Brilio.net - Cabai sudah menjadi bahan yang wajib dimasukkan ke dalam setiap masakan pedas. Biasanya para penggemar masakan pedas sampai menyetok bahan makanan satu ini dalam jumlah banyak. Karena selain bisa memberi cita rasa pedas, cabai juga dapat digunakan untuk pewarna alami pada masakan.

Sayangnya, di momen tertentu seperti akhir dan awal tahun, harga cabai kerap melonjak drastis. Jika harga normal hanya kisaran Rp40 ribu per kilogram, kini harga cabai justru melonjak hingga Rp90 ribu per kilogramnya. Hal ini kerap terjadi karena cuaca yang tidak menentu membuat banyak petani cabai mengalami gagal panen.

Lantas untuk menyiasati hal tersebut, sejumlah orang kerap memilih untuk menanam sendiri tanaman cabai di pekarangan rumah. Biasanya 1-2 tanaman cabai tentu akan sangat cukup memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari di rumah. Apalagi sebenarnya tanaman cabai ini bisa menghasilkan buah yang melimpah.

Namun untuk mendapatkan hasil cabai yang melimpah, tentu kamu harus merawat tanaman tersebut dengan baik. Jika dibiarkan begitu saja tanpa diberi nutrisi tambahan, tanaman cabai biasanya rentan terkena hama. Biasanya hama seperti kutu dan semut paling sering menyerang daun tanaman cabai.