panci hingga mendidih. Masukkan sagu mutiara bersama daun pandan. Rebus selama kurang lebih 5-7 menit sampai bagian luar sagu terlihat transparan. Matikan api, tutup panci rapat-rapat, dan biarkan selama 20-30 menit hingga sagu matang sempurna dan bening seluruhnya.

2. Membilas Sagu: Setelah proses pendiaman selesai, saring sagu mutiara dan cuci bersih dengan air dingin mengalir. Langkah ini penting untuk membuang lendir pati berlebih agar butiran mutiara tidak saling menempel.

3. Mengolah Kuah Susu Nabati: Siapkan panci lain, campurkan susu nabati pilihan kamu dengan irisan gula merah, gula pasir, garam, dan sisa daun pandan. Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk perlahan hingga semua gula larut dan aroma pandan tercium harum.

4. Proses Pengentalan (Opsional): Jika kamu menyukai tekstur kuah yang agak berat, tuangkan larutan maizena sedikit demi sedikit ke dalam kuah sambil terus diaduk hingga mencapai kekentalan yang diinginkan.

5. Penyajian: Letakkan sagu mutiara ke dalam mangkuk saji, lalu siram dengan kuah susu nabati gula merah yang sudah hangat. Hidangan ini nikmat disantap dalam kondisi hangat maupun dingin dengan tambahan es batu.

FAQ Seputar Bubur Mutiara Sehat

1. Apakah susu nabati akan mengubah rasa asli bubur mutiara?

Susu nabati memberikan nuansa rasa yang sedikit berbeda; oat milk cenderung memberikan rasa gandum yang manis, sementara susu almond memberikan aroma kacang yang lembut. Namun, perpaduan dengan gula merah akan tetap memberikan sensasi rasa tradisional yang akrab di lidah.

2. Bagaimana cara agar butiran sagu mutiara tidak hancur saat dimasak?

Pastikan kamu hanya memasukkan sagu mutiara saat air benar-benar sudah mendidih. Jangan terlalu sering mengaduk saat proses perebusan awal, cukup pastikan sagu tidak mengendap dan gosong di dasar panci.

3. Susu nabati jenis apa yang paling cocok untuk pengganti santan?

Oat milk (susu gandum) sering dianggap sebagai pengganti terbaik karena memiliki kekentalan alami yang menyerupai santan atau susu sapi.

4. Berapa lama bubur mutiara tanpa santan ini bisa bertahan?

Jika disimpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas, bubur mutiara dan kuahnya bisa bertahan selama 2-3 hari. Sebaiknya simpan sagu mutiara dan kuah secara terpisah agar tekstur tidak berubah.

5. Apakah resep ini aman bagi penderita asam lambung?

Ya, karena tidak menggunakan santan yang tinggi lemak, bubur ini cenderung lebih ringan dan lebih bersahabat bagi penderita asam lambung selama kadar gula yang digunakan tidak berlebihan.

 

(brl/tin)

Source: liputan6.com / Septika Shidqiyyah
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan pemeriksaan dan kurasi oleh Editorial.

  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas