Brilio.net - Botol minum yang sering dipakai biasanya akan menyimpan kotoran, terutama lumut yang tumbuh diam-diam dari sisa air atau minuman manis. Lumut ini bisa menempel di seluruh bagian botol, mulai dari dinding dalam sampai sedotannya yang kecil dan sempit. Kalau sudah menumpuk, warnanya berubah dan aromanya juga kurang enak.

Masalahnya, area seperti sedotan, celah tutup, dan lekukan kecil sering terlewat saat dibersihkan. Banyak orang hanya mencuci bagian luar dan dalam secara umum tanpa menyentuh bagian yang lebih detail. Akhirnya, lumut tetap bertahan dan terus berkembang meski botol terlihat bersih dari luar.

Membersihkan bagian-bagian sempit itu memang butuh alat khusus dan sedikit ketelatenan. Tanpa teknik yang tepat, lumut bisa kembali muncul dengan cepat. Karena itu, proses pembersihan botol minum sebenarnya lebih dari sekadar membilas, perlu cara yang benar supaya botol tetap higienis dan aman digunakan setiap hari.

Nah, untuk membersihkannya secara menyeluruh, kamu cuma perlu teknik yang tepat, seperti merendamnya dalam larutan cuka. Untuk mengetahui caranya lebih lanjut, simak ulasannya yang telah BrilioFood rangkum dari Instagram @of3house pada Sabtu (29/11).

Cara bersihkan lumut di sedotan dan tutup botol.

1. Bongkar semua bagian botol.

foto: Instagram/@of3house

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah membongkar semua komponen botol, mulai dari badan botol, sedotan, tutup, hingga karetnya. Setiap bagian ini biasanya menyimpan lumut di celah-celah kecil sehingga perlu dipisahkan dulu agar pembersihannya maksimal. Dengan cara ini, lumut yang terselip di area tersembunyi bisa lebih mudah dijangkau nanti.

2. Siram dengan air panas.

foto: Instagram/@of3house

Setelah semua terpisah, letakkan seluruh bagian botol di baskom lalu siram dengan air panas. Air panas ini membantu melonggarkan kotoran dan lumut yang menempel, sekaligus membuat proses pembersihan jadi lebih cepat. Selain itu, suhu panas juga membantu mengurangi bakteri yang mungkin berkembang di dalam botol.

3. Taburkan sitrun dan beri cuka.

foto: Instagram/@of3house

Jika sudah disiram air panas, taburkan sitrun dan tambahkan sedikit cuka ke dalam baskom. Kedua bahan ini bekerja sebagai pembersih alami yang cukup kuat untuk melunturkan lumut dan noda membandel tanpa merusak material botol. Rendam semua bagian selama sekitar 30 menit agar lumut bisa terangkat secara maksimal.

4. Biarkan lumut luntur dengan sendirinya.

foto: Instagram/@of3house

Selama proses perendaman, lumut yang menempel akan mulai lepas dan luntur perlahan. Reaksi antara sitrun, cuka, dan air panas membuat lumut cepat terurai tanpa perlu digosok keras. Cara ini cocok untuk botol yang punya banyak celah sempit di mana lumut sering bersarang.

5. Gosok dengan sikat khusus lalu cuci seperti biasa.

foto: Instagram/@of3house

Jika punya sikat khusus untuk sedotan atau sela-sela tutup, gunakan untuk menggosok bagian yang masih terlihat kotor. Sikat kecil memudahkan proses pembersihan pada area sempit yang tidak terjangkau tangan. Setelah itu, tinggal cuci dengan sabun seperti biasa dan bilas sampai bersih sebelum dikeringkan.

FAQ Seputar tips cegah lumut di botol.

Lead: Banyak orang tidak sadar kalau lumut di botol minum bisa muncul lebih cepat dari yang dibayangkan. Padahal, kebiasaan sederhana bisa membantu mencegah lumut tumbuh dan membuat botol tetap higienis lebih lama.

1. Kenapa lumut bisa cepat tumbuh di dalam botol minum?

Lumut suka tempat lembap dan gelap, sementara botol minum sering berada dalam kondisi seperti itu. Sisa air, minuman manis, atau botol yang ditutup saat masih basah dapat mempercepat pertumbuhannya. Jika tidak dikeringkan dengan benar, bibit lumut punya waktu dan kondisi ideal untuk berkembang.

2. Apa botol tertentu lebih mudah berlumut dibanding yang lain?

Botol yang memiliki banyak celah seperti sedotan, karet penutup, atau tutup dengan mekanisme rumit cenderung lebih mudah menyimpan kotoran. Area kecil itu sulit dijangkau sehingga lumut bisa menumpuk tanpa terlihat. Sementara botol stainless steel atau yang bagian dalamnya halus biasanya lebih lambat menumbuhkan lumut.

3. Seberapa sering botol minum harus dibersihkan agar tidak ditumbuhi lumut?

Botol yang digunakan setiap hari sebaiknya dibersihkan minimal sekali sehari. Jika digunakan untuk minuman manis atau susu, pembersihan harus dilakukan segera setelah botol kosong. Semakin cepat dibersihkan, semakin kecil peluang lumut tumbuh.

4. Apakah harus selalu pakai air panas untuk mencegah lumut?

Air panas memang membantu membunuh bibit lumut dan bakteri, tapi tidak wajib dipakai setiap hari. Mengeringkan botol secara menyeluruh setelah dicuci sudah sangat membantu mencegah lumut. Air panas bisa digunakan seminggu sekali sebagai “deep cleaning”.

5. Apakah menjemur botol di bawah sinar matahari aman untuk mencegah lumut?

Sinar matahari bisa membantu mengeringkan dan mengurangi kelembapan, sehingga lumut tidak mudah tumbuh. Namun, beberapa jenis plastik bisa rusak jika terlalu sering dijemur. Lebih aman menjemurnya sesekali saja, dan tetap pastikan botol dibiarkan terbuka agar sisa uap air bisa keluar sepenuhnya.