Brilio.net - Sejumlah daerah di Indonesia telah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), agar dapat menekan kasus penyebaran virus Covid-19. Maka dari itu, hampir semua kegiatan disarankan hanya dilakukan dari rumah.

Kegiatan bekerja, sekolah, atau kegiatan lainnya dapat dilakukan secara virtual. Walaupun banyak yang jadi senang berolahraga di rumah, namun tak sedikit pula yang malah lebih sering rebahan dan menimbun lemak karena banyak makan.

Jika berat badan sudah mulai naik dan perut membuncit, sebaiknya stop gaya hidup rebahan sekarang juga. Kamu bisa melakukan beberapa usaha biar berat badanmu turun kembali. Nggak perlu olahraga berat atau diet ketat, lho.

Kamu bisa lakukan dengan cara-cara sederhana yang nggak bikin nyiksa. Berikut sembilan cara mengecilkan perut selama PPKM, dilansir Brilio Food dari berbagai sumber, Jumat (13/8).

1. Makan makanan berserat.

foto: pixabay.com

Mulai sekarang, kamu bisa memakan bahan makanan yang berserat, karena jenis makanan ini biasanya membuat perut kenyang lebih lama. Sehingga, nafsu makanmu bisa ditekan dan tidak akan membuat makan secara berlebihan.
Beberapa makanan berserat yang baik dikonsumsi adalah jagung, brokoli, tomat, beras merah, kacang-kacangan, dan masih banyak lagi.

2. Kurangi makan karbohidrat olahan.

foto: pixabay.com

Karbohidrat bisa jadi sumber energi untuk tubuh, tetapi nggak semua karbohidrat menyehatkan, lho. Karbohidrat olahan seperti pada roti dan pasta putih bisa membentuk glukosa pada tubuh. Makanya, jika dikonsumsi secara berlebihan, glukosa bisa berubah menjadi lemak yang menumpuk pada tubuh.

3. Meningkatkan asupan protein.

foto: pixabay.com

Selain dapat membantu pembentukan otot, protein juga bisa membantu kenyang lebih lama, lho. Dilansir dari medicalnewstoday.com, sebuah penelitian pada 2021 menemukan orang yang mengonsumsi makanan berprotein seperti susu, telur, dan daging sapi  cenderung memiliki lebih sedikit lemak pada perut.

4. Makan makanan berlemak tak jenuh.

foto: pixabay.com

Makanan yang mengandung lemak tak jenuh sering disebut juga dengan lemak baik. Sesuai sebutannya, walaupun berlemak, makanan ini tetap menyehatkan untuk dikonsumsi dan nggak bikin perut buncit. Misalnya, buah alpukat, kacang-kacangan, minyak wijen, serta selai kacang tanpa tambahan gula. Tetapi, harus diingat juga untuk tidak makan berlebihan, ya.

5. Minum air putih yang cukup.

foto: pixabay.com

Minum air putih yang cukup memang harus dilakukan kapan saja, terlepas dari adanya pandemi atau tidak. Tubuh membutuhkan air agar terhindar dari dehidrasi. Selain itu, mengecilkan perut juga bisa dengan air putih, lho. Caranya adalah dengan meminum segelas air setiap sebelum makan. Dengan begini, nafsu makan dapat ditekan.

6. Tidur yang cukup.

foto: pixabay.com

Sebuah penelitian pada 2018 yang diterbitkan oleh Science Direct menemukan bahwa orang yang kekurangan tidur cenderung mudah lapar. Makanya, penting untuk tidur yang cukup biar nggak makan berlebihan dan mencegah perut buncit.

7. Makan secara perlahan.

foto: pixabay.com

Makan perlahan-lahan sangat dianjurkan untuk siapa saja. Sebab, jika seseorang makan terlalu cepat, otak bisa-bisa belum sempat merespon apakah perut sudah penuh atau belum. Jadinya, makan bisa jadi nggak berhenti sampai terlalu kenyang, lho.

8. Berjalan 30 menit setiap hari.

foto: pixabay.com

Dengan berjalan, lemak pada tubuh bisa terbakar karena adanya pergerakan. Sehingga, sangat baik untuk berjalan setidaknya selama 30 menit dalam setiap harinya. Nggak perlu ke luar rumah, kok. Kamu bisa berjalan-jalan di dalam rumah saja sambil melakukan kegiatan lainnya seperti beres-beres, mendengarkan musik, dan masih banyak lagi.

9. Mengurangi stres.

foto: pixabay.com

Stres bisa menjadi penyebab seseorang makan secara berlebih, sehingga perut pun bisa menjadi buncit. Makanya, penting untuk dapat mengurangi stres walaupun sedang di rumah saja selama PPKM. Kamu bisa melakukan kegiatan atau hobi apa saja yang ampuh mengurangi stres. Misalnya dengan melakukan olahraga yoga, zumba, aerobik, dan lain sebagainya yang tetap sehat.